News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belum Muncul ke Publik, Iptu Rudiana Dapat Peringatan Keras dari Dedi Mulyadi: Kau yang Memulai...

Iptu Rudiana belum juga muncul ke publik, Dedi Mulyadi beri peringatan keras begini, katanya: Kau yang memulai...
Jumat, 19 Juli 2024 - 16:14 WIB
Iptu Rudiana - Dedi Mulyadi
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews

tvOnenews.com - Iptu Rudiana mendapat peringatan keras dari Dedi Mulyadi buntut kasus Vina Cirebon.

Seperti diketahui, keberadaan Iptu Rudiana saat ini tengah dipertanyakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terlebih, usai bebasnya Pegi Setiawan, Iptu Rudiana dituding menghilang untuk menghindari kasus yang menyita perhatian publik Tanah Air tersebut.

tvonenews

Pada Rabu (17/7/2024), kuasa hukum terpidana kasus Vina Cirebon didampingi oleh Dedi Mulyadi mendatangi Bareskrim Polri untuk melaporkan Iptu Rudiana.

"Hari ini saya mengantar keluarga Hadi Saputra salah satu terpidana yang mendapat hukuman seumur hidup dan sampai hari ini masih mendekam di penjara," ujar Dedi Mulyadi, dikutip dari kanal YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL.

Dedi Mulyadi menyampaikan, dirinya dan para kuasa hukum terpidana mengumpulkan bukti-bukti yang cukup untuk persiapan peninjauan kembali (PK). 

Adapun kedatangan kuasa hukum dan Dedi Mulyadi kali ini merupakan yang ketiga kalinya, setelah sebelumnya melaporkan RT Pasren dan putranya, serta melaporkan Aep dan Dede atas dugaan kesaksian palsu.

"Sekarang ini yang ketiga yang akan dilaporkan Pak Rudiana," ujar tokoh masyarakat yang dikerap disapa Kang Dedi tersebut.

Dengan adanya laporan-laporan tersebut, Dedi Mulyadi meminta Bareskrim Polri untuk segera memproses.


Dedi Mulyadi - Pegi Setiawan. Sumber: kolase tim tvOnenews
 

Adapun, pelaporan terhadap Iptu Rudiana tersebut tak hanya atas dugaan keterangan palsu, tapi juga dugaan penganiayaan terhadap tujuh terpidana.

"Jadi gini, kami tidak hanya melaporkan dugaan kesaksian palsu ya, tapi juga melaporkan apa yang mereka alami," ujar Jutek Bongso, kuasa hukum terpidana kasus Vina Cirebon.

"Sebagaimana kita tahu bahwa selama ini ada isu tentang penganiayaan, ada isu tentang penyiksaan, ada isu tentang penekanan secara psikis, itu salah satu yang akan kami laporkan mewakili Hadi Saputra," sambungnya.

Dedi Mulyadi menyampaikan, kehadirannya mendampingi kuasa hukum terpidana kasus Vina Cirebon yakni dari aspek sosialnya.

Sebab, dari segi sosial, keluarga terpidana sudah tidak memiliki kemampuan. 

Dedi juga menjelaskan, Iptu Rudiana mulanya melaporkan kejadian yang dialami putranya sebagai warga sipil.

Namun, Iptu Rudiana pula yang menangani kasus Vina dan Eky.


Dedi Mulyadi - Iptu Rudiana. Sumber: kolase tim tvOnenews
 

"Pak Rudiana itu melaporkan derita yang dialami anaknya itu sebagai pribadi, sebagai masyarakat sipil biasa," ujar Dedi Mulyadi.

"Kemudian setelah Pak Rudiana melaporkan, Pak Rudiana menangani. Jadi peristiwanya adalah, Pak Rudiana melaporkan sebagai warga sipil, kemudian Pak Rudiana menangani sebagai anggota Satuan Unit Narkoba," sambungnya.

Melalui pelaporan tersebut, Bareskrim Polri juga diharapkan untuk menguji prosedur hukum terhadap penanganan kasus Vina Cirebon ini.

"Nanti kaji dari segi prosedur hukum, bolehkah orang yang melapor dan dia juga yang menangani," ujar Dedi Mulyadi.

Terakhir, Dedi Mulyadi juga memberikan peringatan kepada Iptu Rudiana yang hingga saat ini belum muncul juga ke publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kau yang mengawali, kau yang mengakhiri," pungkasnya.

(gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menetapkan "Milangkala Tatar Sunda" sebagai agenda rutin tahunan yang akan digelar secara berkelanjutan bagi masyarakat.
Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Peringatan Apa Itu? Begini Penjelasan Sejarawan

Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Peringatan Apa Itu? Begini Penjelasan Sejarawan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda, sebenarnya peringatan apa itu? Simak penjelasan sejarawan berikut ini.
Curahan Hati Megawati Hangestri: Aku Tau Gak Mudah Untuk Melewati ini Semua, Banyak yang Meragukanmu, Berkata Buruk!

Curahan Hati Megawati Hangestri: Aku Tau Gak Mudah Untuk Melewati ini Semua, Banyak yang Meragukanmu, Berkata Buruk!

Unggahan itu menjadi refleksi dari perjuangan Megawati Hangestri yang tak mudah sepanjang Proliga 2026. Ia tidak hanya menghadapi lawan di lapangan, tetapi juga keraguan publik
Sean Gelael Raih Podium di Race Pertama GTWCA Mandalika, Pertamina Patra Niaga Sebut Hasil Strategi dan Dukungan

Sean Gelael Raih Podium di Race Pertama GTWCA Mandalika, Pertamina Patra Niaga Sebut Hasil Strategi dan Dukungan

Pertamina mengapresiasi capaian Sean Gelael yang berhasil finis di meraih podium ketiga pada race pertama GT World Challenge Asia (GTWCA) Mandalika 2026.
Polisi Bongkar Laboratorium Narkotika Terselubung di Kamar Kos Tamansari Jakbar

Polisi Bongkar Laboratorium Narkotika Terselubung di Kamar Kos Tamansari Jakbar

Sebuah kamar kos di Kelurahan Krukut, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, kedapatan disulap menjadi laboratorium produksi (clandestine lab) narkotika. 

Trending

Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menetapkan "Milangkala Tatar Sunda" sebagai agenda rutin tahunan yang akan digelar secara berkelanjutan bagi masyarakat.
Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Peringatan Apa Itu? Begini Penjelasan Sejarawan

Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Peringatan Apa Itu? Begini Penjelasan Sejarawan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda, sebenarnya peringatan apa itu? Simak penjelasan sejarawan berikut ini.
Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Diizinkan FIFA Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi, Raja Assist Championship Ini Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Diizinkan FIFA Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi, Raja Assist Championship Ini Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Tampil memukau sebagai raja assist kasta Championship, salah satu pemain veteran ini layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia buat ajang Piala AFF 2026.
Warga Belanda Berbondong-bondong Girang NAC Breda Selangkah Lagi Resmi Didegradasi: Semoga Tak Lekas Promosi

Warga Belanda Berbondong-bondong Girang NAC Breda Selangkah Lagi Resmi Didegradasi: Semoga Tak Lekas Promosi

Banyak warga Belanda yang mengutarakan rasa gembiranya setelah NAC Breda hampir dipastikan terdegradasi dari kasta tertinggi Liga Belanda. 
Pelatih Hyundai Hillstate Beri Sinyal Positif untuk Megawati Hangestri, Kang Sung-hyung Komentari Aksi Megatron di Grand Final Proliga 2026

Pelatih Hyundai Hillstate Beri Sinyal Positif untuk Megawati Hangestri, Kang Sung-hyung Komentari Aksi Megatron di Grand Final Proliga 2026

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung memberikan pernyataannya usai menyaksikan aksi Megawati Hangestri secara langsung, saat membela Jakarta Pertamina Enduro di Grand Final Proliga 2026.
Top 3 Timnas Indonesia: Jay Idzes-Maarten Paes Diizinkan Main, Erick Thohir Bertemu Sekjen KNVB, hingga Raja Assist yang Eligible Dinaturalisasi

Top 3 Timnas Indonesia: Jay Idzes-Maarten Paes Diizinkan Main, Erick Thohir Bertemu Sekjen KNVB, hingga Raja Assist yang Eligible Dinaturalisasi

Ada tiga berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 hingga isu naturalisasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT