News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Dede Akui Beri Kesaksian Palsu di Kasus Vina Cirebon, Eks Kabareskrim ini Bilang Dede Tak Dapat Diberi Hukuman, Alasannya…

Dede muncul dengan pengakuan bahwa ia diminta oleh Iptu Rudiana dan Aep untuk memberi kesaksian palsu mengenai kejadian pada kasus Vina Cirebon di tahun 2016
Minggu, 28 Juli 2024 - 16:22 WIB
Dede beri kesaksian palsu dalam Kasus Vina Cirebon, ini kata Susno Duadji
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Seorang saksi kasus Vina Cirebon, Dede telah membuat publik cukup terkejut lantaran dirinya mengaku memberikan kesaksian palsu pada tahun 2016.

Belum lama ini, Dede muncul dengan pengakuan bahwa ia diminta oleh Iptu Rudiana dan Aep untuk memberi kesaksian palsu mengenai kejadian pada kasus Vina Cirebon di tahun 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, kenyataannya Dede tidak mengetahui kejadian yang sebenarnya karena ia tidak berada di lokasi pada saat tragedi meninggalnya Vina dan Eky.

Kini Dede muncul dengan pengakuan bahwa di tahun 2016 dirinya diarahkan untuk memberi sebuah kesaksian palsu tentang kasus Vina Cirebon oleh Aep dan Iptu Rudiana.

Meski telah mengakui bahwa dirinya memberikan kesaksian palsu atas kasus Vina Cirebon hingga mengakibatkan 8 orang mendapatkan hukuman penjara seumur hidup, namun Dede tidak dapat dihukum.

Eks Kabareskrim, Susno Duadji ungkapkan pendapatnya mengenai alasan kuat Dede tidak dapat dihukum meski telah memberikan kesaksian palsu di tahun 2016.

Susno Duadji pun masih meyakini bahwa kasus Vina Cirebon ini merupakan peristiwa kecelakaan tunggal.

"Kalau kejadian 27 Agustus 2016 tentang ditemukannya Vina masih hidup di atas jembatan flyover Cirebon dan Eky sudah meninggal, kemudian darah, helm, dan sepeda motor itu sudah selesai," ungkap Susno Duadji dilansir dari tayangan pada kanal YouTube Intens Investigasi, Jumat (26/7/2024).

"Selesainya dengan apa? Itu adalah kecelakaan tunggal lalu lintas dan yang memeriksa itu adalah Polres Cirebon Kabupaten, sudah selesai," sambungnya.

Mengenai Dede yang telah memberikan kesaksian palsu, Susno Duadji mengatakan bahwa saksi Dede tidak dapat dihukum meski mengakibatkan 8 orang menjadi terpidana.

Sebab menurutnya, tidak ada unsur pidana dalam kesaksian Dede karena ia tidak datang saat sidang berlangsung, maka dirinya tidak disumpah.

"Kesaksian untuk apa? Peristiwa pidananya yang disaksikan oleh Dede itu tidak ada, dia berbohong terhadap sesuatu yang tidak ada," kata Susno.

"Kemudian dia (Dede) memberikan keterangan tidak di depan pengadilan, Dede tidak hadir di pengadilan, tidak disumpah, ya udah bebas dia berbohong," pungkasnya. 

Susno Duadji
Eks Kabareskrim, Komjen Pol (Purn) Susno Duadji. (Tim tvOne)

Sebelumnya, Mantan Kabareskrim Susno Duadji berani mengatakan bahwa kasus Vina yang viral dan menjadi perhatian publik selama ini sebenarnya hanya sandiwara. 

Bahkan, mantan Kabareskrim ini juga bilang kalau kejadian pembunuhan Vina itu hanyalah peristiwa fiktif atau tidak pernah ada.

Selama kasus Vina bergulir, Susno Duadji memang kerap melontarkan komentar-komentar yang bersifat pertanyaan soal pengusutan kejadian ini.

Kini ia semakin berani dan yakin bahwa kasus pembunuhan Vina sebenarnya adalah kejadian yang fiktif.

"Iya, ini memang nggak ada kasusnya," beber Susno Duadji seperti yang dikutip dari tayangan YouTube Nusantara TV, Jumat (26/7/2024).

Tak hanya itu, menurutnya sidang yang berlangsung untuk mengusut kasus Vina adalah sidang sandiwara.

Bahkan, kasus pembunuhan Vina sama fiksinya dengan film Vina: Sebelum 7 Hari.

"Kalau sandiwara nggak perlu kasus, kan? Sama dengan film Vina Sebelum 7 Hari, nggak perlu ada kasusnya, fiksi. Ini juga mirip-mirip begitu," bebernya.

Susno Duadji menganggap tanggal 27 Agustus 2016 tidak pernah terjadi suatu pembunuhan. Hal ini lantaran peristiwa yang berada di TKP sudah terlalu membingungkan. 

Bahkan, dikabarkan tubuh Vina dan Eky ditemukan di atas Jembatan Talun, sementara kejadian pembunuhan disebut berada di lokasi lain. 

Selain itu, kata dia, putusan sidang tahun 2016, disebutkan bahwa Vina dan Eky sebelumnya dibawa ke tanah kosong untuk dianiaya oleh para pelaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, mereka dibawa ke atas Jembatan Talun agar menunjukkan seperti terjadi kecelakaan.

"Kalau kita tanya di mana sih tempat pembunuhannya? Kalau di jembatan, kata (Polres) Kabupaten Cirebon ini punya kami. Di belakang showroom, nggak ada ditemukan jenazah di sana," tandasnya. (aag/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klasemen Final Four Proliga 2026, Putra: Raih Tiga poin Perdananya, Surabaya Samator Panaskan Persaingan ke Grand Final

Klasemen Final Four Proliga 2026, Putra: Raih Tiga poin Perdananya, Surabaya Samator Panaskan Persaingan ke Grand Final

Klasemen Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April, setelah pertandingan terakhir di sektor putra pada putaran pertama.
Dituduh Janjikan Lamborghini, Rey Bicara Jujur Penyebab Skandal Nikah Siri Sesama Jenis dengan Intan di Malang

Dituduh Janjikan Lamborghini, Rey Bicara Jujur Penyebab Skandal Nikah Siri Sesama Jenis dengan Intan di Malang

Rey menyikapi skandal nikah siri sesama perempuan dengan Intan Anggraeni (28) di Malang. Tepis dugaan penipuan, pemalsuan dokumen, belikan mobil Lamborghini.
Terpopuler Timnas Indonesia: Jay Idzes dan Kevin Diks Dapat Izin FIFA, Percuma Garuda Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam

Terpopuler Timnas Indonesia: Jay Idzes dan Kevin Diks Dapat Izin FIFA, Percuma Garuda Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam

Dinamika Timnas Indonesia belakangan ini benar-benar menyita perhatian publik. Berikut rangkuman kabar terpopuler yang sedang membentuk wajah baru Skuad Garuda.
Hasil Final Four Proliga 2026: Surabaya Samator Akhiri Dua Kekalahan Beruntun Setelah Hajar Jakarta Garuda Jaya

Hasil Final Four Proliga 2026: Surabaya Samator Akhiri Dua Kekalahan Beruntun Setelah Hajar Jakarta Garuda Jaya

Hasil Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April, yang menghadirkan laga penutup dari seri kedua di Kota Solo antara Surabaya Samator vs Jakarta Garuda Jaya .
Respons Joko Widodo Usai Jusuf Kalla Laporkan Rismon, Siap Buka Ijazah di Pengadilan

Respons Joko Widodo Usai Jusuf Kalla Laporkan Rismon, Siap Buka Ijazah di Pengadilan

Joko Widodo siap buka ijazah asli di pengadilan usai polemik panjang. Respons Jokowi muncul setelah Jusuf Kalla laporkan dugaan hoaks.
Ramalan Keuangan Shio 11 April 2026: Monyet Ada Pengeluaran Lebih, Babi Dapat Rezeki Tak Terduga

Ramalan Keuangan Shio 11 April 2026: Monyet Ada Pengeluaran Lebih, Babi Dapat Rezeki Tak Terduga

Ramalan keuangan shio, 11 April 2026. Beberapa shio diprediksi mendapat rezeki tak terduga, sementara lainnya perlu lebih berhati-hati dalam mengelola uang.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, bertekad bawa sentuhan baru ke dalam tim yang ia tangani. Ia mengaku ingin terapkan pengalaman dan ilmu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT