News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sudah Dewasa tapi Betrand Peto Masih Suka Peluk Cium, Psikolog Tegaskan Ruben Onsu-Sarwendah Lakukan Ini pada Onyo: Tidak Normal...

Piskolog Lita Gading akhirnya ikut angkat bicara soal 'kemesraan' Sarwendah dan Betrand Peto yang tersebar di media sosial. Menurutnya, Onyo harus diajarkan...
Kamis, 24 Oktober 2024 - 23:35 WIB
Psikolog Lita Gading (kiri) | Sarwendah dan Betrand Peto (kanan)
Sumber :
  • YouTube/Dr. Lita Gading dan The Onsu Family

tvOnenews.com - Betrand Peto masih kerap dikait-kaitkan dengan kandasnya rumah tangga kedua orangtua angkatnya, yakni Ruben Onsu dan Sarwendah. Hal ini dikarenakan kebiasaan dirinya yang kerap memberikan pelukan dan ciuman kepada bundanya itu.

Seperti diketahui bersama, Betrand Peto bukanlah anak kandung Ruben-Sarwendahl. Ia diadopsi keluarga tersebut pada 2019 lalu saat usianya menginjak 13 tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab usianya jauh lebih dewasa dari kedua putri kandung Ruben-Sarwendah, cowok yang kerap dipanggil Onyo itu otomatis menjadi anak sulung di dalam keluarga Onsu.

 

 

 

Meski tak memiliki hubungan darah dengan Ruben maupun Sarwendah, tapi Betrand Peto sangat dekat dengan kedua orangtua angkatnya itu dan dua adik angkatnya, yakni Thalia dan Thania.

Kedekatan mereka pun kerap terekam kamera dan dibagikan ke media sosial. Tak terkecuali kedekatannya dengan Sarwendah yang akhirnya menimbulkan isu miring di kalangan netizen.

 

Mereka menganggap, bahwa kedekatan ibu dan anak angkat tersebut sudahlah tidak wajar. Sebab, Betrand yang sudah berusia dewasa masih kerap memberikan pelukan maupun ciuman ke Sarwendah yang dianggap berlebihan oleh netizen.

Hal itu kemudian memunculkan rumor bahwa Betrand dan Sarwendah memiliki hubungan khusus. Onyo juga dituding menjadi orang ketiga dalam rumah tangga Ruben-Sarwendah, hingga menyebabkan keduanya bercerai.

 

Sarwendah dan Betrand Peto
Sarwendah dan Betrand Peto
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

 

 

'Kemesraan' yang diumbar oleh Sarwendah dan Onyo ke publik pun sampai membuat seorang psikolog bernama Lita Gading angkat bicara.

Lewat kanal YouTube-nya, ia menyampaikan kepada netizen untuk tidak memandang kedekatan ibu dan anak angkat tersebut lewat sudut pandang agama Islam yang jadi mayoritas di Indonesia.

"Jangan sampai kalian berfokus kepada satu ajaran agama saja. Agama islam itu tidak membolehkan kita berdekatan dengan bukan muhrimnya. Namun, kan, Sarwendah dengan Onyo beda, bukan muslim," ujar Lita Gading, dilansir lewat kanal YouTube miliknya pada Kamis (24/10/2024).

 

Lita juga mengatakan agar netizen mengambil sisi positifnya saja. Sebab, mungkin saja di agama yang dianut oleh Sarwendah dan Betrand tidak dipermasalahkan soal physical touch yang dilakukan keduanya itu.

"Mohon maaf kalau saya salah. Barangkali di agama lain tidak seperti agama kita (Islam) yang tidak membolehkan hal tersebut. Jadi, menurut saya kalian (netizen) ambil sisi positifnya aja, deh," ujarnya.

 

Psikolog lulusan Universitas Langnan, Hongkong tersebut menilai jika kedekatan Betrand, terutama kepada Sarwendah, dikarenakan cowok tersebut sudah diadopsi sedari kecil.

"Kan sudah diasuh oleh Sarwendah dari kecil jadi kedekatan mereka itu sudah sangat akrab dan sudah saling menyayangi satu sama lain. Jadi, rasa sayang dan rasa keterikatan dia sudah seperti ibu dan anak kandung," jelasnya.

 

Ruben Onsu dan Sarwendah bersama Betrand Peto
Ruben Onsu dan Sarwendah bersama Betrand Peto
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

 

 

Dengan tegas, Lita meminta kepada Ruben Onsu dan Sarwendah, sebagai orangtua angkat Betrand Peto, untuk memberitahu soal adab ataupun nilai-nilai tertentu, agar Onyo tidak terlalu mengumbar kedekatannya dengan sang bunda di ruang publik.

Hal ini mengingat, apa yang dilakukan Onyo adalah sesuatu yang tak lazim terjadi di tengah-tengah masyarakat Indonesia yang mayoritas menganut agama Islam.

 

"Harusnya Onyo diberikan nilai-nilai atau adab-adab, bahwa barangkali tidak mengekspos lagi apa yang dianggap tidak normal, tidak lazim di mata masyarakat, yang notabenenya di Indonesia itu adalah Muslim sebagian besar. Jadi, dianggap ini (kedekatannya) adalah hal yang kurang etis di mata masyarakat," jelas Lita gading.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Psikolog pecinta warna ungu itu juga kembali menegaskan, agar Ruben dan Sarwendah lebih mengajarkan Betrand Peto mengenai nilai-nilai dan etika berlaku di depan umum.

"PR-nya, ibu dan bapak, Ruben dan Sarwendah, memberikan nilai-nilai secara etika, bagaimana dia berperilaku di depan umum, barangkali memposting, agar lebih diperhatikan lagi. Supaya tidak memberikan satu kontroversi, bahwa itu adalah dalam tanda kutip penyimpangan perilaku," jelasnya. (ism)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPRD Jabar Ungkap Penyebab Asli Banjir di Bandung, Dedi Mulyadi Siapkan Strategi 'Tanaman Keras'

DPRD Jabar Ungkap Penyebab Asli Banjir di Bandung, Dedi Mulyadi Siapkan Strategi 'Tanaman Keras'

Fenomena banjir dan tanah longsor yang kian kerap menghantui wilayah Bandung dan sekitarnya mendapat sorotan tajam dari parlemen. 
Mobil Listrik Mati Mendadak Saat Lintasi Rel Kereta Api, Pakar Otomotif Ungkap Penyebabnya

Mobil Listrik Mati Mendadak Saat Lintasi Rel Kereta Api, Pakar Otomotif Ungkap Penyebabnya

Gangguan pada sistem kelistrikan dan proteksi menjadi faktor utama yang yang membuat mobil listrik mati mendadak saat melintasi rel kereta api.
Warga Bandung Jangan Terkecoh, Dedi Mulyadi Pastikan Plang Penutupan Jalan Diponegoro Tak Berlaku

Warga Bandung Jangan Terkecoh, Dedi Mulyadi Pastikan Plang Penutupan Jalan Diponegoro Tak Berlaku

Arus lalu lintas di kawasan Jalan Diponegoro, Bandung, dipastikan tetap berjalan normal meski sempat beredar kabar akan adanya penutupan akses jalan tersebut. 
Dapat Dukungan dari Kalangan Pengusaha Muda, Achmad Fadhil Maju Kontestasi Pemilihan Ketum HIPMI Gowa

Dapat Dukungan dari Kalangan Pengusaha Muda, Achmad Fadhil Maju Kontestasi Pemilihan Ketum HIPMI Gowa

Pemilihan calon Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) terus menghadirkan dinamika tersendiri.
Medsos Lokal Ini Tawarkan Pengalaman Baru Bagi Penggunanya

Medsos Lokal Ini Tawarkan Pengalaman Baru Bagi Penggunanya

Masyarakat termasuk Pemerintah Indonesia tengah fokus membenahi konten di platform media sosial (medsos) yang berdampak negatif bagi anak-anak maupun remaja.
Cerita Umroh Suleha, Lompat dari Jendela saat Tragedi Maut Tabrakan Kereta di Bekasi: Badan Saya Gemetaran

Cerita Umroh Suleha, Lompat dari Jendela saat Tragedi Maut Tabrakan Kereta di Bekasi: Badan Saya Gemetaran

Umroh Suleha (50) menceritakan kejadian Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek tabrakan dengan KRL yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur, beberapa hari lalu.

Trending

Warga Bandung Jangan Terkecoh, Dedi Mulyadi Pastikan Plang Penutupan Jalan Diponegoro Tak Berlaku

Warga Bandung Jangan Terkecoh, Dedi Mulyadi Pastikan Plang Penutupan Jalan Diponegoro Tak Berlaku

Arus lalu lintas di kawasan Jalan Diponegoro, Bandung, dipastikan tetap berjalan normal meski sempat beredar kabar akan adanya penutupan akses jalan tersebut. 
Bantuan Hukum Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Jaga Keseimbangan Investasi dan Kearifan Lokal

Bantuan Hukum Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Jaga Keseimbangan Investasi dan Kearifan Lokal

Bantuan hukum dorong pertumbuhan ekonomi daerah, jaga keseimbangan investasi asing dan kearifan lokal, DNT Lawyers hadir di Bali dukung iklim bisnis.
Cerita Umroh Suleha, Lompat dari Jendela saat Tragedi Maut Tabrakan Kereta di Bekasi: Badan Saya Gemetaran

Cerita Umroh Suleha, Lompat dari Jendela saat Tragedi Maut Tabrakan Kereta di Bekasi: Badan Saya Gemetaran

Umroh Suleha (50) menceritakan kejadian Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek tabrakan dengan KRL yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur, beberapa hari lalu.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
Viral, Rekaman Video Call Wartelsuspas di Lapas Padangsidimpuan, Penyebaran Disebut Akibat Kelalaian Keluarga WBP

Viral, Rekaman Video Call Wartelsuspas di Lapas Padangsidimpuan, Penyebaran Disebut Akibat Kelalaian Keluarga WBP

Terkait beredarnya rekaman video call Wartelsuspas yang viral di media sosial Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan memberikan klarifikasi bahwa kejadian tersebut
Polisi Ungkap Sopir Taksi Green SM Baru Tiga Hari Bekerja Sebelum Tertemper KRL di Bekasi

Polisi Ungkap Sopir Taksi Green SM Baru Tiga Hari Bekerja Sebelum Tertemper KRL di Bekasi

Polisi mengungkap hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap sopir taksi Green SM berinisial RRP yang mobilnya tertemper KRL dan diduga sebagai pemicu kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam.
Oknum ASN Dinas Lingkungan Hidup Lumajang Diciduk Polisi, Diduga Kuat Jadi Pengedar Sabu

Oknum ASN Dinas Lingkungan Hidup Lumajang Diciduk Polisi, Diduga Kuat Jadi Pengedar Sabu

Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang berinisial HP (44) diringkus Satresnarkoba Polres Lumajang atas dugaan keterlibatan dalam peredaran narkotika.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT