GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Raffi Ahmad Cemas! Ramalan Jeng Nimas Ungkap Bahaya Tersembunyi di Balik Pencalonan Adik Iparnya?

Raffi Ahmad was-was soal pencalonan adik iparnya. Ramalan Jeng Nimas mengungkapkan tanda bahaya yang bisa memengaruhi karier dan kehidupan Raffi kedepannya.
Senin, 26 Agustus 2024 - 17:36 WIB
Raffi Ahmad was-was soal pencalonan adik iparnya. Ramalan Jeng Nimas mengungkapkan tanda bahaya yang bisa memengaruhi karier dan kehidupan Raffi kedepannya.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Tangkapan Layar YouTube: Jeng Nimas/ Instagram @ritchieismail

tvOnenews.com - Raffi Ahmad, presenter dan selebriti terkenal di Indonesia, kini sedang menghadapi dilema yang cukup berat. 

Adik iparnya, Jeje Ritchie Ismail, yang juga suami dari Syahnaz Sadiqah, telah resmi bergabung dengan Partai Amanat Nasional (PAN) pada Senin (7/8/2023) dan menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon legislatif (caleg) di Pemilu 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah ini tentu saja menimbulkan berbagai reaksi dan spekulasi, termasuk tentang bagaimana perasaan Raffi Ahmad terhadap pencalonan ini. 

Jeng Nimas terawang perasaan Raffi Ahmad
Jeng Nimas terawang perasaan Raffi Ahmad. Sumber: Tangkapan Layar YouTube: Jeng Nimas.

Sebagai seorang publik figur yang sering menjadi pusat perhatian, Raffi Ahmad mungkin merasakan tekanan besar terkait keputusan politik keluarganya ini.

Menurut ramalan yang diungkapkan oleh Jeng Nimas, seorang peramal terkenal di YouTube, perasaan Raffi Ahmad saat ini cukup kompleks dan penuh kebimbangan. 

video yang diunggah pada kanal YouTube Jeng Nimas, ia mencoba mengungkapkan perasaan Raffi Ahmad terkait dengan pencalonan adik iparnya melalui pembacaan kartu tarot yang menarik perhatian banyak penggemar dan penonton setianya.

Jeng Nimas memulai ramalannya dengan mengajukan pertanyaan penting “Apa yang dirasakan Raffi Ahmad saat ini terkait pencalonan adik iparnya melalui partai PAN (Partai Amanat Nasional)?” 

Pertanyaan ini muncul di tengah situasi politik yang memanas, terutama setelah demo besar-besaran yang dilakukan oleh sejumlah kalangan di beberapa daerah. 

PAN, yang juga merupakan bagian dari KIM Plus, menjadi sorotan dan perbincangan hangat di kalangan pendemo.

Saat melakukan pembacaan tarot, kartu pertama yang ditarik oleh Jeng Nimas adalah kartu dengan simbol perahu. 

“Nah, cari aman. Ada simbol perahu di sini, mencari aman dulu, menjauhi dari medan peperangan,” kata Jeng Nimas. 

Kartu ini menunjukkan bahwa Raffi Ahmad saat ini cenderung mengambil sikap hati-hati dan menghindari konflik atau situasi yang berisiko. 

Hal ini dapat diartikan sebagai keinginan Raffi untuk menjaga jarak dari isu-isu politik yang berpotensi merusak reputasi dan kariernya.

Kartu kedua yang muncul adalah kartu yang menunjukkan simbol perasaan was-was dan kekhawatiran. 

“Cari aman dulu untuk saat ini. Ada fokus negatif di hatinya, pikirannya juga was-was jika kondisinya seperti ini terus karena ini juga akan mengancam dari terpilihnya adik iparnya,” jelas Jeng Nimas. 

Raffi tampaknya sangat khawatir bahwa situasi politik yang tidak menentu ini dapat berdampak negatif pada pencalonan Jeje Ritchie sebagai caleg.

Ramalan berlanjut dengan menggali lebih dalam tentang kekhawatiran Raffi Ahmad. 

Jeng Nimas menarik kartu dengan simbol roda berputar. “Roda berputar ke arah mana? Ini mengarah pada perencanaan kembali,” ungkap Jeng Nimas. 

Kartu ini melambangkan perubahan tak terduga dan perencanaan ulang yang mungkin diperlukan karena situasi yang berubah-ubah.

“Dengan adanya demo-demo ini, perasaan Raffi Ahmad menjadi was-was juga,” lanjut Jeng Nimas. 

“Untuk saat ini, dia mencari tempat yang aman dulu agar suasananya mereda. Kekhawatiran ini juga terkait dengan sebuah kerja sama, termasuk pencalonan adik iparnya, Jeje.” 

Dalam konteks ini, Jeng Nimas menjelaskan bahwa Raffi Ahmad mungkin merasa perlu menyesuaikan strategi atau rencananya, terutama dalam menghadapi berbagai isu politik yang tengah berkembang.

Kartu selanjutnya yang ditarik adalah kartu "empat tongkat", yang menggambarkan kerja sama dan stabilitas.

Namun, Jeng Nimas menambahkan, “Dengan adanya gonjang-ganjing ini, ibaratnya roda berputar, perubahan yang tidak terpikirkan sebelumnya. Ada perubahan rencana juga, rencananya semakin digodok, semakin dimatangkan, dan lain sebagainya.” 

Situasi ini membuat Raffi Ahmad harus lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan, terutama dalam konteks dukungan politik dan hubungan dengan pihak-pihak tertentu.

Namun, tidak semua ramalan membawa kabar baik. Kartu yang terakhir ditarik adalah "Delapan Pedang", sebuah kartu yang dikenal melambangkan peringatan dan potensi masalah di masa depan. 

“Ini peringatan untuk Raffi Ahmad,” tegas Jeng Nimas. “Kamu sudah dimudahkan rezekimu, diberikan kemapanan, tapi hati-hati dalam melangkah dan bekerja sama karena ada potensi delapan pedang dalam karirmu.”

Menurut Jeng Nimas, kartu ini mengindikasikan bahwa Raffi Ahmad harus sangat berhati-hati dalam semua kerja sama dan keputusan yang akan diambil ke depan, terutama terkait dengan pencalonan Jeje Ritchie. 

Ia juga menekankan pentingnya bagi Raffi untuk berbenah diri dan mengambil langkah yang lebih bijaksana agar tidak terjebak dalam situasi yang bisa merugikan kariernya di masa depan.

Ramalan ini tentu saja menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan publik. Bagaimana Raffi Ahmad akan menghadapi situasi ini? 

Apakah ia akan mengikuti saran dari Jeng Nimas dan mengambil langkah hati-hati untuk melindungi karier dan reputasinya? 

Ataukah ia akan tetap maju tanpa memikirkan risiko yang ada?

Hanya waktu yang bisa menjawab pertanyaan ini. Namun, satu hal yang pasti adalah Raffi Ahmad perlu mempertimbangkan setiap langkahnya dengan cermat di tengah situasi politik yang tidak menentu ini. 

Ramalan Jeng Nimas memberikan gambaran yang menarik tentang potensi tantangan yang dihadapi Raffi dan bagaimana ia dapat menghadapinya dengan bijaksana. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagaimanapun, keputusan ada di tangan Raffi Ahmad, dan kita hanya bisa menunggu dan melihat apa yang akan terjadi selanjutnya.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dukung Pemerintah Soal Lebaran Sederhana, Golkar Singgung Dampak Geopolitik hingga Ajak Warga Berhemat

Dukung Pemerintah Soal Lebaran Sederhana, Golkar Singgung Dampak Geopolitik hingga Ajak Warga Berhemat

DPP Partai Golkar menyatakan dukungannya terhadap imbauan pemerintah agar perayaan Lebaran 2026 digelar secara sederhana. Seruan ini dinilai relevan dengan kondisi saat ini yang turut berdampak pada situasi dalam negeri.
Link Live Streaming Final Four Liga Voli Thailand: Nakhon Ratchasima vs Diamond Food VC, Doni Haryono Jumpa Rivan Nurmulki

Link Live Streaming Final Four Liga Voli Thailand: Nakhon Ratchasima vs Diamond Food VC, Doni Haryono Jumpa Rivan Nurmulki

Link live streaming final four Liga Voli Thailand 2025-2026, di mana ada big match antara Nakhon Ratchasima vs Diamond Food VC yang mempertemukan Doni Haryono dengan Rivan Nurmulki.
Diakui Bukan Mengakui, Pengamat Belanda Mulai Puji Maarten Paes di Ajax Amsterdam

Diakui Bukan Mengakui, Pengamat Belanda Mulai Puji Maarten Paes di Ajax Amsterdam

Maarten Paes mulai bangkit di Ajax Amsterdam usai sempat dikritik. Penampilan solidnya dapat pujian Hans Kraay Jr dan jadi sinyal positif di Eredivisie.
Mengenal Damian van Rensburg, Satu-satunya Gerbong Patrick Kluivert yang Dipertahankan John Herdman di Timnas Indonesia

Mengenal Damian van Rensburg, Satu-satunya Gerbong Patrick Kluivert yang Dipertahankan John Herdman di Timnas Indonesia

Damian van Rensburg, menjadi satu-satunya gerbong kepelatihan Patrick Kluivert yang dipertahankan oleh John Herdman untuk proyek barunya di Timnas Indonesia.
Red Sparks Resmi Berpisah dengan Elisa Zanette, Pengganti Megawati Hangestri Hanya Satu Musim di Liga Voli Korea

Red Sparks Resmi Berpisah dengan Elisa Zanette, Pengganti Megawati Hangestri Hanya Satu Musim di Liga Voli Korea

Red Sparks mengumumkan bahwa mereka resmi berpisah dengan Elisa Zanette, di mana opposite pengganti Megawati Hangestri itu hanya menjalani satu musim di Liga Voli Korea.
Tas Pemudik Tertinggal di Bus, Polisi di Pemalang Kejar Bus hingga Beda Kota

Tas Pemudik Tertinggal di Bus, Polisi di Pemalang Kejar Bus hingga Beda Kota

Aksi cepat tanggap ditunjukkan petugas kepolisian di Kabupaten Pemalang saat membantu seorang pemudik yang panik karena tasnya tertinggal di dalam bus.

Trending

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyayangkan penjual cilok yang mudik berjalan kaki dari Bandung-Ciamis, Asep Kumala Seta tidak berani minta ongkos ke bos.
Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Sebanyak 17 pemain dari skuad provisional dicoret hingga akhirnya ada 24 pemain dalam skuad final Timnas Indonesia.
John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

Dari daftar nama yang dicoret, hampir seluruhnya nama berasal dari klub-klub Super League. John Herdman bahkan mencoret Ezra Walian dan Ricky Kambuaya dari daftar final Timnas Indonesia. 
Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

NAC Breda mengajukan protes dengan meminta pertandingan melawan Go Ahead Eagles diulang. Kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles dituduhkan NAC Breda karena tidak sahnya klub lawan menurunkan Dean James. 
Terancam Absen Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Terjebak Wabah di Sassuolo Jelang FIFA Series 2026

Terancam Absen Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Terjebak Wabah di Sassuolo Jelang FIFA Series 2026

Kabar mengejutkan datang jelang agenda penting Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. Wabah batuk dilaporkan melanda sejumlah rekan klub Jay Idzes di Sassuolo.
Resmi Umumkan Skuad Final FIFA Series, Ini Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia untuk Debut John Herdman

Resmi Umumkan Skuad Final FIFA Series, Ini Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia untuk Debut John Herdman

John Herdman memilih 24 pemain final Timnas Indonesia dari total 41 skuad provisional tepat pada Hari Raya Idul Fitri pada Sabtu (21/3/2026). 
Para Pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda Hadapi Masalah Besar Gara-Gara NAC Breda, Dean James dalam Ancaman

Para Pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda Hadapi Masalah Besar Gara-Gara NAC Breda, Dean James dalam Ancaman

Para pemain Timnas Indonesia di kasta tertinggi sepak bola Belanda, Eredivisie, bisa menghadapi masalah besar karena NAC Breda. Hal ini merupakan dampak dari masalah paspor sejumlah pemain diaspora.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT