GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suara Hati Yati Pesek, Bertahun-tahun Pendam Rasa Sakit Hatinya Pasca 'Dipermalukan' Gus Miftah Diatas Panggung: Niatku Mencari Ilmu, Ternyata Aslinya Seperti...

Dalam video viral, Gus Miftah melontarkan kata-kata kasar seperti "baji***" dan "pela***" kepada Yati Pesek, di depan para jamaahnya. Yati Pesek bahkan sampai
Sabtu, 7 Desember 2024 - 22:25 WIB
Suara Hati Yati Pesek, Bertahun-tahun Pendam Rasa Sakit Hatinya Pasca 'Dipermalukan' Gus Miftah Diatas Panggung: Niatku Mencari Ilmu, Ternyata Aslinya Seperti...
Sumber :
  • tangkapan layar X @mosidik

tvOnenews.com - Kasus kontroversial yang melibatkan Gus Miftah kembali mencuat ke permukaan setelah sebuah video lama yang memperlihatkan dirinya menghina pesinden senior, Yati Pesek, viral di media sosial. 

Dalam video tersebut, Gus Miftah melontarkan kata-kata kasar seperti "baji" dan "pela" kepada Yati Pesek di depan publik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sontak ucapan ini memicu kemarahan masyarakat, terutama kalangan seniman dan budayawan.

Isu ini diungkapkan oleh seorang netizen melalui platform X, @mosidik. Ia membagikan video lama tersebut dengan narasi penuh keprihatinan. 

"Video ini lebih menyakitkan hati. Dia mengatakan ini di hadapan jamaahnya kepada seorang ibu (Yati Pesek), 'Untung saja ibu ini jelek makanya jadi sinden. Kalau cakep jadi lont*.' Astagfirullah," tulisnya.

Sementara itu, penyanyi dan seniman Soimah merespons video tersebut dengan emosi. 

Melalui akun X-nya, ia menuliskan, "Mending JELEK JADI SINDEN... Daripada CANTIK JADI L*... thellll..." 

Unggahan ini langsung menuai perhatian publik, dengan banyak netizen memberikan dukungan kepada Soimah.

Tidak hanya di X, Soimah juga menyampaikan kritik di Instagram Story-nya. 

Ia menulis sindiran tajam kepada Gus Miftah dengan pesan, "Wong Jowo ojo ilang jowone! Wong Jowo ojo ilang adab'e!" yang berarti "Orang Jawa jangan hilang Jawanya! Orang Jawa jangan hilang adabnya!"

Di sisi lain, Yati Pesek yang menjadi korban pelecehan ini akhirnya angkat bicara. 

Yati Pesek, Seniman sinden senior
Yati Pesek, Seniman sinden senior
Sumber :
  • instagram klaten inst

 

Dalam sebuah pesan suara kepada Erick Estrada, ia mengungkapkan perasaannya yang sangat terluka. 

"Aku cuma diam aja, meski hatiku sakit banget. Aku dari kecil jadi seniman sampai tua menjaga budayaku 
tenanan. Tidak cuma asal-asalan," ujarnya dalam bahasa Jawa.

Yati Pesek menambahkan bahwa selama ini ia selalu menjaga budi pekerti dan niat tulus dalam berkarya. 

"Padahal aku mujadahan di situ, nggak pernah dibayar. Aku nggak pernah minta bayaran. Niatku mencari ilmu. Ternyata aslinya seperti itu," lanjutnya. 

Meski begitu, Yati memilih memendam rasa sakitnya, berharap semua pihak tetap sehat dan bisa melanjutkan tradisi seni budaya.

Kasus ini mengingatkan publik pada kontroversi serupa yang melibatkan Gus Miftah beberapa waktu lalu, di mana ia dianggap menghina penjual es teh, Sunhaji, dalam sebuah acara. 

Dalam kasus tersebut, Gus Miftah mengomentari pekerjaan Sunhaji dengan nada yang dianggap merendahkan, menyebut bahwa jualan es teh bukanlah pekerjaan yang patut dibanggakan. 

Komentar ini memicu protes dari masyarakat, yang menilai bahwa profesi apapun memiliki nilai dan martabat yang setara.

Kombinasi kedua kasus ini memperkuat pandangan bahwa Gus Miftah perlu lebih berhati-hati dalam berucap, terutama di depan umum. 

Banyak pihak meminta agar ia introspeksi dan menghindari ucapan yang dapat melukai perasaan orang lain. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Publik juga berharap agar para pemuka agama atau tokoh masyarakat bisa menjadi teladan dalam menjaga sikap dan adab, khususnya di era di mana rekam jejak digital mudah diakses dan menyebar luas. 

Isu ini menjadi pengingat akan pentingnya menghormati orang lain tanpa memandang profesi atau latar belakang mereka. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nyaris Dua Dekade Perempuan Malaysia Hidup Susah Usai Nikah dengan Pria WNI di Lombok: Cerai, Jadi Tukang Sapu, Anak Tidak Lanjutkan Sekolah hingga Mantan Suami Menikah Lagi

Nyaris Dua Dekade Perempuan Malaysia Hidup Susah Usai Nikah dengan Pria WNI di Lombok: Cerai, Jadi Tukang Sapu, Anak Tidak Lanjutkan Sekolah hingga Mantan Suami Menikah Lagi

Kisah perempuan Malaysia hidup susah selama nyaris dua dekade, tepatnya 18 tahun, usai menikah dengan pria warga Indonesia (WNI) di Lombok menjadi viral.
Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal tes pramusim MotoGP 2026, di mana pekan ini akan menjadi percobaan terakhir Marc Marquez dan kawan-kawan sebelum tampil di seri pembuka kelas premier.
Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Reisinger menyoroti bahwa benua tersebut kini menempatkan keamanan siber sebagai fondasi strategis dalam mempertahankan stabilitas geopolitik.
Profil Ronald Koeman Jr: Kiper Belanda dan Anak Pelatih Tim Nasional yang Kabarnya Diminati Persib Bandung

Profil Ronald Koeman Jr: Kiper Belanda dan Anak Pelatih Tim Nasional yang Kabarnya Diminati Persib Bandung

Ronald Koeman Jr kabarnya masuk dalam radar Persib Bandung. Penjaga gawang asal Belanda itu merupakan anak legenda sepak bola Belanda, Ronald Koeman.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Red Sparks Apes Bertubi-tubi Setelah Ditinggal Megawati Hangestri: Ko Hee-jin Terancam Dipecat Usai Catat 23 Kekalahan

Red Sparks Apes Bertubi-tubi Setelah Ditinggal Megawati Hangestri: Ko Hee-jin Terancam Dipecat Usai Catat 23 Kekalahan

Nasib malang menimpa Red Sparks di musim ini. Setelah Megawati Hangestri pergi, kondisi tim semakin kacau. 23 kekalahan hingga Ko Hee-jin terancam dipecat.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan zodiak, 18 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Simak prediksi cinta, karier, dan keuangan selengkapnya.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Ironis, pimpinan pondok pesantren (ponpes), Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diduga cabuli santriwatinya berusia 19 tahun 25 kali. Hal ini diungkap kuasa hukum
Ramalan Keuangan 18 Februari 2026 untuk Shio Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan Keuangan 18 Februari 2026 untuk Shio Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan keuangan shio 18 Februari 2026 untuk Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular. Cek prediksi finansial, peluang rezeki, tips mengatur keuangan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT