GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ada Perempuan di Malam Kematian Vina Ngaku Sebagai Teman, Sosok Ini Berani Katakan ke Dedi Mulyadi Kalau Sosok itu...

Drama kasus pembunuan Eky dan Vina, saksi baru dihadirkan oleh Dedi Mulyadi, mengaku melihat detik-detik di malam meninggalnya Vina di jembatan talun Cirebon.
Rabu, 7 Agustus 2024 - 13:54 WIB
Ada Perempuan di Malam Kematian Vina Ngaku Sebagai Teman, Sosok Ini Berani Katakan ke Dedi Mulyadi Kalau Sosok itu...
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Seorang saksi baru dihadirkan oleh Dedi Mulyadi, ia mengaku melihat detik-detik di malam meninggalnya Vina di jembatan talun Cirebon.

Mantan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi menghadirkan saksi baru dalam kasus pembunuhan Eky dan Vina pada tahun 2016 silam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagaimana diketahui, Dedi Mulyadi sudah mengawal kasus Vina Cirebon sejak awal, dengan mewawancarai ke para pihak terkait dan juga saksi.

Dedi Mulyadi juga yang pertama kali memunculkan sosok Dede Riswanto (31) untuk membuka fakta mengejutkan soal keterangan palsu yang diberikan kepada polisi atas instruksi Aep dan Iptu Rudiana.

Dedi Mulyadi
Saksi baru yang dihadirkan oleh Dedi Mulyadi dalam kasus Vina Cirebon.

Aep dan Dede merupakan dua orang menjadi saksi kunci dalam kasus pembunuhan Eky dan Vina di Cirebon yang terjadi delapan tahun lalu.

Kedua sosok saksi inilah yang diterima kesaksiannya oleh Polisi dan menjerat delapan orang terpidana dalam kasus pembunuhan Vina.

Di mana tujuh orang terpidana itu divonis hukuman penjara seumur hidup.

Delapan terpidana kasus Vina, dan satunya sudah bebas yakni Saka Tatal.

tujuh terpidana itu adalah Supriyanto, Jaya, Eka Sandi, Rivaldi Aditya Wardana, Sudirman, Hadi Saputra, dan Eko Ramadhani.

Pengakuan Saksi yang melihat Vina

Seperti diketahui, skenario awal penyebab kematian Vina adalah karena kecelakaan tunggal, kemudian berubah menjadi ada peristiwa pengejaran, pelemparan hingga pengeroyokan.

Salah satu saksi, Oki menjelaskan detik-detik saat mendapatkan Vina dan Eky tergeletak di jembatan Talun pada tahun 2016 silam.

Dia mengaku telah ramai orang mengerumuni badan Eky dan Vina saat itu, kemudian datang seorang anak perempuan yang mengaku sebagai teman Vina di TKP.

"Jadi teman yang bilang itu temannya Vina itu lewatnya dari arah Sumber. Kemungkinan rame-rame terus ngelihat motornya si Eky," ucapnya dilansir youtube Kang Dedi Mulyadi.

"Dia itu kenal sama Eky atau Vina?" tanya Dedi Mulyadi.

Sosok perempuan itu lebih kenal sama Vina, sampai menangis-nangis melihat kondisinya.

"Kenal sama Vina-nya, sampai dia tuh menangis,'Ya Allah Vina, Vina, tolong, tolong, cepet naikin ke mobil, ini temen SMP saya," ucap sosok perempuan tersebut berdasarkan penuturan Oki.

Mendengar hal tersebut, Dedi Mulyadi langsung memberi pengumuman untuk mencari sosok perempuan yang mengaku teman SMP dari Vina.

"Siapa tahu ini bisa semakin menambah terang masalah ini, kan saya harus rajin nanya satu-satu, nanti jelasin ya, teteh siapa." ungkap Dedi Mulyadi.  

Oki mengaku sosok perempuan itu sangat terpukul melihat kondisi Vina di malam itu.

"Dia mencoba menelpon," ucapya.

Dia juga mengungkapkan kondisi dari Vina.

"Tangannya patah, kaki patah," terangnya sambil mencoba mengingat-ingat.

Vina
Penampakan jembatan Talun, salah satu TKP kasus pembunuhan Vina Cirebon. (tvOne/Pritta Zega)

Tak hanya itu, Vina berusaha menyentuh tangan Eky saat detik-detik ajal menjemput.

"Tangan kanan Vina patah, tangan kiri (gak patah) karena pas diangkat masih ada gerakan," terangnya.

"Berusaha menyentuh tangan Eky tapi tak bisa?" tanya Dedi Mulyadi.

"Iya Pak," jawab Oki.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut kesaksiannya, Vina tampak merintih kesakitan sambil menyebut nama Allah SWT tapi sambil mata terpejam.

"Ya Allah, Astagfirullah," coba menirukan Dedi Mulyadi dan dikonfirmasi oleh saksi. (ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

One Ok Rock Guncang Jakarta, Buka Konser dengan Puppets Can’t Control You

One Ok Rock Guncang Jakarta, Buka Konser dengan Puppets Can’t Control You

Grup asal Jepang, ONE OK ROCK sukses mengguncang Jakarta dalam konser bertajuk ONE OK ROCK Detox Asia Tour in Jakarta.
ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

Grup asal Jepang, ONE OK ROCK sukses menggelar konser di Jakarta bertajum ONE OK ROCK Detox Asia Tour 2026.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.

Trending

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

Grup asal Jepang, ONE OK ROCK sukses menggelar konser di Jakarta bertajum ONE OK ROCK Detox Asia Tour 2026.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT