News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Serda Ucok Tigor yang Habisi Nyawa Preman di Lapas Cebongan? Begini Kabar Terakhir Mantan Anggota Kopassus Itu

Serda Ucok bersama 12 rekannya dari pasukan elit Kopassus terlibat dalam penyerangan di lembaga pemasyarakatan kelas Cebongan, Sleman. Bagaimana cerita awalnya?
Senin, 12 Agustus 2024 - 18:01 WIB
Masih Ingat Serda Ucok Tigor yang Habisi Nyawa Preman di Lapas Cebongan? Begini Kabar Terakhir Mantan Anggota Kopassus Itu
Sumber :
  • Tangkapan layar

Komandan mengatakan agar para anggota menahan diri tapi tentunya tidak semudah itu. Darah para prajurit seakan mendidih mendengarkan rekan mereka dibunuh dengan cara yang sangat sadis. 

Masih Ingat Serda Ucok Tigor yang Habisi Nyawa Preman di Lapas Cebongan? Begini Kabar Terakhir Mantan Anggota Kopassus Itu

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Begitupun dengan Serda Ucok Tigor Simbolon atau kerap dipanggil dengan nama Serda Ucok. 

Ia berusaha sekuat mungkin menahan emosi namun masih tetap mencari tahu informasi para preman tersebut. 

Dari sinilah diperoleh informasi, ternyata sekelompok preman tersebut juga pernah menyerang anggota TNI lainnya yakni Sertu Sriyono yang merupakan anggota Kodim 0734 Yogyakarta. 

Sertu Sriyono sempat mengalami koma setelah dibacok oleh gerombolan Dicky dan Dedi. Hal yang membuat Serda Ucok naik pitam, sebab sertu Sriyono merupakan sahabat dekatnya. 

Ia bahkan dikatakan berutang nyawa kepada Sertu Sriyono karena pernah diselamatkan dalam sebuah operasi militer di Aceh.

Fakta demi fakta yang terungkap membuat Serda Ucok semakin terbakar amarah. 

Informasi yang berhasil dihimpun, Dicky Ambon atau memiliki nama lengkap Hendrik Benyamin Angel Sahetapi ternyata memang merupakan seorang pembuluh sekaligus seorang pemerkosa. 

Ia pernah membunuh seorang mahasiswa di tahun 2002 dan melakukan pemerkosaan di tahun 2007. Kemungkinan masih banyak lagi kejahatan yang belum terungkap. 

Sementara pelaku lainnya yaitu Juan atau yang memiliki nama lengkap Yohanes Juan Manbait ternyata merupakan mantan anggota kepolisian ia dipecat dari satuan karena kasus narkoba. 

Sebenarnya pada saat itu Juan sedang menjalani masa bebas bersyarat. Dua orang anggota Kopassus yang menjadi korban seolah menunjukkan bahwa preman tersebut sangat semena-mena melakukan kejahatan. 

Emosi Serda Ucok semakin meluap-luap, bersama dengan Serda Sugeng dan Koptu Kodik, mereka mencoba mengajak anggota lainnya untuk melakukan pembalasan. 

Singkat cerita terkumpul 12 anggota prajurit yang siap untuk melakukan operasi penyerangan. 

Pada hari Sabtu 23 April 2013 mereka pun berangkat mengarah ke lapas Cebongan. Beberapa pucuk senjata sudah disiapkan di belakang mobil. 

Masih Ingat Serda Ucok Tigor yang Habisi Nyawa Preman di Lapas Cebongan? Begini Kabar Terakhir Mantan Anggota Kopassus Itu

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di antaranya tiga senjata AK-47, dua pucuk replika AK-47, sebuah pistol, serta beberapa peledak berupa granat. 

Masing-masing prajurit mengenakan penutup muka dan juga rompi. Tepat pukul 12.00 malam mereka sampai di depan gerbang lapas, dan mengaku sebagai aparat dari Polda Yogyakarta. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perjalanan Addie MS Kenal Musik Orkestra hingga Dirikan Twilite Orchestra

Perjalanan Addie MS Kenal Musik Orkestra hingga Dirikan Twilite Orchestra

Berikut rekapan perjalanan panjang Addie MS, maestro musik Indonesia, mulai dari mengenal musik orkestra hingga membentuk Twilite Orchestra pada 1991 silam.
Diduga Dipicu Puntung Rokok, Karhutla Hanguskan Hampir 1 Hektare Lahan di JSC Palembang

Diduga Dipicu Puntung Rokok, Karhutla Hanguskan Hampir 1 Hektare Lahan di JSC Palembang

Dansatgas Darat Karhutla Sumsel yang juga Danrem 044/Garuda Dempo, Brigjen TNI Khabib Mahfud, turun langsung ke lokasi untuk memantau proses pemadaman. Sedikitnya puluhan personel gabungan dari TNI, pemadam kebakaran (Damkar), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dikerahkan. Petugas juga menerjunkan hampir 10 unit mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan api.
Kuasa Hukum 86 Korban Buka-bukaan soal Kasus Dugaan Penipuan Emas, Sebut Ada Modus Beli 5 Gram Dapat Bonus 4 Gram

Kuasa Hukum 86 Korban Buka-bukaan soal Kasus Dugaan Penipuan Emas, Sebut Ada Modus Beli 5 Gram Dapat Bonus 4 Gram

Kuasa hukum 86 korban kasus dugaan penipuan investasi emas dan perak oleh PT DGJ memberikan keterangan di Bareskrim Polri, Jumat (9/10/2026). Ada beberapa modus yang digunakan dalam kasus ini.
Resmi Menikah dengan Jang Dong Yoon, Ini Daftar Film dan Drama yang Dibintangi Kim Seung Yoon

Resmi Menikah dengan Jang Dong Yoon, Ini Daftar Film dan Drama yang Dibintangi Kim Seung Yoon

Resmi menikah dengan Jang Dong Yoon, ini daftar film dan drama yang dibintangi aktris Kim Seung Yoon.
Rio Ferdinand dan Ryan Giggs Siap Hidupkan Rivalitas Manchester United Vs Arsenal di SUGBK

Rio Ferdinand dan Ryan Giggs Siap Hidupkan Rivalitas Manchester United Vs Arsenal di SUGBK

Meski hanya berstatus laga ekshibisi, legenda Manchester United, Rio Ferdinand tidak ingin sekadar datang untuk menikmati pertandingan.
Begini Kronologi Kasus Dugaan Penipuan Emas yang Menyeret Artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen

Begini Kronologi Kasus Dugaan Penipuan Emas yang Menyeret Artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen

Kirana Larasati maupun Jennifer Coppen sudah memberikan klarifikasi terkait kasus yang tengah menjadi sorotan publik ini. Simak selengkapnya dalam berita ini.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT