News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukannya Pasrah, AKP Dadang Iskandar Malah 'Ngegas' saat Digiring Propam Usai Tembak Mati AKP Ulil Ryanto: Apa Kau?

Kabag Ops Polres Solok Selatan AKP Dadang Iskandar tampak 'ngegas' saat diamankan oleh petugas propam seusai menembak mati rekan kerjanya yaitu AKP Ulil Ryanto.
Sabtu, 23 November 2024 - 18:59 WIB
AKP Dadang Iskandar mengamuk usai tembak mati AKP Ulil Ryanto
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Viral di media sosial X sebuah cuplikan video singkat yang menunjukkan penangkapan AKP Dadang Iskandar oleh propam.

Dalam tayangan tersebut, tampak AKP Dadang Iskandar seperti membentak petugas kepolisian yang sedang bertugas untuk membawanya ke penyidik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, kasus polisi tembak polisi terjadi setelah AKP Dadang Iskandar selaku Kabag Ops Polres Solok Selatan menembak mati rekannya yakni Kasat Reskrim Ulil Ryanto.

Diduga penembakan yang dilakukan oleh AKP Dadang Iskandar terhadap AKP Ulil Ryanto Anshari terkait kasus penangkapan pelaku tambang galian C yang ilegal.

Peristiwa mengenaskan tersebut terjadi pada Jumat dini hari (22/11/2024) pukul 00.43 WIB di halaman parkir Mapolres Solok Selatan, Sumatera Barat.

Kejadian tersebut terjadi begitu cepat lantaran AKP Ulil Ryanto Anshari sudah ditemukan tidak bernyawa di area parkir Mapolres Solok Selatan oleh anggota kepolisian lain.

Kabag Ops Polres Solok Selatan AKP Dadang Iskandar langsung tertuduh sebagai tersangka penembakan AKP Ulil Ryanto lantaran keduanya sempat bertemu sebelum kejadian. 

tvonenews

Kasus ini bermula saat AKP Ulil Ryanto yang menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Solok Selatan menangkap pelaku tambang galian C dan diserahkan ke Mapolres Solok Selatan.

Setelah mengamankan pelaku, tiba-tiba AKP Dadang Iskandar memanggil secara pribadi AKP Ulil Ryanto yang saat itu baru menyerahkan terduga tambang galian C.

Setibanya di area parkir Mapolres Solok Selatan, tiba-tiba saja AKP Dadang Iskandar menembak AKP Ulil Ryanto pada kepala bagian kanannya.

AKP Ulil Ryanto Anshari tewas ditempat setelah peluru tembakan dari AKP Dadang Iskandar menembus lewat pelipis dan pipi kanan korban.

Seusai menembak mati AKP Ulil Ryanto yang langsung meninggal dunia di tempat, AKP Dadang Iskandar langsung pergi dengan mobilnya. 

Namun tak lama setelahnya, AKP Dadang Iskandar menyerahkan diri ke propam dan mengakui kesalahannya usai menembak juniornya itu.

Namun saat digiring oleh kepolisian untuk melakukan penyidikan, AKP Dadang Iskandar terlihat bersikap arogan terhadap petugas yang tengah mendampinginya.

Mengutip dari potongan video singkat di media sosial X, tampak AKP Dadang Iskandar datang dengan jaket hitam dan topi hitam ke Polda Sumatera Barat.

Akan tetapi, saat di bawa oleh petugas kepolisian, Kabag Ops Polres Solok Selatan itu bersikap arogan bahkan tak segan-segan mengancam propam di dekatnya.

Usut punya usut, AKP Dadang Iskandar mengancam anggota kepolisian yang tengah mengawalnya untuk menjalani penyidikan di Polda Sumbar.

“Saya sudah datang baik-baik, menyerah ini. Apa kamu? Saya makan kau,” kata AKP Dadang Iskandar dengan arogansinya.

Tidak sampai disitu, arogansi AKP Dadang Iskandar kembali viral lantaran datang ke Polda Sumbar tanpa diborgol, bahkan masih sempat-sempatnya merokok ketika sedang dilakukan upaya penyidikan terhadapnya.

AKP Dadang Iskandar mengamuk usai tembak mati AKP Ulil Ryanto
AKP Dadang Iskandar mengamuk usai tembak mati AKP Ulil Ryanto
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

 

Dalam proses pemeriksaan, ditemukan sembilan selongsong peluru dengan kaliber 9mm yang berasal dari pistol dengan jenis HS bernomor seri 260139.

Sosok AKP Ulil Ryanto Anshari merupakan polisi yang sangat dihormati oleh rekan-rekannya. Ia dikenal sebagai aparat negara yang 'lurus' dalam menjalankan tugasnya.

Sebelum menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, AKP Ulil Ryanto mengawali kariernya di kepolisian sebagai anggota Brimob Polda Jawa Tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berkat prestasinya, AKP Ulil Ryanto Anshari mendapat promosi sebagai Kasat Reskrim Polres Solok Selatan yang dia jabat sampai akhir hayatnya.

(han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Suporter Persija dan Persita Saling Berjabat Tangan setelah Kericuhan dalam Laga di Stadion BIS

Suporter Persija dan Persita Saling Berjabat Tangan setelah Kericuhan dalam Laga di Stadion BIS

Suporter Persija Jakarta dan Persita Tangerang kembali berjabat tangan setelah kericuhan dalam laga Super League 2026/2027 di Stadion BIS, Sabtu (17/10/2026).
Bayi Orangutan Ditemukan Lemas di Kutai Timur, BKSDA Ungkap Kondisi Terkini dan Penanganannya

Bayi Orangutan Ditemukan Lemas di Kutai Timur, BKSDA Ungkap Kondisi Terkini dan Penanganannya

BKSDA Kalimantan Timur menyelamatkan bayi orangutan berusia di bawah satu tahun yang mengalami dehidrasi dan kekurangan nutrisi setelah terpisah dari induknya.
Ini 3 Biang Kerok Kegagalan Megawati Hangestri Bawa Hillstate Lolos ke Semifinal KOVO Cup 2026

Ini 3 Biang Kerok Kegagalan Megawati Hangestri Bawa Hillstate Lolos ke Semifinal KOVO Cup 2026

Langkah Suwon Hyundai E&C Hillstate yang diperkuat bintang voli Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi harus terhenti secara tragis di fase grup KOVO Cup 2026...
Sukses Gelar Konser di Jakarta, Lucunya BABYMONSTER Ketagihan Ngomong "Josjis"

Sukses Gelar Konser di Jakarta, Lucunya BABYMONSTER Ketagihan Ngomong "Josjis"

Para member BABYMONSTER terlihat beberapa kali mengucapkan kata dalam bahasa Indonesia.
Soal Gerakan Gentengisasi Presiden Prabowo: Menteri Ara Wajibkan Genteng UMKM Berstandar Mutu SNI

Soal Gerakan Gentengisasi Presiden Prabowo: Menteri Ara Wajibkan Genteng UMKM Berstandar Mutu SNI

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas material bangunan pada pelaksanaan Gentengisasi -
Asap Karhutla Bisa Picu Gangguan Kesehatan, Kemenkes Ingatkan 4 Kelompok yang Paling Rentan

Asap Karhutla Bisa Picu Gangguan Kesehatan, Kemenkes Ingatkan 4 Kelompok yang Paling Rentan

Kemenkes mengingatkan bahaya paparan asap karhutla yang dapat mengganggu pernapasan, mata, dan kulit. Simak kelompok rentan serta cara melindungi diri

Trending

Nadiem Makarim Ajukan Kasasi, 5 Keberatan Hukum Ini Jadi Dasar Menggugat Vonis Kasus Chromebook

Nadiem Makarim Ajukan Kasasi, 5 Keberatan Hukum Ini Jadi Dasar Menggugat Vonis Kasus Chromebook

Nadiem Makarim mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung. Mereka menyoroti lima persoalan dalam putusan banding kasus pengadaan Chromebook. Putusan banding dalam
Sukses Gelar Konser di Jakarta, Lucunya BABYMONSTER Ketagihan Ngomong "Josjis"

Sukses Gelar Konser di Jakarta, Lucunya BABYMONSTER Ketagihan Ngomong "Josjis"

Para member BABYMONSTER terlihat beberapa kali mengucapkan kata dalam bahasa Indonesia.
Sinopsis Film Horor Pirunduk: Ilmu Hitam demi Merebut Cinta Suami, Berujung Teror Satu Desa

Sinopsis Film Horor Pirunduk: Ilmu Hitam demi Merebut Cinta Suami, Berujung Teror Satu Desa

Film horor Pirunduk mengangkat urban legend Banjar tentang perempuan yang menggunakan ilmu hitam demi menundukkan suami. Simak sinopsis dan jadwal tayangnya
Bayi Orangutan Ditemukan Lemas di Kutai Timur, BKSDA Ungkap Kondisi Terkini dan Penanganannya

Bayi Orangutan Ditemukan Lemas di Kutai Timur, BKSDA Ungkap Kondisi Terkini dan Penanganannya

BKSDA Kalimantan Timur menyelamatkan bayi orangutan berusia di bawah satu tahun yang mengalami dehidrasi dan kekurangan nutrisi setelah terpisah dari induknya.
Adu Canggih iPhone 18 Pro Max vs Huawei Pura 90s Pro Max, Kamera 200 MP Lawan Chip A20 Pro

Adu Canggih iPhone 18 Pro Max vs Huawei Pura 90s Pro Max, Kamera 200 MP Lawan Chip A20 Pro

Adu spesifikasi iPhone 18 Pro Max vs Huawei Pura 90s Pro Max. Bandingkan kamera, performa, baterai, layar, dan fitur unggulan dari laman resmi.
KPK Bersurat ke Panglima TNI, Usut Korupsi BNPB

KPK Bersurat ke Panglima TNI, Usut Korupsi BNPB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan bakal bersurat secara resmi kepada Panglima TNI guna mengusut tuntas dugaan kasus korupsi di BNPB yang mengarah -
Asap Karhutla Bisa Picu Gangguan Kesehatan, Kemenkes Ingatkan 4 Kelompok yang Paling Rentan

Asap Karhutla Bisa Picu Gangguan Kesehatan, Kemenkes Ingatkan 4 Kelompok yang Paling Rentan

Kemenkes mengingatkan bahaya paparan asap karhutla yang dapat mengganggu pernapasan, mata, dan kulit. Simak kelompok rentan serta cara melindungi diri
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT