News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nikita Mirzani vs Pegi Setiawan, Siapa yang Kurang Punya Attitude? Tanggapan Herwanto: Seperti Anak Kecil!

Nikita Mirzani dan Pegi Setiawan bersitegang soal attitude. Herwanto membandingkan Nikita dengan anak kecil. Simak lengkap pandangan mereka dalam artikel ini.
Kamis, 25 Juli 2024 - 21:00 WIB
Nikita Mirzani vs Pegi Setiawan, Siapa yang Kurang Punya Attitude? Tanggapan Herwanto: Seperti Anak Kecil!
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Tangkapan Layar YouTube: dr. Richard Lee/ Instagram: @nikitamirzanimawardi_172

tvOnenews.com - Nama Pegi Setiawan kembali mencuat setelah disentil oleh Nikita Mirzani, kini kembali menjadi sorotan. 

Pegi, yang sempat menjalani 49 hari di penjara karena kasus salah tangkap, mendapatkan perhatian lebih dari masyarakat termasuk dari selebritas seperti Nikita Mirzani. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pegi Setiawan dihadapkan pada kritik dari Nikita mengenai sikap dan kesadaran dirinya tentang bantuan yang diberikan oleh Dedi Mulyadi.

Pegi Setiawan dan Pengacara Toni
Pegi Setiawan dan Pengacara Toni. Sumber: Tangkapan Layar YouTube: Deddy Corbuzier.

Pegi, yang dikenal dengan gaya bicara yang lugas dan apa adanya, tidak jarang menjadi pusat perhatian. 

Nikita Mirzani, dalam sebuah sesi live di media sosial, mempertanyakan sejauh mana Pegi memahami peran penting Dedi Mulyadi dalam membantunya mendapatkan kebebasan. 

"Nikita Mirzani juga mempertanyakan apakah Pegi tahu Kang Dedi sudah banyak membantu atas kebebasannya?" demikian pertanyaan yang diajukan kepada pengacara Pegi, Toni, dalam wawancara yang disiarkan oleh Intens Investigasi.

Menanggapi hal ini, Toni memberikan klarifikasi yang menenangkan. 

Ia menjelaskan bahwa Pegi dan keluarganya sangat menyadari dan bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh banyak pihak, termasuk Dedi Mulyadi. 

"Ya kalau soal itu keluarga tentu tahulah artinya Kang Dedi kan berapa kali tuh dulu ke rumah ibunya Pegi. Ya, saya tidak tahu apa-apa yang dibantu, terus terang saya tidak tahu, ya membantu hal apa saya tidak tahu terus terang saja. Tapi Pegi dan keluarga meyakini semuanya ini kan selain dari kerja keras pengacaranya, dukungan masyarakat Indonesia, dukungan netizen, dukungan youtuber kan ya, semuanya lah teman-teman wartawan ya para media," jelas Toni dalam wawancara tersebut.

Sementara itu, dalam kesempatan lain, Herwanto, seorang tokoh yang juga terlibat dalam perbincangan publik mengenai Pegi Setiawan, memberikan pandangannya. 

Herwanto menilai bahwa kritik Nikita Mirzani terhadap Pegi mungkin terlihat kasar, namun menurutnya, itu adalah hak setiap individu untuk menyampaikan pendapat. 

"Memang kan saya bilang macam-macam orang macam-macam. ya jadi saya melihat Begini saya melihat bang Hotman Paris ya Hotman Paris itu kalau ngomong ya tentang hukum seperti gini loh, seperti anak kecil yang kita tanya anak kecil. Kalau kita tanya ngomongnya jujur Hotman Paris itu kalau kita tanya ngomongnya jujur, enggak munafik gitu dia," ujar Herwanto.

Herwanto juga menambahkan bahwa, meskipun komentar Nikita terlihat kasar, hal tersebut tidak harus selalu dianggap negatif. 

"Bang Hotman Paris ngomongnya agak kasar tapi dia enggak munafik! Nah sama Nikita Mirzani ini ngomongnya depan umum, ini harusnya lebih eloknya begini. Tapi kan cara orang beda-beda, ada orang yang kasar ya kan, tapi tujuannya baik ada orang yang halus tujuannya enggak baik. Jadi macam-macamlah kita tidak bisa memaksa ini. Kita harusnya begini ya memang lebih bagusnya begini tapi kan kita tidak bisa memaksa orang," tambahnya.

Dalam pandangan Herwanto, penting bagi Pegi untuk memahami bahwa setiap kesempatan yang ia miliki harus diiringi dengan persiapan yang matang. 

Ia menekankan bahwa kesuksesan tidak hanya tergantung pada kesempatan, tetapi juga pada kesiapan individu dalam memanfaatkannya. 

"Ya kalau menurut saya kan memang enggak ada salah-salahnya juga ya. Cuma kalau menurut saya begini, kan keberuntungan itu menurut saya pertemuan antara persiapan dan kesempatan," jelas Herwanto.

Herwanto juga menyoroti bahwa meskipun Pegi saat ini mendapatkan banyak perhatian dan tawaran, penting baginya untuk tetap memperbaiki sikap dan perilakunya. 

Ia mengingatkan bahwa penilaian masyarakat bisa sangat bervariasi, dan penting bagi Pegi untuk terus belajar dan memperbaiki diri. 

"Menurut saya kalau Pegi pengin melangkah lebih bagus lagi persiapkan dulu dirinya. Cara ngomongnya, terus attitude-nya, dan lain sebagainya. Sehingga apa antara kesempatan dan persiapan bertemu ini jadi keberuntungan. Tapi kalau dia mengandalkan kesempatan persiapannya enggak ada nanti celaka," tuturnya.

Dengan berbagai pandangan yang muncul, Pegi Setiawan dihadapkan pada tantangan untuk membuktikan dirinya lebih dari sekadar figur publik yang kontroversial. 

Dukungan dari berbagai pihak, termasuk Dedi Mulyadi dan masyarakat luas, menjadi modal penting bagi Pegi untuk terus maju. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, kritik dan masukan seperti yang disampaikan oleh Nikita Mirzani dan Herwanto juga menjadi bagian dari proses pembelajaran yang harus ia jalani. 

Bagaimanapun, perjalanan Pegi masih panjang, dan segala kritik serta pujian adalah bagian dari pembentukan karakter yang lebih matang dan bijak. (anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pasal 50 A UU P2SK Diuji ke MK, Pemohon: Berpotensi Samarkan Hasil Tindak Pidana

Pasal 50 A UU P2SK Diuji ke MK, Pemohon: Berpotensi Samarkan Hasil Tindak Pidana

Pemuda Bulan Bintang mengajukan permohonan pengujian materiil Pasal 50A ayat (5) dan ayat (6) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Polemik mengenai ijazah SMA/sederajat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi perhatian setelah muncul sayembara berhadiah Rp100 juta yang digagas Denny Indrayana.
AI Bawa Risiko Ancaman Siber Semakin Nyata, Masyarakat Diminta Perkuat Literasi Digital

AI Bawa Risiko Ancaman Siber Semakin Nyata, Masyarakat Diminta Perkuat Literasi Digital

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) tidak hanya mendorong inovasi dan produktivitas, tetapi juga menghadirkan tantangan baru dalam keamanan siber.
Sidang Bupati Pati Sudewo Memanas, Camat Blak-blakan soal Ancaman Copot hingga Nominal Mahar Jabatan Perangkat Desa

Sidang Bupati Pati Sudewo Memanas, Camat Blak-blakan soal Ancaman Copot hingga Nominal Mahar Jabatan Perangkat Desa

Sidang Bupati Pati nonaktif Sudewo mengungkap dugaan ancaman terhadap camat yang menolak pengisian perangkat desa. Saksi juga menyebut adanya syarat uang hingga ratusan juta.
Kurangi Ketergantungan APBN, ATI Dorong Peran Swasta Ikut Pembiayaan Pembangunan Jalan Tol

Kurangi Ketergantungan APBN, ATI Dorong Peran Swasta Ikut Pembiayaan Pembangunan Jalan Tol

Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) mendorong peran besar sektor swasta dalam upaya mengurangi ketergantungan pembangunan jalan tol terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

BAKTI Komdigi mulai menyiapkan strategi keluar (exit strategy) dari sejumlah wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang telah memiliki tingkat kematangan konektivitas tertentu.

Trending

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Fakta baru ditemukan dalam kasus mutilasi Depok. Fakta barunya, yakni pelaku mengidap HIV. Selama ini dia rutin kontrol dan membeli obat.
Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Polemik mengenai ijazah SMA/sederajat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi perhatian setelah muncul sayembara berhadiah Rp100 juta yang digagas Denny Indrayana.
Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

BAKTI Komdigi mulai menyiapkan strategi keluar (exit strategy) dari sejumlah wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang telah memiliki tingkat kematangan konektivitas tertentu.
Sidang Bupati Pati Sudewo Memanas, Camat Blak-blakan soal Ancaman Copot hingga Nominal Mahar Jabatan Perangkat Desa

Sidang Bupati Pati Sudewo Memanas, Camat Blak-blakan soal Ancaman Copot hingga Nominal Mahar Jabatan Perangkat Desa

Sidang Bupati Pati nonaktif Sudewo mengungkap dugaan ancaman terhadap camat yang menolak pengisian perangkat desa. Saksi juga menyebut adanya syarat uang hingga ratusan juta.
Kurangi Ketergantungan APBN, ATI Dorong Peran Swasta Ikut Pembiayaan Pembangunan Jalan Tol

Kurangi Ketergantungan APBN, ATI Dorong Peran Swasta Ikut Pembiayaan Pembangunan Jalan Tol

Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) mendorong peran besar sektor swasta dalam upaya mengurangi ketergantungan pembangunan jalan tol terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT