News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eks Wakapolri Mulai Curiga pada Iptu Rudiana yang Tak Kunjung Muncul ke Publik, hingga Mantan Kabareskrim Sarankan hal ini…

Penilaian Eks Kabareskrim yang menyatakan Iptu Rudiana atau ayah Eky tak perlu muncul ke publik. Serta, Eks Wakapolri mulai curiga pada gelagat Iptu Rudiana
Minggu, 21 Juli 2024 - 08:36 WIB
Ayah Eky, Iptu Rudiana dalam kasus pembunuhan Vina di Cirebon
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Kabar mengenai penilaian Eks Kabareskrim yang menyatakan Iptu Rudiana atau ayah Eky yang tak perlu muncul ke publik.

Serta, Eks Wakapolri mulai curiga pada gelagat Iptu Rudiana meski anaknya jadi korban dalam kasus pembunuhan Vina Cirebon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedua informasi tersebut menjadi berita kasus pembunuhan Vina Cirebon terpopuler di tvOnenews.com pada Sabtu, 20 Juli 2024.

Seperti apa informasi mengenai kedua berita tersebut? Simak informasinya berikut ini.

Ito Sumadi
Ito Sumardi dan Iptu Rudiana. (Kolase tvOnenews)

Eks Kabareskrim Ungkap Iptu Rudiana Tak Perlu Muncul ke Publik

Iptu Rudiana merupakan orang yang pertama kali melaporkan kasus Vina Cirebon ini karena anaknya juga menjadi korban.

Bukan hanya itu, Iptu Rudiana atau ayah kandung Eky kini menjadi perhatian publik lantaran diduga memaksa para terpidana kasus Vina untuk mengakui tindakan pembunuhan yang tak dilakukannya.

Proses penangkapan para terpidana kasus Vina yang dilakukan Iptu Rudiana dinilai mengalami banyak kejanggalan.

Oleh sebab itu, banyak publik yang mengharapkan Iptu Rudiana kembali muncul untuk menjelaskan segala hal yang ia ketahui tentang kasus ini.

Walau begitu, Eks Kabareskrim, Ito Sumardi menilai hal tersebut tidak perlu dilakukan. Sebab, ia berpendapat bahwa semuanya semestinya dibereskan di dalam penyidikan.

“Banyak keinginan supaya Iptu Rudiana dimunculkan ke media, nah kalau itu harus dimunculkan sama saja membuat pengadilan di media,” ungkap Ito Sumardi dalam tayangan Program Apa Kabar Indonesia Pagi, tvOne, dikutip Sabtu, (20/7/2024).

Ito menyarankan sebaiknya publik mempercayai proses yang sedang berlangsung oleh pihak kepolisian. 

Ia juga berharap agar dari pihak kepolisian untuk tetap menghormati langkah hukum yang dilakukan para terpidana.

Eks Kabareskrim ini juga menegaskan bahwa sebelum sidang peninjauan kembali (PK) diputuskan maka posisi polisi dan para terpidana masih seimbang. 

Simak berita selengkapnya: Meski Terseret Kasus Vina Iptu Rudiana Tak Perlu Muncul ke Publik, Eks Kabareskrim: Sama Saja Buat Pengadilan di Media

Iptu Rudiana
Iptu Rudiana. (Kolase tvOnenews) 

Eks Wakapolri Tunjukkan Kecurigaannya pada Gelagat Iptu Rudiana

Keberadaan Iptu Rudiana seakan menghilang dan tidak ada yang mengetahui keberadaannya saat ini usai Pegi Setiawan dibebaskan dari status tersangka pembunuhan Vina Cirebon.

Pegi Setiawan sempat ditangkap atas kasus pembunuhan Vina Cirebon. Setelah menjalani masa penahanan di Polda Jawa Barat selama 49 hari, Pegi Setiawan dinyatakan tidak bersalah oleh Hakim tunggal PN Bandung, Eman Sulaeman.

Setelah itu, keberadaan Iptu Rudiana tidak diketahui oleh orang-orang disekitarnya, termasuk anak buahnya di Polsek Kapetakan, Cirebon.

Hal ini membuat banyak pihak yang mulai mencurigai proses penyidikan Pegi Setiawan hingga tersangka lainnya terkait kasus pembunuhan Vina Cirebon. 

Eks Wakapolri, Komjen (purn) Oegroseno yang mulai mencurigai Iptu Rudiana. Menurutnya perlu didalami apakah dia memengaruhi anak buahnya di polres.

“Apakah Iptu Rudiana bisa memengaruhi seluruh anggota polres? Kalau bisa perlu didalami lagi, siapa Iptu Rudiana itu sebenarnya,” ungkap Komjen 

Tak hanya itu, Komjen Oegroseno bahkan merasa heran lantaran Iptu Rudiana seakan hanya diam saja. Padahal anak kandungnya, yaitu Eky juga menjadi korban pada kasus ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Simak berita selengkapnya: Komjen Oegroseno Mulai Curiga terhadap Gelagat Iptu Rudiana, Kok Bisa-bisanya Dia Diam Saja, Padahal anaknya Sendiri yang Jadi Korban, Katanya…

(iwh/han/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Legenda Brasil Wanti-wanti Neymar Cs agar Tak Anggap Remeh Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Level Mereka Sekarang Berbeda

Legenda Brasil Wanti-wanti Neymar Cs agar Tak Anggap Remeh Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Level Mereka Sekarang Berbeda

Legenda Brasil, Zico, memberikan peringatan kepada negaranya jelang hadapi Jepang di 32 besar Piala Dunia 2026. Menurutnya, Tim Samurai Biru telah berkembang.
Ancaman Trump, Tarif 100 Persen pada Negara yang Pungut Pajak Digital

Ancaman Trump, Tarif 100 Persen pada Negara yang Pungut Pajak Digital

Amerika Serikat mengancam akan mengenakan tarif 100 persen pada ekspor dari negara mana pun yang menerapkan pajak jasa digital pada perusahaan-perusahaan AS.
PKS Usul Pemerintah Buat PP Tindaklanjuti Pasal 50A UU P2SK

PKS Usul Pemerintah Buat PP Tindaklanjuti Pasal 50A UU P2SK

pemerintah harus memastikan semua investasi pada Patriot Bond tetap tunduk pada prinsip Know Your Customer (KYC), Customer Due Diligence (CDD), dan Enhanced Due Diligence (EDD).
Delapan Pemuda di Ciracas Diamankan Polisi Saat Hendak Tawuran

Delapan Pemuda di Ciracas Diamankan Polisi Saat Hendak Tawuran

Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan, petugas mengamankan delapan pemuda setelah melakukan pengejaran terhadap sekelompok remaja yang diduga hendak terlibat tawuran.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Hasil Piala Dunia 2026: Belgia Lolos 32 Besar Usai Hancurkan Selandia Baru 5-1

Hasil Piala Dunia 2026: Belgia Lolos 32 Besar Usai Hancurkan Selandia Baru 5-1

Timnas Belgia sukses memastikan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menghancurkan Selandia Baru dengan skor telak 5-1, Sabtu (27/6/2026) pagi WIB.

Trending

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Polresta Tangerang menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 12 tahun. Salah satunya merupakan ibu kandung korban
Enam Pesawat AS Serang Empat Target di Iran

Enam Pesawat AS Serang Empat Target di Iran

Amerika Serikat Kembali melancarkan serangan ke Iran. Kali ini enam pesawat AS menyerang empat target di Iran, menurut laporan jurnalis PBS News, Nick Schifrin, Jumat (26/6), mengutip seorang pejabat AS.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT