GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Perayaan Imlek, Pesanan Kue Yopia Khas Lasem Meningkat

Jelang perayaan Imlek 2573, produsen kue yopia di Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, mulai sibuk memenuhi permintaan pasar. Omzet penjualan mulai meningkat
Rabu, 26 Januari 2022 - 17:35 WIB
Kue yopia khas Lasem, Rembang, Jawa Tengah
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Rembang, Jawa Tengah - Jelang perayaan tahun baru China atau Imlek 2573 yang tinggal beberapa hari lagi, produsen kue yopia di Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, mulai sibuk memenuhi permintaan pasar. Selain itu, produksi dan omzet penjualan pembuat kue yopia khas Lasem ini mulai mengalami peningkatan.

Salah satu produsen kue yopia di Desa Karangturi, Kecamatan Lasem, Waras mengaku, dalam sehari mampu memproduksi 500 sampai 600 kue yopia di hari biasa. Namun menjelang Imlek seperti sekarang ini, pesanan kue yopia mengalami peningkatan hingga 20 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Menjelang Imlek penjualan kue yopia mengalami kenaikan, di hari biasa juga ramai, tapi ini banyak pesenan datang dari lokal dan luar kota, karena yopia banyak di cari untuk oleh-oleh. Satu bungkus kotak kue yopia isi 10 dibandrol harga Rp28.500," kata Waras, Salah satu produsen kue yopia di Desa Karangturi, Kecamatan Lasem, Rabu (26/1/2022).

Waras menjelaskan, kue yopia dibuat dengan bahan baku tepung dan gula jawa. Bentuknya bundar berwarna putih, jika digigit terasa renyah dengan rongga di bagian tengah yang berisi lelehan gula. Gurih legit alami gula jawa dangat terasa kuat, inilah ciri khas yopia.

"Kue yopia ini mirip nopia, namun nopia lebih mungil dengan isian yang padat tanpa rongga. Kue yopia ini merupakan adaptasi kuliner China dan Jawa, Adonan kulitnya diadaptasi dari kue China tetapi isiannya gula jawa," jelasnya.

 


 

Waras menambahkan, dirinya merupakan generasi ketiga penerus usaha pembuatan kue yopia yang pertama didirikan oleh Tan Tjiem Liang pada tahun 1800 -an. Kue ini hanya diproduksi tiap dua hari sekali dan waktu pembuatanyya pun dimulai pukul 02.00 WIB dini hari dan selesai pukul 10.00 WIB.

"Dini hari merupakan saat yang tepat untuk membuat adonan karena udara masih dingin, semua bahan alami tanpa tambahan apapun. Ciri khas kue yopia buatan kami di permukaan kue diberi cap gambar kupu-kupu berwarna merah, sejak dulu tidak pernah berubah," pungkasnya.(Abdul Rohim/Buz).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
Rumah Sakit Mata di Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi Tingkat Asia

Rumah Sakit Mata di Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi Tingkat Asia

Healthcare Asia Awards 2026 yang merupakan ajang penghargaan yang memberikan apresiasi kepada rumah sakit dan institusi layanan kesehatan di Asia kembali digelar.
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.

Trending

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT