Gus Baha Ikut Beri Komentar soal Kontroversi Ceramah Gus Miftah, Jawabannya di Luar Dugaan: Semoga Diampuni...
- Kolase YouTube
Ketika Nabi Musa meminta Allah untuk menunjuk siapa provokator tersebut agar dapat diusir, jawaban Allah sungguh mengandung hikmah mendalam.
“Jawaban Allah itu menarik. Allah berkata, ‘Aku ini mengharamkan namimah (adu domba). Kalau Aku menunjuk orang itu, berarti Aku juga ikut namimah.’ Jadi Allah mengabaikan sekian banyak peristiwa namimah," jelas Gus Baha.
Dari kisah ini, Gus Baha menyampaikan pesan penting: pertanyaan yang bersifat provokatif atau memicu konflik tidak pantas untuk dilanjutkan, apalagi dijadikan bahan perdebatan.
Menjawab tentang makna gelar “Gus”, Gus Baha dengan rendah hati mengatakan bahwa dirinya termasuk dalam kategori "Gus asli".
Namun, ia tak ingin memperpanjang diskusi tentang validitas gelar seseorang, karena hal itu dapat memperburuk situasi.
"Memang saya termasuk Gus yang asli, jelas kalau itu," ujarnya sambil tersenyum. Namun, ia menolak untuk menjawab lebih jauh dan memilih fokus pada pembahasan lain.
Tanggapan Gus Baha ini patut dicontoh saat menyikapi kontroversi, seseorang hendaknya menghindari adu domba atau memperkeruh suasana.
Kemudian, gelar sebutan seperti "Gus" seharusnya tidak menjadi fokus utama, melainkan perilaku dan kontribusi seseorang terhadap masyarakatlah yang lebih penting.
Melalui kisah Nabi Musa, Gus Baha mengingatkan bahwa Allah SWT tidak suka pada sifat namimah atau adu domba.
Maka, sebagai manusia, sudah sepantasnya kita menjaga ucapan dan tidak mudah menghakimi orang lain. (adk)
Load more