News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sosok ini Berani Tuding Justru Otak Pelaku Kasus Vina Cirebon Bukan Pegi Setiawan: Saya Curiga Pak Rudiana Tahu Semuanya

Kini publik mempertanyakan kebenaran keterangan para saksi juga menyoroti sosok Iptu Rudiana atau ayah Eky setelah Pegi Setiawan bebas dari status tersangka
Jumat, 19 Juli 2024 - 21:07 WIB
Sosok ini Berani Bilang Justru Otak Pelaku Kasus Vina Cirebon Bukan Pegi Setiawan
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews.com/ Tim tvOnenews - Ilham

tvOnenews.com - Kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon semakin rumit setelah Pegi Setiawan dinyatakan bebas dari status tersangka pada sidang praperadilan. Kini publik menanyakan kebenaran keterangan para saksi juga menyoroti sosok Iptu Rudiana atau ayah Eky.

Pada pemberitaan sebelumnya, Iptu Rudiana dilaporkan ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri oleh kuasa hukum terpidana kasus pembunuhan Vina Cirebon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pada hari ini, kami kuasa hukum dari terpidana, kami mendapatkan kuasa dari enam terpidana yang hari ini akan melaporkan itu, satu terpidana atas nama Hadi Saputra, akan melaporkan aiptu pada saat itu, sekarang Iptu Rudiana,” ungkap Jutek Bongso selaku kuasa hukum Hadi Saputra, salah satu terpidana kasus Vina Cirebon, pada Rabu (17/7/2024).

Laporan tersebut terdaftar dengan Nomor LP/B/235/VII/2024/SPKT/BARESKRIM tertanggal 17 Juli 2024.

“Dugaannya memberikan keterangan tidak benar, palsu, dan penganiayaan, kemudian memberikan surat palsu dan lainnya,” sambungnya.

Berdasarkan laporan tersebut, Jutek Bongso berharap pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan berdasarkan laporan dan bukti-bukti yang telah diserahkan.

Berkaitan dengan bukti-bukti penyidikan, sosok ini mengatakan adanya kejanggalan dari bukti yang disampaikan pada persidangan yang lalu.

Dirinya menduga adanya peran yang dilakukan oleh Iptu Rudiana pada penyidikan dalam kasus pembunuhan Vina di tahun 2016.

Seperti apa penjelasan mengenai tudingan tersebut? Simak informasinya berikut ini.

Dilansir tvOnenews.com dari tayangan di kanal YouTube dr Richard Lee, MARS, Pengacara Pegi Setiawan, Toni RM membongkar kejanggalan yang terjadi pada persidangan kasus Vina Cirebon di tahun 2016.

Pada putusan pengadilan, Toni mengungkapkan para terpidana dikenai tuduhan pembunuhan berencana. Namun, perencanaan pembunuhan itu tidak pernah terungkap. 

“Yang namanya pembunuhan berencana itu pasti direncanakan, pasti ada motif. Apakah motifnya dendam, apakah karena asmara, atau hal lain yang membuat akhirnya ingin membunuh. Ini tidak pernah terungkap dalam putusan pengadilan itu,” ungkap Kuasa Hukum Pegi Setiawan, Toni RM pada tayangan YouTube dr Richard Lee, MARS. 

Toni RM
Kuasa Hukum Pegi Setiawan, Toni RM. (tvOne)

Dalam perbincangan tersebut, baik Toni dan dr Richard Lee merasa heran dengan hukuman berat yang ditujukan kepada para terpidana, yaitu penjara seumur hidup. 

Selain itu, Toni menjelaskan adanya kesaksian dari anak buah Iptu Rudiana yang menyatakan terdapat CCTV yang telah temukan namun tidak dibuka.

“Anak buahnya Rudiana bernama Dodi Irwanto dan Gugun Gumilar, ia mengaku telah mengecek CCTV di lokasi kejadian. Ada, namun belum dibuka dan itu tertuang dalam putusan pengadilan,” katanya.

Bukan hanya CCTV, Toni menjelaskan terdapat 6 Handphone yang disita sebagai barang bukti termasuk dengan Handphone milik Vina, serta tidak dilakukannya tes DNA dari bukti sperma di dalam tubuh Vina. 

Bahkan seluruh barang bukti yang menurut Toni dapat dipegang oleh para pelaku, tidak dilakukan tes DNA secara forensik. 

“Artinya, ini tidak diungkap secara serius, seperti ada yang ditutup-tutupi,” tegas Toni. 

“Kalau begitu, saya menyimpulkan dari sekian banyak kejanggalan tadi, dakwaan begitu sederhana, pembuktian yang tidak mengedepankan scientific evidence, handphone yang belum dibuka, CCTV yang belum dibuka, keterangan Liga Akbar yang merasa waktu itu kesaksiannya diarahkan oleh pak Rudiana, akhirnya saya menyimpulkan dua hal,” jelasnya.

Pertama, Toni menyimpulkan bahwa dirinya menduga Iptu Rudiana atau ayah Eky tahu semuanya. 

“Saya menyimpulkan jangan-jangan pak Rudiana ini tahu semuanya. Kenapa kalau anaknya jadi korban, handphone anaknya tidak jadi barang bukti?” katanya. 

Kecurigaannya berawal dari informasi kesaksian Aep bahwa Iptu Rudiana yang mengamankan delapan terpidana tersebut.

“Kenapa saya (menyebutkan) harus Rudiana? Karena yang mengamankan delapan pelaku itu adalah Rudiana, berdasarkan informasi dari Aep,” tutur Toni.

Toni menduga bahwa Iptu Rudiana menyimpan sesuatu yang dirahasiakan dan memiliki banyak informasi mengenai kasus yang merenggut nyawa anaknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 “Pak Rudiana ini menyimpan sesuatu dan banyak tahu. Saya curiga pak Rudiana inilah yang membuat suatu skenario,” ujarnya.

“Kalau begitu, saya meyakini yang disidangkan ini sampai delapan orang divonis bersalah, yang tujuh orang seumur hidup, yang satunya 8 tahun karena masih anak. Saya meyakini ini skenario,” tandasnya. (Kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terdampak Kekeringan, Ratusan Warga di Dompu NTB Terima Bantuan Gerakan Air Bersih

Terdampak Kekeringan, Ratusan Warga di Dompu NTB Terima Bantuan Gerakan Air Bersih

Musim kemarau yang melanda wilayah Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) berdampak terhadap warga dalam mengakses air bersih.
Perusahan Pengolahan Limbah asal Amerika Tertarik Olah Sampah di Soloraya, Kapasitas 1.000 Ton per Hari

Perusahan Pengolahan Limbah asal Amerika Tertarik Olah Sampah di Soloraya, Kapasitas 1.000 Ton per Hari

Perusahaan pengolahan limbah asal Amerika Serikat, Energy Three International (E3i), menyatakan minat berinvestasi untuk membangun fasilitas waste to fuel di kawasan aglomerasi Soloraya. 
Ramai Soal 'Duta Ketahanan Pangan' dan Kimpul di Media Sosial, Kenapa Bisa Sampai Viral?

Ramai Soal 'Duta Ketahanan Pangan' dan Kimpul di Media Sosial, Kenapa Bisa Sampai Viral?

Pembahasan mengenai salah satu bahan pangan lokal bernama kimpul mendadak jadi perbincangan di media sosial. Bahkan sampai ada julukan "Duta Ketahanan Pangan".
Kodam Tanjungpura Kerahkan Pemadam Kebakaran dan Tangki Air Untuk Bantu Kekeringan

Kodam Tanjungpura Kerahkan Pemadam Kebakaran dan Tangki Air Untuk Bantu Kekeringan

Musim kemarau yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Barat, telah menyebabkan masyarakat di berbagai daerah mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih.
Raih Penghargaan, Jasa Raharja Tekankan Keselamatan Pengguna Jasa Transportasi

Raih Penghargaan, Jasa Raharja Tekankan Keselamatan Pengguna Jasa Transportasi

Berbagai pihak terus berkontribusi dalam meningkatkan perlindungan bagi masyarakat pengguna transportasi, kualitas keselamatan dan pelayanan transportasi nasional diantaranya oleh PT Jasa Raharja (Persero).
Pemerintah, Dunia Usaha, dan Mitra Internasional Bersinergi Perkuat Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah

Pemerintah, Dunia Usaha, dan Mitra Internasional Bersinergi Perkuat Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah

Pengembangan ekosistem ekonomi Haji dan Umrah membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, asosiasi, dan mitra internasional.

Trending

Link Video Viral “Yang Wes Yang” Tersebar Luas: Polisi Telusuri Penyebar

Link Video Viral “Yang Wes Yang” Tersebar Luas: Polisi Telusuri Penyebar

Link video viral “Yank Wes Yank” ramai diperbincangkan di media sosial. Seorang pelajar SMK muncul memberi klarifikasi dan meminta maaf tersebarnya
Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Timnas Indonesia abroad memang berkurang jauh setelah masifnya pemain yang bergabung dengan klub Super League seperti Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen ke Persib Bandung serta Tim Geypens ke Bali United. 
Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV yang memperlihatkan Sarwendah sedang marah kepada Ruben Onsu masih menjadi perbincangan setelah cuplikan tersebut diungkap oleh pihak mantan suaminya.
Tak Tahan Lagi, Sarwendah Akhirnya Bongkar Kejadian Sebenarnya di Balik Rekaman CCTV Marah Besar ke Ruben Onsu

Tak Tahan Lagi, Sarwendah Akhirnya Bongkar Kejadian Sebenarnya di Balik Rekaman CCTV Marah Besar ke Ruben Onsu

Tak tahan lagi, Sarwendah akhirnya bongkar kejadian sebenarnya di balik rekaman CCTV marah besar ke Ruben Onsu yang jadi penyebab keretakan rumah tangganya.
Motif Nenek di Cakung Dirampok Tetangganya Sendiri Diungkap Polisi

Motif Nenek di Cakung Dirampok Tetangganya Sendiri Diungkap Polisi

Sebelumnya diberitakan, Seorang wanita paruh baya berinisial H (61) mendatangi Polsek Cakung dengan kondisi mulut dilakban dan masih memakai mukena.
Kronologi Nelayan Batang Dua Ternate yang Menghilang Hampir Sebulan dan Ditemukan Selamat, Videonya Viral di Medsos

Kronologi Nelayan Batang Dua Ternate yang Menghilang Hampir Sebulan dan Ditemukan Selamat, Videonya Viral di Medsos

Viral di medsos X, ada nelayan itu dari Desa Bido, Kec. Pulau Batang Dua, Ternate, Maluku Utara. Ia diselematkan oleh Kapal LNG Berbendera Prancis.
Pemerintah Didesak Membuka Kembali Penempatan PMI ke Negara-negara Timur Tengah

Pemerintah Didesak Membuka Kembali Penempatan PMI ke Negara-negara Timur Tengah

Para peserta menilai moratorium yang diberlakukan melalui Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 260 Tahun 2015 telah kehilangan makna. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT