Tutup Menu
LIVESTREAM
Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim
Sulawesi Lainnya
Artikel
Ilustrasi Spirit Doll
Sumber :
  • ANTARA

Hati-hati, Ini Bahayanya Jika Anak Terlalu Banyak Melihat Konten "Spirit Doll"

Sabtu, 8 Januari 2022 - 08:35 WIB

Jakarta - Anak yang terlalu banyak melihat konten spirit doll di media sosial dapat mempercayai keyakinan yang salah dan bertentangan dengan kenyataan, menurut psikolog dari Universitas Indonesia A. Kasandra Putranto.
 
Pasalnya, kata Kasandra, konten-konten yang beredar di media sosial belakangan ini kerap menampilkan orang-orang yang memperlakukan spirit doll seperti makhluk hidup.
 
"Karena otaknya yang belum berkembang penuh, anak-anak cenderung untuk mempercayai apapun yang dilihat baik secara online ataupun langsung," ujar Kasandra, Sabtu (8/1/2022).
 
Meski demikian, lanjut dia, menonton tayangan spirit doll tidak serta merta mengembangkan delusi pada anak yang merupakan gangguan psikotik.
 
"Karena menjadi psikotik itu harus ada faktor genetik, pola asuh, dan tekanan atau trauma," imbuh Kasandra.
 
Oleh karena itu, orang tua berperan penting untuk mengawasi anak saat menonton konten apapun, termasuk konten spirit doll, di media manapun agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
 
Saat ini, spirit doll sedang sangat populer karena banyak artis atau figur publik yang memilikinya. Biasanya spirit doll berbentuk bayi dan para pemilik merawatnya layaknya anak sendiri.
 
Menurut Kasandra, banyaknya orang dewasa yang memiliki spirit doll juga dapat disebabkan karena mereka memiliki kebutuhan untuk memelihara atau merawat orang lain.
 
Selain itu, lanjut dia, adanya kebutuhan sosial yang tidak terpenuhi, misalnya perasaan kesepian atau tidak memiliki banyak teman sehingga menggunakan spirit doll sebagai pengganti.
 
Kemudian, kebutuhan untuk berimajinasi dengan peran tetantu yang dimainkan bersama boneka tersebut. Misalnya, spirit doll dapat menjadi pengganti anak bagi mereka yang menginginkan anak.
 
"Selain itu untuk hiburan, konten, marketing, untuk memperoleh kekayaan dan kemasyhuran, atau memang ada gangguan seperti Anatoly Moskvin (sejarawan yang membuat mayat gadis menjadi boneka)," imbuh Kasandra.
 
"Sebenarnya wajar-wajar saja untuk bermain dengan spirit doll selama pemilik sadar bahwa benda itu hanya boneka dan tidak dapat menggantikan sosok anak atau teman," pungkasnya. (ant/ito)

Berita Terkait :
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Pasca Kebakaran Pasar Karangawen, Ketua DPRD Demak Desak Relokasi Pedagang

Pasca Kebakaran Pasar Karangawen, Ketua DPRD Demak Desak Relokasi Pedagang

Pasca kebakaran pasar Karangawen, Demak, Jawa Tengah, Ketua DPRD Demak Fachrudin Bisri Slamet, mendesak agar para pedagang korban kebakaran direlokasi.
Dibawah Hujan Deras, Puan Maharani Resmikan Jembatan Girpasang di Klaten

Dibawah Hujan Deras, Puan Maharani Resmikan Jembatan Girpasang di Klaten

Ketua DPR RI Puan Maharani meresmikan jembatan gantung penghubung Dusun Ngringin dengan Dusun Girpasang di Desa Tegalmulyo, Kemalang, Klaten, Jawa Tengah.
Penemuan Mayat Pria di Saluran Irigasi di Banjarnegara, Diduga Korban Kekerasan

Penemuan Mayat Pria di Saluran Irigasi di Banjarnegara, Diduga Korban Kekerasan

Warga Banjarnegara, Jawa Tengah kembali dihebohkan dengan penemuan mayat di saluran irigasi, Kamis (20/1/2022). Terdapat tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban
Sungai Meluap, Banjir Rendam Pemukiman Warga Desa Golentepus Kudus

Sungai Meluap, Banjir Rendam Pemukiman Warga Desa Golentepus Kudus

Banjir merendam pemukiman warga di Desa Golantepus, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah akibat sungai meluap pasca tingginya intensitas hujan.
Tega! Orok Bayi Dibuang Dalam Bungkusan Plastik Kresek di Sleman

Tega! Orok Bayi Dibuang Dalam Bungkusan Plastik Kresek di Sleman

Orok bayi ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Kamis (20/1/2022). Orok ditemukan dalam kondisi terbungkus plastik kresek.
122 Juta Penduduk Telah Divaksin Dosis Lengkap per 21 Januari 2022

122 Juta Penduduk Telah Divaksin Dosis Lengkap per 21 Januari 2022

Satgas Penanganan Covid-19 melaporkan penduduk Indonesia yang telah mendapat vaksin dosis kedua mencapai 122.378.266 jiwa.
Trending
Akibat Kencing Tikus, Dua Warga Gunungkidul Terinfeksi, Satu Meninggal

Akibat Kencing Tikus, Dua Warga Gunungkidul Terinfeksi, Satu Meninggal

Leptospirosis karena infeksi kencing tikus terjadi di Gunungkidul. Dinas Kesehatan merilis, ada dua orang terkena Leptospirosis, satu di antaranya meninggal.
Dekat Jalur Kereta Api, Puluhan Bangunan Liar di Depan Roxy Mall Jember Dibongkar PT KAI 

Dekat Jalur Kereta Api, Puluhan Bangunan Liar di Depan Roxy Mall Jember Dibongkar PT KAI 

PT KAI Daop 9 Jember melakukan pembongkaran bangunan liar yang berada di Ruang Pengawasan Jalur Kereta Api (Ruwasja)
Ormas Pemuda Sesalkan Pemberian Nama Ibu Kota Tidak Libatkan Tokoh Dayak

Ormas Pemuda Sesalkan Pemberian Nama Ibu Kota Tidak Libatkan Tokoh Dayak

Ketua Bidang Kaderisasi PDKB Srilinus lino mengatakan, pemberian nama ibu kota Nusantara terkesan Jawa sentris dan pemakaian nama ibu kota baru hanya mewakili dominasi pikiran elit. 
Edarkan Sabu, Ibu Rumah Tangga di Jeneponto Dibekuk Polisi

Edarkan Sabu, Ibu Rumah Tangga di Jeneponto Dibekuk Polisi

Seorang ibu rumah tangga (IRT) warga Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan ditangkap oleh Tim Opsnal Satuan Narkoba Polres Jeneponto.
4 Anggota TNI Korban Penyerangan Kelompok Separatis Bersenjata Dievakuasi ke Rumah Sakit Angkatan Laut Sorong

4 Anggota TNI Korban Penyerangan Kelompok Separatis Bersenjata Dievakuasi ke Rumah Sakit Angkatan Laut Sorong

4 orang personil TNI dari kesatuan Yon Zipur dievakuasi menggunakan helikopter menuju rumah sakit angkatan laut kota sorong, Papua barat. mereka ditembak OPM.
12 Warga Dituduh Mencuri Buah Sawit, Gedung DPRD Kotim Digeruduk Massa

12 Warga Dituduh Mencuri Buah Sawit, Gedung DPRD Kotim Digeruduk Massa

Ratusan warga Desa Ramban, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kotawaringin Timur, menggeruduk gedung DPRD Kotim menuntut pembebasan 12 warga yang ditangkap polisi
Polisi Ungkap Motif Perampokan dan Pembunuhan Siang Bolong Bermodus Servis Televisi di Jember

Polisi Ungkap Motif Perampokan dan Pembunuhan Siang Bolong Bermodus Servis Televisi di Jember

Motif perampokan dan pembunuhan di Jember, Jawa Timur, yang dilakukan pelaku adalah karena Ita tidak memberi uang pinjaman dan ingin menguasai harta korban
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Kabar Hari Ini
23:30 - 00:00
Kabar Arena
00:00 - 01:00
Kabar Dunia
01:00 - 02:00
Trust
Selengkapnya