News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemain yang Dipanggil Bela Timnas Indonesia itu Sebenarnya Dapat Gaji atau Cuma Uang Saku Saja? Akhirnya Terungkap, Ternyata...

Para pemain yang mendapatkan panggilan untuk membela Timnas Indonesia itu sebenarnya mendapatgaji atau cuma sekedar uang saku saja? Terungkap ternyata...
Selasa, 3 Desember 2024 - 14:15 WIB
Para pemain timnas Indonesia, Ivar Jenner, Rafael Struick, Marselino Ferdinan dan Thom Haye.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Tri Saputra

tvOnenews.com - Timnas Indonesia saat ini mengalami perkembangan yang sangat signifkan.

Skuad asuhan Shin Tae-yong berhasil lolos ke babak ketiga Kualifikasi Piaal Dunia 2026 zona Asia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di putaran ketiga sejauh ini, Timnas Indonesia bahkan meraih hasil yang cukup membanggakan.

Tim asuhan Shin Tae-yong sukses menempati posisi ketiga di klasemen grup C.

Skuad Timnas Indonesia
Skuad Timnas Indonesia
Sumber :
  • PSSI

 

Hasil gemilang Timnas Indonesia ini tentunya tak terlepas dari peran Shin Tae-yong dan PSSI.

Tak hanya itu, hadirnya pemain naturalisasi juga semakin menambah kualitas skuad Garuda.

Karena hal inilah, pemain keturunan Timnas Indonesia saat ini banyak menjadi sorotan.

Lantas, apakah para pemain keturunan tersebut mendapatkan gaji atau hanya sekedar uang saku saat memperkuat Timnas Indonesia?

Ternyata, dalam dunia sepak bola internasional, para pemain biasanya tidak menerima gaji tetap seperti yang mereka dapatkan saat bermain di klub. Sebaliknya, mereka memperoleh honorarium atau bayaran berdasarkan penampilan mereka dalam pertandingan dan acara resmi.

Sebagai gambaran, pada Piala Dunia 2018, FIFA mengalokasikan total dana sebesar 400 juta dolar atau sekitar Rp5,9 triliun untuk para peserta turnamen. 

Dana tersebut kemudian dibagikan kepada setiap tim yang berpartisipasi, mulai dari fase grup hingga yang berhasil mencapai final. 

Tim juara Piala Dunia 2018, Prancis, menerima hadiah sebesar 38 juta dolar atau sekitar Rp566 miliar dari FIFA. 

Namun, cara pembagian hadiah tersebut kepada para pemain tergantung pada kebijakan dari federasi sepak bola masing-masing negara. 

Sebagai contoh, Kylian Mbappe dilaporkan menerima sekitar 17 ribu pound (sekitar 340 juta rupiah) per pertandingan selama Piala Dunia. Meskipun jumlahnya lebih kecil dibandingkan dengan gaji yang diterima di klub, Mbappe memilih untuk mendonasikan uang tersebut untuk kegiatan amal.

Sementara itu, mengenai Timnas Indonesia, belum ada informasi yang jelas mengenai sistem pembayaran para pemain. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut sebuah jawaban di situs Quora, seorang narasumber memperkirakan gaji yang diterima oleh pemain Timnas Indonesia.

Quora adalah situs web tanya jawab sosial dan platform pasar pengetahuan yang berbasis di Mountain View, California. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova dengan 35 Poin!

Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova dengan 35 Poin!

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas
Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.
Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Secara sederhana, bisnis hijau adalah model usaha yang berfokus pada pengurangan dampak lingkungan, penggunaan sumber daya secara efisien, serta penerapan

Trending

Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova dengan 35 Poin!

Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova dengan 35 Poin!

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT