News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Contoh Teks Eksposisi

Tahukah kamu apa itu teks eksposisi? Kamu pasti pernah menemukan contoh teks eksposisi dalam kehidupan sehari-hari atau bahkan menggunakannya dalam percakapanmu
Senin, 17 Januari 2022 - 14:57 WIB
Ilustrasi penulisan teks eksposisi
Sumber :
  • unsplash.com

Kamu pasti pernah menemukan contoh teks eksposisi dalam kehidupan sehari-hari atau bahkan menggunakannya dalam percakapanmu. Teks eksposisi merupakan metode seseorang untuk menyajikan gagasan, baik itu berbentuk teks (visual) maupun suara (auditori).

Merujuk pengertian dari modul pembelajaran bahasa Indonesia tingkat SMA dari Kemendikbud, teks eksposisi ini dibuat oleh penulis atau pembicara menggunakan sudut pandang tertentu. Untuk menguatkan ide atau perspektif tertentu, pengguna teks eksposisi ini memberikan argumen dan alasan-alasan yang logis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan kata lain, penulis atau pembicara ini bertanggung jawab untuk membuktikan, mengevaluasi, serta mengklarifikasi argumennya sendiri dengan harapan pembaca atau pendengar dapat memahami dan terpengaruh oleh teks eksposisi yang ia bangun.

Bentuk teks ini lazim digunakan dalam bentuk-bentuk kegiatan ilmiah seperti ceramah, perkuliahan, pidato, produk jurnalistik, opini ilmiah, dan sebagainya. Namun demikian contoh teks eksposisi tak terbatas pada itu saja. Sadar atau tidak, orang-orang selalu menggunakan teks eksposisi secara sederhana dalam percakapan saat ingin meyakinkan orang lain atas gagasan yang ingin disampaikan.

Ciri-Ciri Teks Eksposisi

Setelah mengenal apa itu teks eksposisi, kamu juga harus memahami ciri-ciri bagaimana contoh teks eksposisi dituangkan baik ke dalam bentuk tulisan atau lisan.

Secara kaidah kebahasaan, teks eksposisi mempunya beberapa kriteria yang biasa digunakan. Hal ini berkenaan dengan struktur teks eksposisi itu sendiri. Berikut adalah ciri-ciri teks eksposisi:

1. Menggunakan kata-kata atau istilah teknis yang berkaitan dengan topik atau masalah utama yang sedang dibahas.

2. Menggunakan kata-kata yang menunjukkan hubungan sebab akibat antara faktor satu dan faktor lainnya. Misalnya menggunakan diksi jika, maka, sebab, karena, dengan demikian, akibatnya, oleh karena itu, dan lain-lain. Contoh: Kinerja perusahaan kian menurut akibat terlalu banyak birokrasi dan benturan kepentingan.

3. Menggunakan diksi yang menyatakan hubungan temporal (sebelum itu, pada awalnya, setelah itu, pada akhirnya, dll) maupun bentuk-bentuk perbandingan atau pertentangan (sementara itu, sedangkan, namun demikian, dll). Kata-kata tersebut digunakan untuk menyampaikan urutan argumentasi/fakta/data ataupun penolakan terhadap argumen/tesis lainnya.

4. Menggunakan kata kerja mental (mental verb) untuk menunjukkan kegiatan abstrak seperti perasaan atau pikiran. Sebagai contoh, teks eksposisi biasa terdapat diksi berkeyakinan, menggambarkan, mengetahui, berasumsi, berpendapat, menyimpulkan, merasa, dan lain-lain.

5. Menggunakan kata-kata perujukan seperti menurut..., berdasarkan..., merujuk pada..., seperti yang telah disampaikan.... Contoh: Menurut ahli ekonomi, penanganan pandemi dengan pendekatan ekonomi hanya akan mengorbankan nyawa masyarakat.

6. Menggunakan kata-kata persuasif seperti hendaknya, alangkah baiknya, diharapkan, perlu, harus, dan lain-lain. Contoh: Untuk meningkatkan produktivitas ekonomi, alangkah baiknya Indonesia memperbaiki dan menyederhanakan tata kelola perizinan bagi UMKM.

Struktur Teks Eksposisi

a. Pernyataan pendapat (tesis)

Tesis atau pernyataan pendapat kalimat-kalimat yang memberikan gambaran umum tentang permasalahan atau ide yang diangkat atau diajukan di dalam sebuah teks eksposisi. Bagian ini turut membantu pendengar maupun pembaca memahami konteks yang tengah dibahas.

b. Argumentasi

Pada bagian ini penulis atau penutur teks eksposisi berupaya membangun validitas tesis atau pendapat yang diajukan dengan mengemukakan argumen yang logis dan faktual. Biasanya dalam bagian ini terdapat pula kalimat-kalimat rujukan, kalimat-kalimat temporal dan sebab-akibat, serta istilah-istilah teknis yang membantu pembaca atau pendengar memahami konsep dan tujuan dari teks eksposisi yang tengah dibangun.

Argumen ini juga berupa pandangan atau opini dari penulis terkait masalah yang sedang dibahas. Di dalamnya dapat ditemukan juga maksud-maksud yang ingin dicapai oleh penulis/penutur baik itu secara tersurat maupun yang tersirat.

c. Penegasan ulang pendapat

Penegasan ulang pendapat ini biasanya terdapat pada bagian akhir teks eksposisi. Bagian ini memuat ulang pendapat dan gagasan si penulis/penutur namun dalam bahasa yang lebih sederhana. Gagasan ini juga tak ditambahkan lagi dengan data karena sudah dipaparkan terlebih dahulu di bagian argumentasi.

Jadi selain berfungsi sebagai kesimpulan dari keseluruhan teks eksposisi, bagian ini lazim jika terdapat rekomendasi atau saran-saran dari penulis/pembicara yang telah dikemukakan sebelumnya. Hal ini untuk mempengaruhi lebih lanjut pembaca/pendengar agar dapat berpikir atau melakukan sesuatu seperti yang telah disarankan oleh si pembuat teks eksposisi.

Contoh Teks Eksposisi

Pembangunan dan Bencana Lingkungan

Bumi saat ini sedang menghadapi berbagai masalah lingkungan yang serius. Enam masalah lingkungan utama tersebut adalah ledakan jumlah penduduk, penipisan sumber daya alam, perubahan iklim global, kepunahan tumbuhan dan hewan, kerusakan habitat alam, serta peningkatan polusi dan kemiskinan. Itu dapat dibayangkan betapa besar kerusakan alam yang terjadi karena jumlah populasi yang besar, konsumsi sumber daya alam dan polusi yang meningkat, sedangkan teknologi saat ini belum dapat menyelesaikan permasalahan tersebut.

Para ahli menyimpulkan bahwa masalah tersebut disebabkan oleh praktik pembangunan yang tidak memerhatikan kelestarian alam, atau disebut pembangunan yang tidak berkelanjutan. Seharusnya, konsep pembangunan adalah memenuhi kebutuhan manusia saat ini dengan mempertimbangkan kebutuhan generasi mendatang dalam memenuhi kebutuhannya.

Penerapan konsep pembangunan berkelanjutan pada saat ini ternyata jauh dari harapan. Kesulitan penerapannya terutama terjadi di negara berkembang, salah satunya Indonesia. Sebagai contoh, setiap tahun di negara kita diperkirakan terjadi penebangan hutan seluas 3.180.243 ha (atau seluas 50 kali luas kota Jakarta). Hal ini juga diikuti oleh punahnya flora dan fauna langka. Kenyataan ini sangat jelas menggambarkan kehancuran alam yang terjadi saat ini yang diikuti bencana bagi manusia. Pada tahun 2005 - 2006 tercatat, telah terjadi 330 bencana banjir, 69 bencana tanah longsor, 7 bencana letusan gunung berapi, 241 gempa bumi, dan 13 bencana tsunami. Bencana longsor dan banjir itu disebabkan oleh perusakan hutan dan pembangunan yang mengabaikan kondisi alam.

Bencana alam lain yang menimbulkan jumlah korban banyak terjadi karena praktik pembangunan yang dilakukan tanpa memerhatikan potensi bencana. Misalnya, banjir yang terjadi di Jakarta pada Februari 2007, dapat dipahami sebagai dampak pembangunan kota yang mengabaikan pelestarian lingkungan dan bencana alam.

Menurut tim ahli Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Air, penyebab utama banjir di Jakarta ialah pembangunan kota yang mengabaikan fungsi daerah resapan air dan tampungan air. Hal ini diperparah dengan saluran drainase kota yang tidak terencana dan tidak terawat serta tumpukan sampah dan limbah di sungai. Akhirnya debit air hujan yang tinggi menyebabkan bencana banjir yang tidak terelakkan.

Masalah lingkungan di atas merupakan masalah serius yang harus segera diatasi. Meskipun tidak mungkin mengatasi keenam masalah utama lingkungan tersebut, setidaknya harus dicari solusi untuk mencegah bertambah buruknya kondisi bumi. (sumber: Kemendikbud, Ditjen PAUD, Dikdas, dan Dikmen, Direktorat SMA)

Dari contoh teks eksposisi di atas dapat dilihat bahwa paragraf pertama dari teks eksposisi berjudul Pembangunan dan Bencana Lingkungan merupakan paragraf yang berisi pernyataan pendapat (tesis) si penulis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan itu lalu dikuatkan dan divalidasi dengan fakta, data, dan rujukan dari berbagai sumber seperti yang terdapat dalam paragraf kedua hingga kelima. Setelah itu keseluruhan gagasan yang ingin disampaikan dalam teks eksposisi ini ditegaskan ulang dengan kesimpulan pada paragraf terakhir.

Demikian contoh teks eksposisi. Semoga informasi ini dapat membantumu memahami apa itu teks eksposisi. (afr)


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov Sumut Siapkan 9.759 Formasi CPNS 2026, Didominasi Kebutuhan Guru

Pemprov Sumut Siapkan 9.759 Formasi CPNS 2026, Didominasi Kebutuhan Guru

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyiapkan sebanyak 9.759 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun 2026. Usulan kebutuhan tersebut berasal dari 21 organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumut.
Persib Bandung Hajar Bhayangkara FC 4-2, Kembali Puncaki Super League 2025/2026, Bobotoh: Langsung Aja Kasih Pialanya ke King Persib!

Persib Bandung Hajar Bhayangkara FC 4-2, Kembali Puncaki Super League 2025/2026, Bobotoh: Langsung Aja Kasih Pialanya ke King Persib!

Sempat tertinggal dua gol lebih dulu, Persib Bandung justru tampil menggila dan menutup laga dengan kemenangan 4-2 di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Kamis (30/4/2026).
Tingkatkan Kesiapan Personel Damkar, Kemendagri Gelar NFSC 2026 di Palembang

Tingkatkan Kesiapan Personel Damkar, Kemendagri Gelar NFSC 2026 di Palembang

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar kegiatan National Firefighter Skill Competition (NFSC) Tahun 2026 di Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).
Gagal CLBK ke AC Milan, Jurnalis Italia Klaim Sandro Tonali Masuk Radar Manchester United

Gagal CLBK ke AC Milan, Jurnalis Italia Klaim Sandro Tonali Masuk Radar Manchester United

Harapan AC Milan memulangkan Sandro Tonali tampaknya harus kembali tertunda. Gelandang yang kini membela Newcastle United itu belum berencana kembali ke Italia.
Meski Berhasil Comeback Atas Bhayangkara FC, Persib Bandung Tetap akan Gagal Juara Super League Jika Skenario Terburuk Ini Terjadi

Meski Berhasil Comeback Atas Bhayangkara FC, Persib Bandung Tetap akan Gagal Juara Super League Jika Skenario Terburuk Ini Terjadi

Persib Bandung di ambang juara, tapi ancaman besar datang dari Borneo FC. Satu kesalahan bisa fatal dan mengubah segalanya di akhir musim Super League 2025-2026
Kompol DK Dipatsus Bidpropam Polda Sumut Imbas Video Diduga Gunakan Vape Getar yang Viral

Kompol DK Dipatsus Bidpropam Polda Sumut Imbas Video Diduga Gunakan Vape Getar yang Viral

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, membenarkan bahwa sosok dalam video tersebut adalah perwira menengah berpangkat Komisaris Polisi yang saat ini bertugas di Ditsamapta Polda Sumut.

Trending

Rizky Ridho Siap Tinggalkan Persija? Sinyal Kuat Abroad Pemain Timnas Indonesia

Rizky Ridho Siap Tinggalkan Persija? Sinyal Kuat Abroad Pemain Timnas Indonesia

Jika benar hengkang dari Persija Jakarta, ada beberapa opsi menarik yang bisa dipilih Rizky Ridho untuk abroad. Salah satunya adalah FCV Dender di Liga Belgia
Reaksi Berkelas Mathew Baker usai Timnas Indonesia U-17 Kalah dari Arab Saudi Jelang Piala Asia U-17 2026

Reaksi Berkelas Mathew Baker usai Timnas Indonesia U-17 Kalah dari Arab Saudi Jelang Piala Asia U-17 2026

Mathew Baker memberikan reaksi berkelas seiring dengan kekalahan Timnas Indonesia U-17 dari Arab Saudi. Ini menjadi modal buruk jelang Piala Asia U-17 2026.
Tok! Megawati Hangestri Masuk Roster Hyundai Hillstate: Fantatis, Segini Gajinya di Liga Voli Korea Musim 2026/2027

Tok! Megawati Hangestri Masuk Roster Hyundai Hillstate: Fantatis, Segini Gajinya di Liga Voli Korea Musim 2026/2027

Berdasarkan data dari Volleybox per 30 April 2026, nama Megawati Hangestri sudah tercantum dalam daftar tujuh pemain Hyundai E&C Hillstate untuk musim baru. 
Vanja Bukilic Resmi Berpisah dengan Il Bisonte Firenze, Sahabat Megawati Siap Comeback di Liga Voli Korea

Vanja Bukilic Resmi Berpisah dengan Il Bisonte Firenze, Sahabat Megawati Siap Comeback di Liga Voli Korea

Vanja Bukilic resmi berpisah dengan Il Bisonte Firenze. Setelah ini mantan tandem Megawati Hangestri itu bakal mempersiapkan diri untuk comeback di Liga Voli Korea 2026-2027.
Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Nama Million Manhoef kembali mencuri perhatian. Winger yang pernah tolak bela Timnas Indonesia itu kini jadi buruan klub Eropa, termasuk raksasa Belanda, Ajax.
Al Nassr Tekuk Al Ahli 2-0, Cristiano Ronaldo Cetak Gol Lagi dan Kian Dekat dengan Rekor 1.000 Gol

Al Nassr Tekuk Al Ahli 2-0, Cristiano Ronaldo Cetak Gol Lagi dan Kian Dekat dengan Rekor 1.000 Gol

Dalam laga bertajuk big match yang digelar pada Kamis (30/4/2026) dini hari WIB, Al Nassr sukses mengamankan kemenangan krusial 2-0 atas rival mereka, Al Ahli.
John Herdman Coret Anak Emas Shin Tae-yong Jelang Piala AFF 2026, Bung Ropan: Jangan Salah, Mereka Dicoret Karena ini!

John Herdman Coret Anak Emas Shin Tae-yong Jelang Piala AFF 2026, Bung Ropan: Jangan Salah, Mereka Dicoret Karena ini!

John Herdman mencoret sejumlah pemain yang selama ini identik sebagai “anak emas” era Shin Tae-yong jelang Piala AFF 2026. Bung Ropan memberikan analisis
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT