News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengakuan Aep di Hadapan Dedi Mulyadi Kembali Disorot, Ngaku Siap Disumpah: Saya Lihat Ada Dia di Lokasi Nongkrong...

Pengakuan Aep di hadapan Dedi Mulyadi sebelum kesaksian palsunya dibongkar Dede, mengaku siap disumpah, dia bilang melihat...
Sabtu, 27 Juli 2024 - 17:00 WIB
Dedi Mulyadi dan Aep
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

tvOnenews.com - Saksi Aep dalam kasus pembunuhan Vina Cirebon kini menjadi sosok yang paling disoroti publik.

Aep dan Dede merupakan saksi kunci dalam kasus tewasnya Vina dan Eky hingga melahirkan 8 tersangka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tercatat dalam BAP kasus Vina Cirebon tahun 2016, Aep dan Dede menyaksikan adanya peristiwa pelemparan batu hingga pengejaran yang dilakukan pelaku ke korban.


Saksi Aep. Sumber: Istimewa
 

Namun, Aep dan Dede tidak pernah hadir dalam persidangan kasus tersebut hingga 8 tersangka divonis.

Sebanyak 7 tersangka divonis hukuman seumur hidup dan satu tersangka dihukum 8 tahun penjara karena masih di bawah umur, dan saat ini sudah bebas.

Kasus Vina Cirebon dibuka kembali usai viral karena diangkat menjadi sebuah film layar lebar.

Beberapa waktu lalu, satu DPO kasus Vina Cirebon berhasil ditangkap oleh Polda Jabar usai 8 tahun menjadi buron. 

Yakni Pegi Setiawan, yang diduga sebagai otak pembunuhan Vina dan Eky.

Namun, pada akhirnya Pegi Setiawan dinyatakan tidak bersalah dalam kasus tersebut dan kini telah dibebaskan.

Mengejutkannya, saksi Dede tiba-tiba muncul ke publik dan mencabut keterangannya di BAP kasus Vina Cirebon tahun 2016 lalu.


Dede Riswanto. Sumber: tvOne
 

Dede mengaku bahwa kesaksiannya tahun 2016 itu tidak benar alias dirinya tidak pernah melihat kejadian tersebut. Ia juga mengaku hanya mengikuti skenario yang telah dirancang oleh Aep dan Iptu Rudiana.

Sebelumnya, Dedi Mulyadi, aktivis yang ikut mengawal kasus Vina Cirebon sempat bertemu dengan Aep.

Di hadapan Dedi Mulyadi, Aep kembali menceritakan malam kejadian tahun 2016 yang dilihatnya.

Menurut pengakuan Aep, ia dan Dede malam itu sedang berada di warung. Lalu ia melihat segerombolan pemuda mengejar korban.

Sebanyak 8 pemuda menaiki empat motor melakukan pelemparan terhadap Vina dan Eky.

Karena takut, Aep mengajak rekannya, Dede untuk langsung meninggalkan lokasi.

"Waktu kejadian jam setengah sepuluhan, ada motor lewat tuh, Pak, motor korban, terus dilemparin batu, dia langsung kabur itu, dikejar sama anak-anak muda yang biasa nongkrong di situ," ujar Aep kepada Dedi Mulyadi.


Dedi Mulyadi dan Aep. Sumber: YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
 

Aep mengaku mengenali wajah para pemuda itu karena biasa nongkrong di depan SMPN 11 dan dekat dengan tempat kerjanya.

Namun, ia juga mengaku tidak mengenal nama-nama mereka, hanya mengetahui wajahnya.

Ketika ditanya soal Pegi Setiawan, Aep mengaku mengenali wajahnya karena sering nongkrong bersama 8 tersangka.

"Tahu (wajah Pegi Setiawan). Ada (Pegi di lokasi kejadian) dia sering kumpul sama anak-anak (8 tersangka) itu," ujar Aep dengan yakin. 

"Waktu kejadian (Pegi) ada di lokasi?" tanya Dedi Mulyadi untuk memastikan.

"Ada. Orang kan pada nongkrong di depan SMP 11 itu," jawab Aep.

"Kalau bicara nama, saya tidak tahu kalau itu Pegi, kalau wajah, saya mengenal," sambungnya.

Tak hanya itu, Aep juga mengaku siap disumpah di pengadilan untuk memberikan kesaksian.

"Aep yakin ya? Siap disumpah di atas Quran ya," kata Dedi Mulyadi.

"Siap saya," tegas Aep.

(gwn)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Belum Dinaturalisasi, Luke Vickery Sudah Dipuji Habis-habisan oleh Media Vietnam: Figur Penting Timnas Indonesia

Belum Dinaturalisasi, Luke Vickery Sudah Dipuji Habis-habisan oleh Media Vietnam: Figur Penting Timnas Indonesia

Luke Vickery bukanlah pemain sembarangan. Lahir di Hawaii pada 25 Oktober 2005, pemuda berusia 20 tahun ini memiliki garis keturunan Indonesia dari ibunya.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza memberikan pembelaan keras terhadap salah satu pemainnya Shayne Pattynama. Bek sayap Timnas Indonesia itu belakangan men-
Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Dedi Mulyadi minta maaf ke warga Jabar, Samsat diserbu warganet usai tak sesuai kebijakan, hingga Bung Ropan curigai PSSI incar striker keturunan ini.
Detik-detik Menegangkan KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Hingga 16 Orang Ditangkap

Detik-detik Menegangkan KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Hingga 16 Orang Ditangkap

Baru-baru ini berdar kabar detik-detik menegangkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 16 orang orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Tulungagung
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.

Trending

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza memberikan pembelaan keras terhadap salah satu pemainnya Shayne Pattynama. Bek sayap Timnas Indonesia itu belakangan men-
Detik-detik Menegangkan KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Hingga 16 Orang Ditangkap

Detik-detik Menegangkan KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Hingga 16 Orang Ditangkap

Baru-baru ini berdar kabar detik-detik menegangkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 16 orang orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Tulungagung
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT