GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Heroik, Prabowo Subianto Pernah Bela Mati-matian Eks TKI yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia, Prabowo: 2 Minggu Lagi Mau Digantung

Presiden terpilih Republik Indonesia ke-8, Prabowo Subianto punya kisah heroik dalam membantu perlindungan TKI yang hampir digantung karena kasus pembunuhan di
Jumat, 18 Oktober 2024 - 15:28 WIB
Kisah Heroik, Prabowo Subianto Pernah Bela Mati-matian Eks TKI yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia, Prabowo: 2 Minggu Lagi Mau Digantung
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Prabowo Subianto, Presiden terpilih Republik Indonesia ke-8, punya kisah heroik dalam membantu perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri. 

Salah satu kasus yang pernah ia tangani adalah pembebasan Wilfrida Soik, seorang TKI yang hampir menghadapi hukuman mati di Malaysia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengalaman ini diceritakan Prabowo saat debat Pilpres 2024, di mana ia menekankan pentingnya peran aktivis dalam membela hak-hak pekerja Indonesia di luar negeri. 

"Peran aktivis sangat penting dalam pembelaan hak-hak pekerja kita di luar negeri. Mereka adalah pahlawan-pahlawan," ungkapnya.

Prabowo bercerita tentang bagaimana ia mendapat informasi dari seorang aktivis mengenai Wilfrida, yang pada waktu itu hanya memiliki waktu dua minggu sebelum menghadapi hukuman gantung. 

Intervensi cepat diperlukan agar proses pembelaan dapat dilakukan. 

Kasus ini tidak hanya menjadi perhatian Prabowo, tetapi juga masyarakat luas di Indonesia, yang pada saat itu ramai mendukung dengan petisi "Save Wilfrida."

Wilfrida Soik, yang berasal dari Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), bekerja sebagai asisten rumah tangga di Malaysia sejak tahun 2010. 

Namun, pada 7 Desember 2010, insiden tragis terjadi ketika ia secara tidak sengaja membunuh majikannya saat membela diri dari kekerasan yang dialaminya. 

Tindakan tersebut membuat Wilfrida ditangkap oleh polisi di Kelantan, Malaysia, dan ia dituduh melanggar Pasal 302 Kanun Keseksaan (Penal Code) Malaysia, yang mengancamnya dengan hukuman mati.

Kasus ini mencuat di media, menggerakkan simpati banyak orang yang prihatin atas nasib TKI di luar negeri, terutama dalam situasi kekerasan yang mereka hadapi. 

Masyarakat Indonesia membuat petisi online, yang ditujukan langsung kepada Perdana Menteri Malaysia saat itu, 

Najib Razak, mendesak agar Wilfrida dibebaskan. Namun, perjuangan hukum untuk membebaskan Wilfrida tidak mudah.

Di tengah tekanan publik yang semakin besar, Prabowo memutuskan untuk terlibat langsung dalam kasus ini. 

Wilfrida Soik
Wilfrida Soik
Sumber :
  • Antara

 

Ia tidak hanya menghadiri persidangan di Malaysia, tetapi juga menyewa pengacara terkenal di Malaysia, Tan Sri Mohamad Shafee, untuk memimpin pembelaan hukum Wilfrida. 

Langkah ini menunjukkan komitmen Prabowo terhadap perlindungan TKI dan upaya diplomasi yang efektif dalam menangani masalah hukum di luar negeri.

Setelah melewati berbagai tahapan penyidikan dan persidangan, Pengadilan Banding Mahkamah Rayuan Putrajaya akhirnya memutuskan bahwa Wilfrida tidak bersalah. 

Pengadilan menemukan bahwa Wilfrida sedang mengalami gangguan mental pada saat insiden tersebut terjadi. 

Oleh karena itu, tindakannya tidak dianggap sebagai pembunuhan yang disengaja. Keputusan ini menguatkan putusan sebelumnya dari Mahkamah Tinggi Kota Bharu yang juga menyatakan Wilfrida tidak bersalah pada 7 April 2014.

Jaksa yang awalnya mengajukan banding terhadap putusan Mahkamah Tinggi Kota Bharu akhirnya menarik kembali bandingnya, dan Wilfrida terbebas dari ancaman hukuman mati. 

Setelah putusan tersebut, Wilfrida dirawat di Rumah Sakit Jiwa Permai di Johor Bahru dan memperoleh pengampunan dari Sultan Kelantan. 

Pada akhirnya, Wilfrida Soik berhasil kembali ke Indonesia pada 21 Mei 2021, dan saat ini tinggal di kampung halamannya di NTT.

Kisah Wilfrida Soik menjadi salah satu contoh nyata dari upaya Prabowo dalam melindungi TKI di luar negeri. 

Selain melalui pendekatan diplomatik, Prabowo juga memberikan perhatian khusus terhadap hak asasi manusia bagi para pekerja Indonesia yang sering kali berada dalam situasi sulit di negara lain. 

Sebagai presiden terpilih, Prabowo diharapkan dapat terus memperjuangkan nasib para pekerja migran Indonesia dengan kebijakan yang lebih efektif dan sistem perlindungan yang lebih kuat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepemimpinan Prabowo sebagai presiden ke-8 Indonesia juga membawa harapan bahwa isu-isu seperti hak-hak TKI akan mendapatkan perhatian lebih besar. 

Melalui pengalaman dan langkah nyata yang telah ia tunjukkan dalam kasus seperti Wilfrida Soik, Prabowo berkomitmen untuk memperkuat perlindungan bagi seluruh rakyat Indonesia, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gubernur Dedi Mulyadi Ungkapkan Permintaan Maaf Pada Warga Jawa Barat

Gubernur Dedi Mulyadi Ungkapkan Permintaan Maaf Pada Warga Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Jawa Barat dalam momen Idulfitri 2026. Simak!
Doa Eks Ketum PSSI untuk Era Baru Timnas Indonesia di Bawah Asuhan John Herdman

Doa Eks Ketum PSSI untuk Era Baru Timnas Indonesia di Bawah Asuhan John Herdman

Eks Ketum PSSI Nurdin Halid optimistis dengan era baru Timnas Indonesia di bawah John Herdman. Ia menyoroti pendekatan pelatih yang dinilai membawa perubahan besar.
Elkan Baggott Blak-blakan! Usai 2 Tahun Absen, Kaget Lihat ‘Wajah Baru’ Timnas Indonesia di Era John Herdman

Elkan Baggott Blak-blakan! Usai 2 Tahun Absen, Kaget Lihat ‘Wajah Baru’ Timnas Indonesia di Era John Herdman

Elkan Baggott mengaku merasakan perubahan dalam tubuh Timnas Indonesia, terutama dari segi kualitas pemain hingga atmosfer tim. Pasalnya di era Shin Tae-yong
Meski Ranking di Bawah, John Herdman Wanti-wanti Timnas Indonesia soal Bahaya Saint Kitts and Nevis

Meski Ranking di Bawah, John Herdman Wanti-wanti Timnas Indonesia soal Bahaya Saint Kitts and Nevis

Meski ranking lebih rendah, John Herdman ingatkan Timnas Indonesia agar waspada terhadap kekuatan Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026.
Sedang Berlangsung, Link Live Streaming FIFA Series 2026 Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis

Sedang Berlangsung, Link Live Streaming FIFA Series 2026 Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis

Saat ini sedang berlangsung pertandingan FIFA Series 2026 yang mempertemukan Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.
Pramono Ungkap 12 Ribu Orang Pendatang Baru Diprediksi Merantau ke Jakarta usai Lebaran 2026

Pramono Ungkap 12 Ribu Orang Pendatang Baru Diprediksi Merantau ke Jakarta usai Lebaran 2026

Menghadapi pendatang baru, Pramono mengingatkan kepada masyarakat yang ingin merantau mencari kerja di Jakarta, agar mempersiapkan diri dengan optimal.

Trending

Timnas Indonesia Main Nanti Malam! Ini Jadwal dan Jam Pertandingan FIFA Series 2026 Skuad Garuda vs Saint Kitts and Nevis

Timnas Indonesia Main Nanti Malam! Ini Jadwal dan Jam Pertandingan FIFA Series 2026 Skuad Garuda vs Saint Kitts and Nevis

Timnas Indonesia akan melakoni laga FIFA Series 2026 menghadapi Saint Kitts and Nevis pada Jumat (27/03/2026) malam ini. Skuad Garuda pun membidik kemenangan.
FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

PSSI dikabarkan telah menghubungi 4 pemain keturunan yang sudah mendapat restu FIFA untuk dinaturalisasi. Mereka berpotensi memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026.
Pelatih Bulgaria Blak-blakan soal 'Level' Timnas Indonesia, Sebut Skuad Garuda Lebih Kuat Era Tanpa Naturalisasi

Pelatih Bulgaria Blak-blakan soal 'Level' Timnas Indonesia, Sebut Skuad Garuda Lebih Kuat Era Tanpa Naturalisasi

Komentar mengejutkan datang dari pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, jelang keikutsertaan timnya di FIFA Series. Skuad Garuda lebih kuat tanpa naturalisasi.
Terima Kasih Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert! Kini Timnas Indonesia Era John Herdman Punya Fondasi Tangguh Jelang FIFA Series 2026

Terima Kasih Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert! Kini Timnas Indonesia Era John Herdman Punya Fondasi Tangguh Jelang FIFA Series 2026

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, secara khusus menyoroti peran Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, dalam membentuk wajah permainan skuad Garuda saat ini.
Postingan Lebaran Megawati Hangestri Diserbu Fans Red Sparks, Megatron Diminta 'Mudik' ke Korea

Postingan Lebaran Megawati Hangestri Diserbu Fans Red Sparks, Megatron Diminta 'Mudik' ke Korea

Penggemar Red Sparks serentak serbu postingan terbaru Instagram Megawati Hangestri yang mengunggah momen lebaran bersama keluarganya di Jember, Jawa Timur.
Bojan Hodak Sebut Lini Belakang Timnas Indonesia Sudah Level Internasional, Sebut Saint Kitts and Nevis Bakal Jadi Korban Pertama John Herdman

Bojan Hodak Sebut Lini Belakang Timnas Indonesia Sudah Level Internasional, Sebut Saint Kitts and Nevis Bakal Jadi Korban Pertama John Herdman

Pelatih Persib Bojan Hodak bongkar kekuatan Timnas Indonesia asuhan John Herdman. Ia prediksi Beckham Putra bakal cetak gol lawan Saint Kitts and Nevis di GBK
Timnas Indonesia Untung Besar! FIFA Siapkan Hadiah Spesial Jika Kalahkan Saint Kitts and Nevis, Garuda Berpeluang Kian Melejit

Timnas Indonesia Untung Besar! FIFA Siapkan Hadiah Spesial Jika Kalahkan Saint Kitts and Nevis, Garuda Berpeluang Kian Melejit

Timnas Indonesia berpeluang meraih tambahan poin penting dari FIFA jika mampu menumbangkan Saint Kitts and Nevis pada pertandingan FIFA Series 2025 malam ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT