News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Agar Ular Tak Masuk Rumah Benar Harus Ditaburi Garam? Panji Petualang Langsung Coba Cara itu, Hasilnya Memang...

Agar ular tak masuk rumah benar harus ditaburi garam? Panji Petualang mencoba cara itu dan membuktikan hasilnya. Simak hasil eksperimennya hanya di sini!
Selasa, 27 Agustus 2024 - 15:38 WIB
Agar Ular Tak Masuk Rumah Benar Harus Ditaburi Garam? Panji Petualang Langsung Coba Cara itu, Hasilnya Memang...
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube: Panji Petualang

tvOnenews.com - Panji Petualang, seorang ahli reptil dan pencinta alam yang terkenal di Indonesia, kembali hadir dengan eksperimen menarik seputar mitos tentang ular dan garam. 

Dalam sebuah video yang diunggah di kanal YouTube Panji Petualang lima tahun lalu, Panji mencoba membuktikan apakah benar garam dapat mengusir ular dari rumah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak masyarakat percaya bahwa ular takut dan tidak suka garam, bahkan ada yang beranggapan bahwa ular bisa mati jika terkena garam. 

Ular Sanca milik Panji Petualang
Ular Sanca milik Panji Petualang. Sumber: Tangkapan Layar YouTube: Panji Petualang.

Dalam eksperimen ini, Panji Petualang berusaha menjawab pertanyaan tersebut dengan cara yang sangat ilmiah.

Panji Petualang membuka videonya dengan pertanyaan yang sering ditanyakan oleh banyak orang: "Apakah benar ular takut dan tidak suka garam?" 

Dalam masyarakat, mitos ini sudah lama beredar dan bahkan dianggap sebagai solusi untuk mencegah ular masuk ke dalam rumah. 

Banyak yang menaburkan garam di sekitar rumah mereka dengan harapan bahwa ular tidak akan masuk. 

Namun, Panji Petualang ingin membuktikan secara langsung kebenaran dari mitos ini.

Dalam video tersebut, Panji mempersiapkan seekor ular sanca di dalam kotak plastik. Ular sanca ini dikenal memiliki kulit bersisik, sama seperti jenis ular lainnya. 

Dengan hati-hati, Panji menaburkan garam di dasar kotak plastik yang menjadi tempat ular tersebut. 

Dia ingin melihat apakah ular akan bereaksi atau bahkan takut saat menyentuh garam.

"Ketika ular disimpan di atas garam, ternyata garam hanya dianggap sebagai alas seperti tanah oleh ular," jelas Panji dalam videonya. 

Ular tersebut tidak menunjukkan reaksi apapun yang mengindikasikan ketakutan atau ketidaknyamanan. 

Bahkan, ketika garam ditaburkan langsung di atas tubuh ular, ular tetap tenang dan tidak ada tanda-tanda ketidaknyamanan.

Panji melanjutkan eksperimennya dengan mengamati ular tersebut selama beberapa menit. 

Eksperimen ular dan garam oleh Panji Petualang
Eksperimen ular dan garam oleh Panji Petualang. Sumber: Tangkapan Layar YouTube: Panji Petualang.

Ternyata, setelah beberapa waktu, ular tetap tidak menunjukkan reaksi aneh atau negatif terhadap garam. 

"Dari eksperimen ini, bisa disimpulkan bahwa garam tidak memiliki pengaruh apapun terhadap ular," tegas Panji Petualang.

Dalam penjelasannya, Panji Petualang juga membandingkan bagaimana garam bereaksi dengan hewan lain yang berlendir, seperti siput atau cacing. 

"Garam memang bisa membunuh beberapa hewan, seperti siput atau cacing, karena mereka berlendir dan tubuhnya mengandung banyak cairan. Jika terkena garam, cairan tersebut keluar dan terkontaminasi garam, menyebabkan kematian dan rasa perih," ungkap Panji. 

Namun, ular bukanlah hewan berlendir, sehingga garam tidak berpengaruh.

Panji juga memberikan tips yang lebih efektif untuk mencegah ular masuk ke dalam rumah. 

Menurutnya, menjaga kebersihan rumah dari tikus dan tumpukan barang adalah cara yang lebih efektif. 

Selain itu, menutup celah-celah yang memungkinkan ular masuk ke dalam rumah, seperti celah pintu, juga merupakan langkah pencegahan yang baik.

Dari hasil eksperimen yang dilakukan oleh Panji Petualang, jelas bahwa mitos tentang garam yang bisa mengusir ular adalah tidak benar. 

"Jika kalian melihat ular masuk rumah dan menggunakan garam untuk mengusirnya, itu hanya membuang-buang uang karena garam sekarang mahal dan sulit didapat," ujar Panji. 

"Cara terbaik untuk mencegah ular masuk rumah adalah menjaga kebersihan rumah dari tikus dan tumpukan barang, serta menutup akses masuk ular ke dalam rumah."

Panji juga menambahkan bahwa ada beberapa kabar bahwa ular tidak suka dengan wewangian tertentu. 

Hal ini benar, karena ular merasakan bau dengan lidah atau penciumannya, dan wangi tajam dapat mengganggu mereka.

Melalui eksperimen ini, Panji Petualang berhasil membuktikan bahwa garam tidak memiliki efek apapun terhadap ular. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jadi, daripada membuang-buang garam untuk mencegah ular, lebih baik menjaga kebersihan rumah dan memastikan tidak ada akses masuk bagi ular.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mendagri Tito Karnavian Buka Festival Fulan Fehan IV di NTT, Hadirkan Tarian Persahabatan Indonesia dan Timor-Leste

Mendagri Tito Karnavian Buka Festival Fulan Fehan IV di NTT, Hadirkan Tarian Persahabatan Indonesia dan Timor-Leste

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian secara resmi membuka gelaran Festival Fulan Fehan IV yang berlangsung di Desa Dirun, Lamaknen, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (27/6). 
Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang Ditangkap di Lampung, Motif Utama Hajar Korban Terungkap

Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang Ditangkap di Lampung, Motif Utama Hajar Korban Terungkap

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap motif pria inisial FP, pelaku penganiayaan pada caddy golf di Tangerang karena cemburu.
Detik-detik Via Vallen Terjatuh di Tangga Sambil Gendong Bayinya Terekam CCTV, Begini Kondisi Terbaru Sang Pedangdut

Detik-detik Via Vallen Terjatuh di Tangga Sambil Gendong Bayinya Terekam CCTV, Begini Kondisi Terbaru Sang Pedangdut

Kabar kurang menyenangkan datang dari pedangdut Via Vallen. Istri Chevra Yolandi itu mengalami insiden terjatuh saat sedang menggendong sang buah hati.
Gaungkan MBG Tetap Berjalan, Ribuan Massa Gelar Aksi Damai di DPRD Kota Probolinggo

Gaungkan MBG Tetap Berjalan, Ribuan Massa Gelar Aksi Damai di DPRD Kota Probolinggo

Dukungan terhadap program MBG menggema di Probolinggo. Ribuan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Pangan Bergizi Probolinggo Raya menggelar aksi damai
Link Live Streaming AVC Men's Cup 2026, Sabtu 27 Juni: Timnas Voli Indonesia Hadapi Tuan Rumah yang Masih Unbeaten

Link Live Streaming AVC Men's Cup 2026, Sabtu 27 Juni: Timnas Voli Indonesia Hadapi Tuan Rumah yang Masih Unbeaten

Link Live Streaming AVC Men's Cup 2026 Sabtu 27 Juni yang akan menyajikan tiga pertandingan termasuk duel Timnas Voli Indonesia vs India di babak semifinal.
Hasil Semifinal Princess Cup 2026: Bertekuk Lutut Pada Vietnam, Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Gagal Melaju ke Final

Hasil Semifinal Princess Cup 2026: Bertekuk Lutut Pada Vietnam, Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Gagal Melaju ke Final

Hasil semifinal Princess Cup 2026 yang mempertemukan Timnas Voli Putri Indonesia U-18 menghadapi Vietnam di Nakhon Ratchasima, Thailand, Sabtu (27/6/2026)

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT