News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suara Hati Sebenarnya Betrand Peto untuk Sarwendah, Ternyata Sering Cium dan Peluk Karena ....

Betrand Peto akhirnya jujur soal Sarwendah, dan bagaimana arti bundanya itu dalam hidupnya, suka sedih jika ada hujatan dan komentar miring serang keluarganya.
Kamis, 3 Oktober 2024 - 14:49 WIB
Suara Hati Sebenarnya Betrand Peto buat Sarwendah, Ternyata Sering Cium dan Peluk Karena ....
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Curhatan Betrand Peto tentang sosok Sarwendah dan Ruben Onsu di hidupnya, mengaku emosi jika keluarganya dihina oleh netizen.

Keretakan rumah tangga pasangan selebritis, Ruben Onsu dan Sarwendah turut menyeret nama anak angkat mereka yakni Betrand Peto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Publik dihebohkan atas kabar Ruben Onsu dan Sarwendah memutuskan ingin cerai.

Pasalnya, kehidupan rumah tangga mereka dinilai harmonis dan tampak adem saja jauh dari kabar miring.Ā 

Kemudian, Ruben Onsu menggugat cerai Sarwendah di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pada 9 Juni 2024.

Hingga kini belum diketahui apa penyebab keretakan hubungan rumah tangga keduanya dan alasan pasti Ruben Onsu menggugat cerai sang mantan personil Cherrybelle itu.

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan resmi memutus cerai Ruben Onsu dan Sarwendah secara verstek pada Selasa (24/9/2024).

tvonenews

Curhatan Betrand Peto soal Sarwendah

Dalam acara bincang, Betrand Peto buka suara soal banyaknya komentar jahat kepada dirinya, Ruben Onsu dan Sarwendah.

"Kalau ada komentar gak enak ke Onyo, ke Ayah atau Bunda, gimana tuh, kan kadang-kadang Onyo emosi pengen balas?" tanya Melaney Ricardo sebagaimana dilihat kanal youtube pribadinya.

Onyo sapaan akrabnya, mengaku sangat marah jika keluarganya dikomentarin jahat oleh orang-orang.

"Itu sering terjadi, Onyo paling marah itu ketika My Family disenggol orang, meskipun nggak touch ya, nggak sentuh. Tapi kan dengan kata-kata," terang Betrand Peto.

Dia mengaku sangat greget sampai ingin membalas semua itu. Tetapi dirinya berpikir kembali dengan matang-matang.

"Pengen balas, cuman nggak ada hasilnya nanti, malah menjadi karier Onyo menjadi drop kan, Onyo nanti ntar saling ngomong apa, di-capture, padahal percakapan awalnya nggak seperti itu," terang dia.

"Jadi mereka capture-nya di saat Onyo lagi emosi doang, jadi Onyo takut kan. Jadi cuma bisa doa sama Tuhan," tuturnya.

Mantan penyanyi cilik ini mengaku hangat bisa berdoa untuk keluarganya.

"Tuhan, tolong bantu Onyo untuk jauhkan Ayah, Bunda, Thalia, Thania dari orang-orang yang mau jahat sama mereka," ungkapnya.

"Jadi mengapa Onyo itu mau mendapat terus tantangan dari ayah (Ruben Onsu), kalau misalnya ayah suka kasih lagu-lagu itu, supaya Onyo pengen buktiin bahwa Onyo itu bisa," terang dia.

Penyanyi berusia 19 tahun ini membuktikan kepada orang-orang yang menghujat bahwa keluarganya itu sangat baik, Ruben Onsu dan Sarwendah.

"Mereka itu orang baik, mereka orang yang sangat sayang sama Onyo," kata Betrand Peto.

"Jadi Onyo juga bingung, orang baik dihina semua orang, Onyo kadang-kadang pengen balesin," ucapnya.

Dia mengaku dilarang oleh Ruben Onsu untuk membaca komentar dari netizen.

Melaney Ricardo bertanya tentang hubungan Betrand Peto dengan Ruben Onsu sebagai ayahnya.

"Onyo tuh paling manja sama Ayah Bunda, karena ini hidup Onyo sekarang, ini yang Onyo cari dan ketemu kebahagiaannya," ucapnya bangga.

Betrand mengaku sangat bahagia sekarang menjadi bagian keluarga dari Ruben Onsu.

"Ini yang Onyo cari-cari dari dulu, dapat di sini. Makanya Onyo sedih banget ketika Ayah dikatain sama orang, bunda dikatain sama orang," ucapnya.

"Pengen bales, cuma sayang juga, pikirin juga buat adik-adik gitu," tuturnya.

Tak hanya kedua orang tua angkatnya, Onyo mengaku sangat sedih jika adik-adiknya juga menjadi sasaran hinaan oleh orang-orang tak bertanggung jawab.

"Adik-adik dihina, kadang-kadang nangis sendiri gitu, Onyo sampai menangis. Jadi emosinya keluar dengan air mata," bebernya.

"Kenapa sih? mereka salah apa sih? mereka ngapain emang, di pikiran Onyo, ngeribetin hidup orang nggak pernah, gangguin hidup orang gak pernah, ngata-ngatain orang gak pernah," ungkapan suara hati Betrand Peto.

Menjadi perbincangan hangat soal perlakuan Betrand Peto sering cium dan peluk Sarwendah, di mana hal itu ada penjelasan di baliknya.

Sarwendah pernah mengungkapkan bahwa sikap manjaĀ dari Bertrand Peto kepadanya, hal itu berasal dari budaya tempat tinggalnya di NTT.

Menurutnya, love language setiap orang berbeda-beda. Bahkan di NTT, kota kelahiran pria yang akrab disapa Onyo itu pelukan adalah hal yang lumrah untuk menunjukkan rasa sayang.

ā€œLove language di setiap keluarga berbeda-beda. Ada anak yang sama bapaknya itu nggak sampe ngobrol sama sekali. Ā Kebetulan aku dari kecil itu juga kayak gitu juga, mampi papi aku juga love language-nya physical touch.ā€ ungkapnya.

Sarwendah dan Betrand Peto
Sarwendah dan Betrand Peto.

Lebih lanjut, hal itu diakui Sarwendah ketika mengunjungi daerah tersebut, ia pun disambut dengan hangat oleh masyarakat setempat, yang memperlihatkan ikatan kekeluargaan yang erat.

"Ini memang adat mereka, jadi ketika bertemu tetangga saja peluk, cipika cipiki, memang seperti itu," tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Sarwendah menegaskan bahwa ia tidak ingin mengubah kebiasaan Betrand hanya karena kini mereka tinggal di Jakarta.

"Adat di tempat Onyo berbeda, mereka menunjukkan kasih sayang dengan cara seperti itu, jadi tidak perlu berubah hanya karena pindah ke Jakarta," jelas Sarwendah.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Koordinasi Dengan Tim Internal Terkait Adanya Dugaan Intimidasi Saksi Kasus Ijon Proyek Bekasi

KPK Koordinasi Dengan Tim Internal Terkait Adanya Dugaan Intimidasi Saksi Kasus Ijon Proyek Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berkoordinasi dengan tim internal terkait adanya dugaan intimidasi terhadap saksi kasus suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi.
Perkuat Peran Dai dalam Pembangunan Perbatasan, BNPP Tegaskan RI Tidak Membangun Tembok: Tapi Kesejahteraan

Perkuat Peran Dai dalam Pembangunan Perbatasan, BNPP Tegaskan RI Tidak Membangun Tembok: Tapi Kesejahteraan

Bersama Dai, arah pembangunan perbatasan ke depan ditujukan untuk mengubah citra wilayah perbatasan dari daerah tertinggal menjadi beranda depan negara yang maju, damai, dan sejahtera.
Kejati Jakarta Geledah Kantor Kementerian PU Terkait Dugaan Korupsi Kegiatan Tahun 2023-2024, Sita Dokumen Hingga Perangkat Elektronik

Kejati Jakarta Geledah Kantor Kementerian PU Terkait Dugaan Korupsi Kegiatan Tahun 2023-2024, Sita Dokumen Hingga Perangkat Elektronik

Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta geledah beberapa ruangan di kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Senin (9/4).
Kejagung Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Minyak Mentah dan Produk Kilang Petral Periode 2008-2015

Kejagung Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Minyak Mentah dan Produk Kilang Petral Periode 2008-2015

Tim Direktorat Penyidikan Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung menetapkan sebanyak tujuh tersangka dalam kasus dugaan pengadaan minyak mentah dan produk kilang pada Petral pada periode 2008-2015, pada Kamis (9/4).
Untuk Pertama Kalinya Jakarta Pertamina Enduro Tumbangkan Gresik Phonska, Sabet Juara di Final Four Proliga 2026 Putaran Pertama

Untuk Pertama Kalinya Jakarta Pertamina Enduro Tumbangkan Gresik Phonska, Sabet Juara di Final Four Proliga 2026 Putaran Pertama

Jakarta Pertamina Enduro akhirnya berhasil menaklukkan rival kuatnya, Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, di final four Proliga 2026. Untuk pertama kalinya JPE
Manajer Denada Ungkap 3 Fakta Terbaru soal Ressa Rosano, Hoaks hingga Gugatan Belum Dicabut

Manajer Denada Ungkap 3 Fakta Terbaru soal Ressa Rosano, Hoaks hingga Gugatan Belum Dicabut

Manajer Denada ungkap 3 fakta terbaru soal Ressa Rosano, mulai dari hoaks, gugatan belum dicabut, hingga fokus pada proses perdamaian kedua pihak.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilaiĀ oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT