News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meraup Untung dari Mengolah Labu Kuning Menjadi Tepung

Setelah berhasil membuat usaha aneka kue dengan bahan dasar labu segar, warga di Jekulo, Kudus, Jawa Tengah, kini mengolah labu kuning menjadi tepung labu.
Rabu, 19 Januari 2022 - 13:18 WIB
Ibu rumah tangga mengolah labu kuning di Bulungcangkring, Jekulo, Kudus, Jawa Tengah.
Sumber :
  • Tim tvOne - Galih Manunggal

Kudus, Jawa Tengah - Setelah berhasil membuat usaha aneka kue dengan bahan dasar labu segar, warga Bulungcangkring, Kecamatan Jekulo, Kudus, Jawa Tengah kembali mengembangkan usahanya dengan mengolah labu kuning menjadi tepung labu. Tepung ini selain digunakan untuk bahan membuat kue juga dipesan konsumen untuk bahan kosmetik.

Adalah Nurhayati, seorang ibu rumah tangga asal Desa Bulungcangkring, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, yang membuat aneka olahan dengan memanfaatkan sayuran jenis labu kuning. Dengan olahan tersebut Nurhayati dapat membuat aneka kue kering maupun basah seperti donat, brownies basah maupun kering.

Nurhayati menuturkan ide awal membuat tepung labu tersebut muncul di saat puncak puncaknya pandemi Covid-19. Saat itu pesanan kuenya sepi sedangkan banyak petani yang menawarkan labu kuning kepadanya. Agar labu tersebut tidak sia-sia akhirnya dirinya mencoba untuk membuat tepung labu.

“Awalnya saat mulai pandemi banyak petani labu yang menawarkan labunya dan saya coba bikin tepung labu. Satu setengah kilo labu segar hanya bisa jadi 115 gram tepung labu. Makanya saya butuh lebih banyak lagi labu dan itu tentu saja bisa membantu para petani labu.” kata Nurhayati.

Untuk membuat tepung labu tersebut dirinya masih mengandalkan panas matahari, karena belum memiliki alat pengering elektronik. Sehingga di saat musim hujan seperti ini menjadi kendala bagi dirinya.
 
Seiring berjalannya waktu dirinya terus mengembangkan usahanya dengan memanfaatkan bahan dasar berbahan dasar labu kuning atau waluh, kini Nurhayati berhasil membuat olahan labu kuning menjadi tepung.

Setelah jatuh bangun merintis usaha sejak tahun 2017, akhirnya usahanya kini sukses dengan mengembangan bisnis olahan labu dan mulai dikenal oleh masyarakat luas. Hal ini terlihat dengan adanya pesanan tepung labu dari luar yang digunakan untuk pembuatan kue dan juga sebagai bahan pembuatan kosmetik.

Olahan berbahan dasar labu kuning ini selain memiliki banyak kandungan kesehatan, juga bisa membuat lidah penikmatnya bergoyang. Salah satu pelanggan mengatakan kue dari labu kuning ini bisa menjadi primadona baru.

Pasalnya, bisa sebagai pengganti tepung terigu yang sudah biasa digunakan. Dengan kue dari labu ini memiliki banyak kandungan yang menyehatkan.

“Rasanya makanan yang berbahan dasar labu kuning ini lain ya memang enak dan nggak seperti biasanya yang pakai tepung terigu. Pokoknya enak nggak bisa dibayangkan.” Tutur Nora Kusfiani salah seorang pelanggan.

Selain aneka kue basah dan tepung, di tangan Nurhayati ini labu kuning juga dapat dibuat minuman seperti dawet labu yang segar dan nikmat. Nurhayati akan terus berinovasi dengan labu kuningnya agar bisa lebih bermanfaat dan tentunya menambah pundi pundi rupiah. (Galih Manunggal/Buz)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Bukan Sekadar Pajangan, Dedi Mulyadi Sebut Budaya Cirebon Bisa Jadi Mesin Pencetak Uang

Bukan Sekadar Pajangan, Dedi Mulyadi Sebut Budaya Cirebon Bisa Jadi Mesin Pencetak Uang

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), menekankan bahwa kebudayaan tidak boleh lagi dipandang sebelah mata dalam pembangunan daerah. 
Ramalan Keuangan Zodiak 4 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 4 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 4 April 2026 untuk Aries hingga Virgo. Simak peluang pemasukan, potensi pengeluaran, dan tips agar finansial tetap stabil.
Dedi Mulyadi Geleng Kepala Lihat Kumuhnya SMK Negeri 2 Subang dan PAUD di Dalamnya

Dedi Mulyadi Geleng Kepala Lihat Kumuhnya SMK Negeri 2 Subang dan PAUD di Dalamnya

Dedi Mulyadi soroti kondisi kumuh SMK Negeri 2 Subang dan PAUD di dalamnya. Fasilitas dianggap tak terawat dan kebersihan jadi perhatian serius saat sidak.
Polda Jabar Klaim Pengamanan Mudik 2026 Efektif, Angka Kecelakaan Turun Hingga 76 Persen

Polda Jabar Klaim Pengamanan Mudik 2026 Efektif, Angka Kecelakaan Turun Hingga 76 Persen

Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat (Polda Jabar) melaporkan pencapaian positif selama pelaksanaan arus mudik Lebaran 2026. 
Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Meski Ancaman Tsunami Imbas Gempa M 7,6 Dicabut BMKG, Warga tetap Jaga Keselamatan

Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Meski Ancaman Tsunami Imbas Gempa M 7,6 Dicabut BMKG, Warga tetap Jaga Keselamatan

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengingatkan warga Malut tetap waspada meski peringatan dini tsunami akibat gempa bumi M 7,6 dicabut BMKG.

Trending

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Kegagalan Timnas Indonesia jadi juara di FIFA Series 2026 justru memicu sorotan luas dari berbagai media luar negeri. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, SMK Pertanian di Subang Tapi Sistem Kelola Sampah Mandiri Terhenti

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, SMK Pertanian di Subang Tapi Sistem Kelola Sampah Mandiri Terhenti

Dedi Mulyadi soroti SMK Negeri 2 Subang yang  sistem pengelolaan sampah organik dan anorganik secara mandiri oleh siswa terhenti, padahal sekolah pertanian.
Stok Beras Melimpah, Bos Bulog Minta Warga Tak Panik

Stok Beras Melimpah, Bos Bulog Minta Warga Tak Panik

Direktur Utama Perum Bulog, Agmad Rizal Ramdhani, menghimbau warga agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh situasi panas geopolitik yang melanda wilayah Timur Tengah. 
Dedi Mulyadi Suruh Siswa Jalan Kaki dan ASN WFH Sebelum Instruksi dari Pusat, Hasilnya Bikin Geleng-geleng

Dedi Mulyadi Suruh Siswa Jalan Kaki dan ASN WFH Sebelum Instruksi dari Pusat, Hasilnya Bikin Geleng-geleng

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) membeberkan keuntungan besar di balik kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur di lingkungan Pemprov Jabar. 
Penampilan Gemilang Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026 Tak Lepas dari Dukungan Sosok Ini

Penampilan Gemilang Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026 Tak Lepas dari Dukungan Sosok Ini

Dony Tri Pamungkas tampil gemilang di FIFA Series 2026 bersama Timnas Indonesia. Performa impresifnya tak lepas dari peran penting Rizky Ridho.
Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Pengalaman pahit harus dirasakan oleh Amsal Sitepu, seorang pegiat ekonomi kreatif yang sempat mendekam di balik jeruji besi selama 131 hari. 
JPU Bantah Pernyataan Nadiem Makarim Soal Hal Ini

JPU Bantah Pernyataan Nadiem Makarim Soal Hal Ini

Pernyataan eks Mendikbudristek Nadiem Makarim yang mengklaim mendapatkan persetujuan dari jaksa pengacara negara untuk melanjutkan proses pengadaan Chromebook dinilai tak sesuai dengan fakta persidangan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT