News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Keluarga, Sosok Inilah yang Lantunkan Syahadat ke Kuping Vina pada Detik-detik Nafas Terakhir, Kekasih Eky Itu...

Detik-detik napas terakhir Vina, bukan ditemani oleh keluarga, tetapi sosok inilah yang melantunkan syahadat ke kuping kekasih Eky itu hingga ajal menjemput.
Selasa, 6 Agustus 2024 - 10:22 WIB
Bukan keluarga, sosok ini yang menuntun Vina untuk syahadat detik-detik napas terakhirnya.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Akhirnya terungkap detik-detik kematian Vina yang disaksikan orang terdekatnya, bukan keluarga, sosok ini setia menemani Vina dalam menuntun hingga melantunkan syahadat ke kupingnya hingga ajal menjemput.

Proses pengungkapan kasus pembunuhan Eky dan Vina di Cirebon makin runyam, di samping itu, orang terdekat ceritakan detik-detik kematian Vina pada tahun 2016 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, sejumlah kejanggalan muncul menjadi sorotan publik di dalam kematian Eky dan Vina di Cirebon yang terjadi pada 28 Agustus 2016 silam.

Iptu Rudiana
Iptu Rudiana, Eky dan Vina. 

Dalam proses penanganan awal kasus pembunuhan ini dinilai janggal, terutama dalam menetapkan para tersangka yang kini menjadi terpidana.

Dede Riswanto (30), saksi kunci yang dibantu oleh Dedi Mulyadi mengungkap bahwa dirinya disuruh oleh Iptu Rudiana dan Aep untuk memberi keterangan atau kesaksian palsu dalam kasus pembunuhan Eky dan Vina.

Atas kesaksian tersebut, polisi menjerat delapan orang yang kini menjadi terpidana.

Di mana tujuh orang terpidana itu divonis hukuman penjara seumur hidup dan satunya sudah bebas yakni Saka Tatal.

Tujuh terpidana itu adalah Supriyanto, Jaya, Eka Sandi, Rivaldi Aditya Wardana, Sudirman, Hadi Saputra, dan Eko Ramadhani.

Di sisi lain, salah satu terpidana kasus pembunuhan, Hadi Saputra resmi melaporkan Iptu Rudiana ke Bareskrim Polri beberapa waktu lalu. Laporan pihak terpidana ke Iptu Rudiana ini atas dugaan penganiayaan yang dialaminya.

Detik-detik kematian Vina

Mega dan Widi, sosok sahabat Vina yang mengetahui kejadian terakhir Vina sebelum pergi bersama Eky dan dinyatakan kecelakaan.

Dua sahabat almarhum Vina ini mengaku sangat dekat dan mengetahui keseharian dari almarhum Vina.  

Bahkan sebelum Vina ditemukan tewas, mereka sempat berkomunikasi. 

Berdasarkan skenario awal, Eky dan Vina disebut kecelakaan tunggal menggunakan motor Eky.

Keduanya pun melihat kondisi terakhir Vina di rumah sakit, seakan-akan tak percaya melihat sosok sahabatnya itu pergi di hadapannya.

"Gemeter juga, aku telpon tuh berkali-kali hape si Vina, empat kali (ditelpon) yang pertama tuh gak aktif, kedua, nyambung tapi tak diangkat, ketiga, diangkat tapi tidak ada suaranya," ucap widi sebagaimana dilihat youtube Kang Dedi Mulyadi.

"Habis itu dimatiin hape si Vina, yang keempat baru diangkat," terangnya.

Kemudian, ada yang mengangkat telpon dari handphone Vina, petugas dari Polsek Talun memberi informasi kepada Widi bahwa Vina mengalami kecelakaan tunggal bersama Eky.

"Dari Polsek Talun, dia memperkenalkan diri tapi tak menyebut nama," jelas Mega, salah satu sahabat Vina.

"Yang laki-laki (Eky) meninggal di tempat, yang perempuan dibawa ke rumah sakit Gunung Jati," terang Widi kembali.

Mendengar kabar tak mengenakan soal Vina, Mega dan Widi hanya bisa melongo dan lemas seolah tak percaya.

Mega dan Widi pun memutuskan untuk ke rumah sakit, kurang lebih pukul setengah 1 dini hari.

"Aku lihat Vina, cuma gak berani nyimpulin kondisinya seperti apa," terangnya.

"Kata kamu itu kecelakan?" tanya Dedi Mulyadi.

"Dikasih keterangannya kecelakaan sama Polsek," terang Widi.

Dia mengaku hanya menerima informasi yang diberikan oleh polisi terkait penyebab kondisi Eky dan Vina yakni kecelakaan.

Mereka pun sempat menuntun syahadat jelang napas terakhir sang sahabat, Vina.

Vina
Widi dan Mega, dua sosok sahabat Vina. 

Keduanya menemani Vina hingga akhir hayatnya, dalam masa kritis.

"Sama si Perawat Cowo,'sini neng, ini temannya biar cepet,'" ucapnya saat diminta untuk menuntun melantunkan syahadat ke Vina.

"Kalau gak salah aku kuping kiri, dan Mega kuping kanan, sudah itu aku melongo dulu di depan," ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Widi mengaku sangat syok hingga tak tahu harus berbuat apa.

Sementara Mega langsung pingsan setelah Vina menghempuskan napas terakhirnya dan dinyatakan meninggal. (ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penampakan Indra Kenz Saat Dijebloskan ke Penjara Lagi Usai Status Pembebasan Bersyarat Resmi Dicabut

Penampakan Indra Kenz Saat Dijebloskan ke Penjara Lagi Usai Status Pembebasan Bersyarat Resmi Dicabut

Sebagai tindak lanjut, Indra Kenz langsung dijemput oleh petugas dan dijebloskan ke Lapas Kelas I Tangerang. Indra Kenz tak lagi mendekam di Lapas Kelas IIA Cibinong.
Warga Puncu ke Surabaya, Gugat Rencana Aktivitas Tambang

Warga Puncu ke Surabaya, Gugat Rencana Aktivitas Tambang

Warga Puncu, Kediri, menolak rencana aktivitas tambang sirtu PT Epas dan meminta evaluasi izin serta dampak lingkungan sebelum tambang kembali beroperasi.
Tinjau KSPEAN Wanam, Menteri Dody Pastikan Panen Perdana Dukung Visi Presiden Prabowo

Tinjau KSPEAN Wanam, Menteri Dody Pastikan Panen Perdana Dukung Visi Presiden Prabowo

Menteri Dody memastikan kesiapan infrastruktur sumber daya air untuk mendukung pengembangan lahan pertanian hingga panen perdana.
Meski Dinyatakan Tidak Melakukan Pelanggaran Seksual, Ko Hee-jin Tetap Mendapat Sanksi dari KOVO Gara-gara ini

Meski Dinyatakan Tidak Melakukan Pelanggaran Seksual, Ko Hee-jin Tetap Mendapat Sanksi dari KOVO Gara-gara ini

Federasi bola voli Korea Selatan (KOVO) telah menjatuhkan sanksi terkait kasus pelecehan seksual yang terjadi didalam skuad Red Sparks beberapa waktu yang lalu.
Dakwaan Jaksa ke Febrie Adriansyah Dinilai Terlalu Dini Tarik Kesimpulan

Dakwaan Jaksa ke Febrie Adriansyah Dinilai Terlalu Dini Tarik Kesimpulan

PN Tipikor telah menggelar sidang pembacaan dakwaan dugaan TPPU yang menyeret eks Jampidsus, Febrie Adriansyah Cs pada Rabu (7/10/2026) kemarin.
Fadli Zon Tegaskan Komitmen Indonesia Perkuat Peran UNESCO sebagai Pilar Perdamaian Dunia

Fadli Zon Tegaskan Komitmen Indonesia Perkuat Peran UNESCO sebagai Pilar Perdamaian Dunia

Sidang Dewan Eksekutif UNESCO dibuka oleh Direktur Jenderal UNESCO, Prof. Khaled El-Enany, dan dipimpin oleh Ketua Dewan Eksekutif UNESCO, Dr. Nasser Bin Hamad Al Hinzab dari Qatar pada Kamis (8/10/2026).

Trending

Bek Asing Persib Diduga Kena Serangan Rasial, Igor Tolic dan Luka Menalo Pasang Badan untuk Gabriel Mutombo

Bek Asing Persib Diduga Kena Serangan Rasial, Igor Tolic dan Luka Menalo Pasang Badan untuk Gabriel Mutombo

Persib Bandung berhasil mencatatkan remontada dengan kemenangan 3-1 atas Port FC di Stadion Thammasat, Kamis (8/10/2026).
Cetak Gol dan Assist Kemenangan dari Port FC, Luka Menalo Puji Kekompakan Skuad Persib

Cetak Gol dan Assist Kemenangan dari Port FC, Luka Menalo Puji Kekompakan Skuad Persib

Persib tampil gemilang dalam laga pekan perdana di ASEAN Club Championship 2026/2027.
Siap Duet dengan Megawati Hangestri, Setter Timnas Voli Putri Korea Selatan Ungkap Keunggulan Megatron

Siap Duet dengan Megawati Hangestri, Setter Timnas Voli Putri Korea Selatan Ungkap Keunggulan Megatron

Kim Da-in siap membangun duet bersama Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate. Setter timnas Korea Selatan itu pun mengungkap keunggulan Megatron dalam tim.
Media Thailand Beritakan Jirayut setelah Viral Ikut Dukung Timnas Indonesia, Ini Reaksi sang Pedangdut

Media Thailand Beritakan Jirayut setelah Viral Ikut Dukung Timnas Indonesia, Ini Reaksi sang Pedangdut

Pedangdut asal Thailand, Afisan Jehdueramae atau Jirayut bangga bisa masuk media pemberitaan asal Thailand karena dukung Timnas Indonesia dan The War Elephants.
Profil Nazmi Nasaruddin, Wasit Asal Malaysia yang Batalkan Penalti Mariano Peralta di Laga Persib Bandung vs Port FC

Profil Nazmi Nasaruddin, Wasit Asal Malaysia yang Batalkan Penalti Mariano Peralta di Laga Persib Bandung vs Port FC

Profil Nazmi Nasaruddin, pengadil lapangan laga Persib Bandung vs Port FC di ASEAN Club Championship 2026 di Thammasat Stadium, Pathum Thani, Kamis (8/10/2026).
John Herdman Bicara soal Grup Neraka Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Singgung Jepang dan Qatar

John Herdman Bicara soal Grup Neraka Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Singgung Jepang dan Qatar

John Herdman menyadari Timnas Indonesia mendapat tantangan berat di Piala Asia 2027. Tergabung bersama Jepang, Qatar, dan Thailand, Herdman justru antusias.
500 Kuota Pertama Undangan Upacara Hari Jadi ke-81 Jatim Ludes, Gubernur Khofifah Apresiasi Antusiasme Masyarakat

500 Kuota Pertama Undangan Upacara Hari Jadi ke-81 Jatim Ludes, Gubernur Khofifah Apresiasi Antusiasme Masyarakat

Gubernur Khofifah apresiasi tingginya antusiasme masyarakat ikuti Upacara Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT