GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sudah Meraih Cita-cita Sebagai Pilot, Captain Zifky Priatelna Memutuskan Resign dan Tinggalkan Impiannya Demi…

Seperti yang telah diraih oleh Captain Zifky Priatelna, seorang pilot yang telah mencapai cita-citanya dan sukses dalam profesinya. Namun ia tinggalkan demi...
Selasa, 20 Agustus 2024 - 18:49 WIB
Captain Zifky Priatelna Memutuskan Resign dan Tinggalkan Impiannya Sebagai Pilot
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube

tvOnenews.com - Menjadi seorang pilot merupakan cita-cita bagi sebagian orang termasuk anak-anak. Bukan hal yang mudah untuk meraih mimpi menjadi seorang pilot.

Seperti yang telah diraih oleh Captain Zifky Priatelna, seorang pilot yang telah mencapai cita-citanya dan sukses dalam profesinya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski telah meraih kesuksesan sebagai pilot, namun Captain Zifky Priatelna memutuskan untuk meninggalkan cita-citanya ini.

Lantas, apakah yang menyebabkan Captain Zifky Priatelna memutuskan untuk meninggalkan cita-citanya sebagai pilot? Simak informasinya berikut ini

Captain Zifky Priatelna menempuh pendidikannya di pelatihan penerbangan di PLP Curug dan lulus sebagai pilot pada tahun 1990. 

Kemudian, Captain Zifky mulai bergabung pada salah satu maskapai penerbangan.

“Setelah saya menjadi pilot, sungguh-sungguh apa yang saya perkirakan itu semua terjadi, uang begitu banyak. Di masa muda saya berlimpah dengan uang,” ungkap Captain Zifky dari tayangan di Youtube SOLUSI TV.

Sebagai pilot muda, Captain Zifky mulai mengejar keinginannya untuk mengejar kepuasan dengan uang yang berlimpah dan prestasinya. 

Dari tahun ke tahun Zifky menjalani pekerjaannya sebagai pilot. Meski seluruh kemewahan telah ia miliki, namun dirinya tetap merasakan kehampaan dalam hidupnya.

Dengan kemewahan serta jam terbang yang begitu tinggi, Ia sempat berada di titik hampa serta merasa bingung apalagi yang harus dicari untuk mendapat kebahagiaan.

“Sampai satu titik di tahun 1996, saya masuk pada sebuah titik dimana apa yang saya miliki sama sekali tidak mendatangkan kepuasan, kebahagiaan. Di titik itu apa yang saya rasakan hampa,” ujar Captain Zifky.

“Apa yang dikatakan kesenangan dunia semua saya miliki, uang, teman, dunia malam, pesta pora dan segala gemerlapnya. Tapi ternyata bukan itu,” lanjutnya.

Sampai satu kali pilot muda ini masuk ke sebuah acara ibadah. Pengkhotbah yang sedang berkhotbah tersebut mengatakan bahwa hidup dalam dunia ini semuanya sia-sia. 

“Hanya hidup dekat Tuhan dan takut akan Tuhan yang membuat hidup kita dalam kebahagiaan,” tutur Captain Zifky menirukan pengkhotbah itu.

Pernyataan tersebut menjadi sebuah jawaban atas kegelisahan serta kehampaan hidup yang ia rasakan saat itu. 

“Saya pikir saya harus kembali kepada Tuhan. Di situ saya merasakan di situ saya harus berbalik,” katanya.

Akhirnya ia memutuskan untuk menghentikan semua kegiatan yang pernah ia lakukan. Dengan membatasi teman-teman lama dan mulai masuk ke kegiatan-kegiatan pelayanan. 

Terutama pada pelayanan kemanusiaan. Captain Zifky pun menjelajah ke pelosok Indonesia dan melihat fakta bahwa mereka hidup di bawah garis kemiskinan. 

“Itu sangat mengganggu saya. Beban pelayanan kemanusiaan makin hari makin rasanya menjadi prioritas,” jelas Captain Zifky. 

“Kebahagiaan saya mulai beralih. Kalau saya terbang kemudian dapat uang ini itu, tidak sebahagia kalau saya duduk dan melayani,” sambungnya.

Dan di situ lah Captain Zifky merenung di hadapan Tuhan-nya dan bertanya apakah harus meninggalkan pekerjaan sebagai pilot. 

“Waktu saya berdiskusi dengan istri, sama sekali tidak ada keberatan. Dia cuman bilang kalau memang itu panggilan Tuhan, jalani,” kenangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Captain Zifky pun akhirnya membuat surat resign dari pekerjaanya sebagai seorang pilot. Kini ia mendedikasikan hidupnya untuk misi-misi kemanusiaan.

Melayani anak-anak yang membutuhkan dan memberikan mereka kehidupan yang layak. Mantan pilot itu yakin anak-anak yang diasuhnya kelak akan menjadi orang yang bermanfaat. (amr/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengenal Alfin Faiz Kelilauw, Bek Muda yang Direkomendasikan Andik Vermansah ke John Herdman

Mengenal Alfin Faiz Kelilauw, Bek Muda yang Direkomendasikan Andik Vermansah ke John Herdman

Mengenal Alfin Faiz Kelilauw, bek muda potensial yang direkomendasikan Andik Vermansah ke Timnas Indonesia setelah dipantau langsung John Herdman.
Longsor Terjang Dua Kecamatan di Kulon Progo Usai Hujan Lebat, Sejumlah Rumah Warga Rusak

Longsor Terjang Dua Kecamatan di Kulon Progo Usai Hujan Lebat, Sejumlah Rumah Warga Rusak

Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta sejak Senin (16/2/2026) sore hingga Selasa (17/2/2026) dini hari memicu tanah longsor di dua kapanewon.
MUI Jawab 'Menohok' Soal Perbedaan Awal Ramadan Pemerintah dan Muhammadiyah

MUI Jawab 'Menohok' Soal Perbedaan Awal Ramadan Pemerintah dan Muhammadiyah

Perbedaan awal Ramadan 1447 Hijriah antara pemerintah dan Muhammadiyah kembali terjadi tahun ini. Di tengah potensi perdebatan di masyarakat, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai perbedaan waktu memulai puasa merupakan hal yang wajar dalam praktik keagamaan di Indonesia.
BMKG Imbau Waspadai Gelombang Tinggi di Perairan Sumatera Utara

BMKG Imbau Waspadai Gelombang Tinggi di Perairan Sumatera Utara

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau nelayan dan pemangku kepentingan lainnya agar waspada potensi gelombang tinggi yang dapat terjadi
Mantan Pelatih Khabib Nurmagomedov Sambut Cain Velasquez Usai Bebas dari Penjara: Kamu Adalah Inspirasi Seluruh Dunia

Mantan Pelatih Khabib Nurmagomedov Sambut Cain Velasquez Usai Bebas dari Penjara: Kamu Adalah Inspirasi Seluruh Dunia

Mantan Pelatih Khabib Nurmagomedov, Javier Mendez menyambut hangat kembalinya mantan juara UFC, Cain Velasquez yang resmi bebas dari penjara.
Pesan Haedar Nashir soal Perbedaan Awal Puasa Ramadan: Sikapi dengan Cerdas dan Tasamuh

Pesan Haedar Nashir soal Perbedaan Awal Puasa Ramadan: Sikapi dengan Cerdas dan Tasamuh

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir mengajak umat Islam menyikapi perbedaan penetapan awal puasa dengan cerdas dan penuh tasamuh atau toleransi.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Daftar 3 Pemain Keturunan Top yang Tak Perlu Dinaturalisasi untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series, John Herdman Tertarik?

Daftar 3 Pemain Keturunan Top yang Tak Perlu Dinaturalisasi untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series, John Herdman Tertarik?

John Herdman bisa langsung memanggil tiga pemain keturunan tanpa naturalisasi untuk FIFA Series 2026. Elkan Baggott, Ezra Walian, dan Cyrus Margono siap perkuat Timnas Indonesia?
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT