GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ustaz Fatih Karim Murka Tahu Cut Intan Nabila di-Smackdown Suaminya, Sambil Tunjuk-tunjuk Tantang Armor Toreador: Biadab! Saya Menantang Anda...

Ustaz Fatih Karim murka mengetahui Cut Intan Nabila di-KDRT oleh suaminya, sambil tunjuk-tunjuk, ia menantang Armor Toreador: Biadab! Saya menantang Anda...
Rabu, 14 Agustus 2024 - 19:32 WIB
Ustaz Fatih Karim tantang Armor Toreador yang lakukan KDRT terhadap Cut Intan Nabila
Sumber :
  • kolase foto tim tvOnenews

tvOnenews.com - Baru-baru ini dunia maya dihebohkan dengan isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami oleh mantan atlet anggar, Cut Intan Nabila.

Mantan atlet serta selebgram cantik tersebut mendapatkan KDRT dari sang suami, Armor Toreador.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rekaman CCTV yang memperlihatkan kekerasan Armor kepada Intan pertama kali diunggah oleh Intan sendiri pada laman Instagram-nya @cut.intannabila pada Selasa (13/8/2024).


Cut Intan Nabila mendapat KDRT dari Armor Toreador. Sumber: Intagram @cut.intannabila
 

Dalam video tersebut, Intan dan sang suami tengah berada di atas kasur, yang juga terlihat ada bayi mereka.

Sebelum kekerasan terjadi, Intan dan Armor sempat terlibat cekcok, namun suara tidak terdengar jelas dalam video.

Lalu Armor tampak mendaratkan beberapa kali pukulan kepada sang istri hingga tergeletak di kasur dan berteriak kesakitan.

Parahnya, kaki Armor juga terlihat sedikit menendang sang bayi yang posisinya berada di belakangnya.

Pada unggahannya, Intan mencurahkan bahwa kekerasan itu bukan pertama kalinya ia dapatkan.

Ia sudah menyimpan puluhan video lain yang dijadikan sebagai bukti, sejak lima tahun berumah tangga.

Tak hanya itu, Cut Intan Nabila juga mengatakan bahwa suaminya itu sudah beberapa kali selingkuh, bahkan beberapa dengan temannya sendiri.


Cut Intan Nabila mendapat KDRT dari Armor Toreador. Sumber: Intagram @cut.intannabila
 

"Selama ini saya bertahan karna anak, ini bukan pertama kalinya saya mengalami KDRT, ada puluhan video lain yang saya simpan sebagai bukti, 5 tahun sudah berumah tangga, banyak nama wanita mewarnai rumah tangga saya, beberapa bahkan teman saya. Sudah berkali-kali saya maafkan, tapi tak pernah terbuka hatinya, ternyata benar, perselingkuhan dan KDRT tidak akan pernah berubah, maafkan saya jika selama ini menutup diri, membuat beberapa konten menyinggung, saya seorang diri tidak pernah membuka aib rumah tangga saya, saya jaga martabatnya, hari ini saya sudah tidak bisa menahan semua sendiri," tulis Cut Intan Nabila.

Kasus KDRT yang dialami Cut Intan Nabila ini juga disoroti oleh Ustaz Fatih Karim.

Melalui Instagramnya, Ustaz Fatih Karim membagikan video yang mengecam perbuatan KDRT.

Bahkan, Ustaz Fatih Karim juga mantang Armor Toreador serta laki-laki lain yang berani melakukan kekerasan kepada istrinya.

"Hei itu namanya biadab! Saya laki-laki menantang Anda, jika Anda berani memukul istri, maka batal kelaki-lakian Anda," ucap Ustaz Fatih Karim di laman Instagram-nya @fatihkarim, dikutip Rabu (14/8/2024).


Ustaz Fatih Karim tantang Armor Toreador yang lakukan KDRT terhadap Cut Intan Nabila. Sumber: kolase tim tvOnenews
 

Melalui postingannya itu, Ustaz Fatih Karim juga menghimbau kepada semua laki-laki untuk tidak pernah main tangan kepada perempuan.

Apa pun kesalahan istri, seorang wanita tidak boleh untuk dipukul. Jika sudah tidak suka, maka sebaiknya dipulangkan kepada orang tuanya secara baik-baik.

"Dan saya ingatkan sekali lagi, bukan hanya kepada dia, kepada siapa pun laki-laki, jangan pernah main tangan dengan perempuan," tegas Ustaz Fatih Karim.

"Ini perbuatan biadab, apa pun salahnya, istri itu tidak boleh dipukul. Kalau kamu sudah tidak suka, pulangkan dengan baik kepada orang tuanya," lanjutnya.

Tak hanya itu, Ustaz Fatih Karim menegaskan bahwa kekerasan terhadap perempuan merupakan yang tidak terampuni baik secara agama dan sosial.

Ustaz Fatih Karim juga menghimbau kasus ini menjadi pembelajaran kepada seluruh lak-laki agar tidak memukul istrinya.

"Kami mengutuk siapa pun laki-laki yang menjadi ayah, menjadi suami, memukuli wanita, dan itu perbuatan biadab yang secara agama tidak akan pernah terampuni dan secara sosial pasti akan merasakan dampaknya," ujar Ustaz Fatih Karim. 

"Maka ini terakhir kali, kami tidak ingin ada korban-korban lain, siapa pun, atas nama laki-laki ada yang memukul istrinya dengan sengaja," pungkasnya.

(gwn)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hadir langsung menjadi saksi pernikahan pasangan penyandang disabilitas rungu, Naila Puja Rislani dan Muhammad Sayyid Az Zahiri. Kehadiran
Trending Topic: Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Reaksi KDM soal Pemujaan dan Klenik Situs Sejarah, Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat

Trending Topic: Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Reaksi KDM soal Pemujaan dan Klenik Situs Sejarah, Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat

Berikut tiga berita terpopuler di tvOnenews.com yang sayang dilewatkan, mulai dari polemik LCC Kalbar hingga aksi gubernur Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda.
Warga Jabar Curhat, KWH Gratis untuk Lansia Dinilai Menambah Beban, KDM: Teteh yang Bageur, Sebelum Saya Memimpin ada 193 Ribu Rumah

Warga Jabar Curhat, KWH Gratis untuk Lansia Dinilai Menambah Beban, KDM: Teteh yang Bageur, Sebelum Saya Memimpin ada 193 Ribu Rumah

Dalam unggahan video terbaru di akun Instagramnya, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menanggapi keluhan seorang warga terkait program KWH gratis bagi jompo atau lansia
Kata Media Korea Setelah Megawati Hangestri Gabung Hillstate: Ko Hee-jin yang Tersenyum Kini Menangis

Kata Media Korea Setelah Megawati Hangestri Gabung Hillstate: Ko Hee-jin yang Tersenyum Kini Menangis

Media Korea Selatan soroti reaksi pelatih Red Sparks Ko Hee-jin setelah mantan anak asuhnya Megawati Hangestri berlabuh ke tim rival Suwon Hyundai Hillstate.

Trending

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT