GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Agus Tambah Bersedih? Kubunya Kini Semakin Lemah karena Pengacaranya Mundur Perlahan Meninggalkan: Saya Mundur karena Tahu Kalau...

Agus Salim makin bersedih? Kubunya kini semakin lemah karena pengacaranya, Zaenudin, S.H perlahan meninggalkannya. Katanya Zaenudin mundur karena tahu bahwa... 
Selasa, 10 Desember 2024 - 10:20 WIB
Kolase foto Agus Salim dan Zaenudin
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Kasus yang melibatkan Agus Salim kembali menarik perhatian publik setelah salah satu pengacaranya, Zaenudin, menyatakan mundur dari tim hukum yang mendampinginya.

Agus, korban penyiraman air keras yang berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp1,5 miliar melalui kanal YouTube Denny Sumargo, kini harus menghadapi situasi semakin sulit. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fokus perhatian saat ini tertuju pada alasan mundurnya Zaenudin, yang mengungkapkan berbagai kendala selama mendampingi Agus.  

Pihak Agus Salim tak terima Pratiwi Noviyanthi menerima penghargaan
Pihak Agus Salim tak terima Pratiwi Noviyanthi menerima penghargaan
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

 

Keputusan mundurnya Zaenudin tidak hanya mengejutkan, tetapi juga menambah tekanan bagi Agus. 

Pengacara Agus Salim yang sebelumnya turut berjuang dalam berbagai laporan hukum, termasuk tuduhan pencemaran nama baik dan pemerasan yang ditujukan pada Pratiwi Noviyanthi (Novi), kini merasa langkahnya sudah tidak diperlukan lagi.  

Salah satu konflik utama dalam kasus ini adalah tuduhan penyalahgunaan donasi. Uang donasi yang terkumpul untuk membantu biaya pengobatan Agus diduga digunakan untuk keperluan keluarga. 

Tuduhan ini disampaikan oleh Novi melalui video di kanal YouTube-nya, yang memicu opini negatif dari netizen terhadap Agus.  

Zaenudin membenarkan bahwa opini publik terkait penggunaan uang donasi menjadi salah satu pemicu kuat hujatan terhadap Agus. 

“Karena netizen ini sejak awal sudah digiring dan sudah tercipta untuk membully Agus dengan trigger Agus terima uang Rp1,5 miliar, tapi berobatnya pakai BPJS. Nah, itu awalnya, dan juga ada kesan Agus menyalahgunakan uang donasi. Itulah trigger-trigger yang membuat netizen membully Agus,” ujar Zaenudin dalam wawancara dengan ESGE Entertainment.  

kolase Farhat Abbas dan Agus Salim
kolase Farhat Abbas dan Agus Salim
Sumber :
  • kolase tim tvOnenews.com

 

Dalam penjelasannya, Zaenudin mengungkapkan beberapa alasan utama yang membuatnya memutuskan untuk mundur. 

Ia merasa bahwa kontribusinya selama ini tidak dihargai, baik oleh Agus maupun tim pengacara lainnya. 

"Saya merasa, yang pertama, merasa saya ini tidak dihargai sama Agus, terus sama Farhat Abbas juga berbeda pendapat. Akhirnya, saya memilih mundur seperti itu karena saya anggap saya tidak dibutuhkan, itu saja. Malah, saya banyak hikmahnya ya, karena bagaimanapun tidak mudah untuk menjadi kuasa hukumnya Agus. Karena siapapun itu, begitu masuk jadi kuasanya, siap-siap saja dibully jutaan umat di Indonesia," kata Zaenudin.  

Zaenudin juga menyoroti konflik internal yang ia alami selama menangani kasus ini. 

Ia sempat berupaya memediasi kasus tersebut melalui jalur Kementerian Sosial, namun inisiatifnya tidak mendapat respons yang positif.

"Saya menginisiasi surat kuasa baru dan langsung berkunjung ke Dinas Sosial Kota Tangerang hingga Kementerian Sosial. Namun, ketika saya memberikan solusi, Agus malah enggan menandatangani surat kuasa baru tersebut. Saya kecewa," ungkapnya.  

Suaranya Bergetar, Agus Salim Minta Maaf pada Donatur Akui Pakai Uang Donasi untuk Bayar Utang karena Salah Paham: Saya Mikirnya Itu Uang Agus
Suaranya Bergetar, Agus Salim Minta Maaf pada Donatur Akui Pakai Uang Donasi untuk Bayar Utang karena Salah Paham: Saya Mikirnya Itu Uang Agus
Sumber :
  • Tangkapan layar - tvOne

 

Selain itu, tekanan dari publik juga menjadi alasan besar di balik keputusan Zaenudin. 

Ia mengaku bahwa hujatan netizen tidak hanya berdampak pada dirinya, tetapi juga keluarganya. 

"Cuma yang saya khawatirkan bukan saya, tapi keluarga. Bagaimanapun saya punya anak yang baca itu, dan benar, saya juga sempat ditegur sama anak-anak saya, karena mereka juga baca di media sosial. Saya hanya menutup diri, saya tidak mau baca komen. Saat itu, sejak masuk media sosial, follower saya terkuras pada unfollow semua," tambahnya.  

Keputusan Zaenudin untuk mundur memberikan dampak besar pada tim Agus. 

Dengan berkurangnya salah satu pengacara yang berpengalaman, tantangan Agus untuk membuktikan kebenaran semakin berat. 

Zaenudin juga mengungkapkan bahwa keputusannya tidak disertai pindah kubu ke pihak Novi. 

Agus Salim di acara Dua Sisi tvOne
Agus Salim di acara Dua Sisi tvOne
Sumber :
  • YouTube/tvOneNews

 

“Saya tidak pindah ke tempatnya Novi, istilahnya saya tetap memberikan support dalam artinya sebagai praktisi hukum. Tapi, walaupun demikian, status saya tetap di sana. Bang Farhat bilang statusnya masih kuasa hukum Agus, cuma saya memang tidak ada di sana. Farhat mengakui itu, dan dia belum merasa mengeluarkan saya, karena saya juga memang tidak mengajukan secara tertulis, tapi secara lisan, seperti itu. Tapi ya sudahlah,” jelas Zaenudin.  

Meski begitu, Zaenudin menegaskan bahwa mundurnya ia dari tim Agus adalah bentuk mempertahankan harga dirinya. 

"Alhamdulillah setelah saya keluar, ya itulah harga diri saya. Seperti kita lihat kan, akhirnya hampir dari pihak Novi juga pengacara ada yang keluar ada yang masuk. Dari pihak Farhat juga, akhirnya kan banyak juga, seperti itu," ujarnya.  

Dengan mundurnya Zaenudin, kubu Agus semakin berada dalam tekanan. 

Sementara itu, pihak Novi tampaknya memanfaatkan situasi ini untuk memperkuat posisinya di tengah proses hukum yang masih berlangsung.  

Kasus ini tidak hanya menjadi ujian bagi Agus dan Novi, tetapi juga mencerminkan pentingnya transparansi dalam pengelolaan donasi. 

Agus Salim
Agus Salim
Sumber :
  • YouTube/DennySumargo

 

Bagaimana Agus dan timnya akan menghadapi tantangan ini tanpa dukungan penuh dari pengacara seperti Zaenudin? 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Publik masih menunggu langkah berikutnya dalam perjalanan panjang kasus ini.  

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rutin Selama 16 Tahun, Masjid Ini Bagikan Hadiah Umrah bagi Jamaah Tarawih

Rutin Selama 16 Tahun, Masjid Ini Bagikan Hadiah Umrah bagi Jamaah Tarawih

Secara rutin selama 16 tahun Pengurus Masjid Darul Hannan di Kota Samarinda, Kalimantan Timur membagikan hadiah utama berupa paket umrah bagi jamaah tarawih.
Empat Anak Diduga Jadi Korban Pencabulan Remaja di Tangsel, Polisi Bakal Periksa Pelapor Hingga Saksi

Empat Anak Diduga Jadi Korban Pencabulan Remaja di Tangsel, Polisi Bakal Periksa Pelapor Hingga Saksi

Empat anak diduga menjadi korban pencabulan oleh remaja di kontrakan wilayah Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan.
Bikin Gaduh dengan Sebut Mobil F1 2026 seperti Formula E, Max Verstappen Kembali Buka Suara: Saya Tidak Peduli!

Bikin Gaduh dengan Sebut Mobil F1 2026 seperti Formula E, Max Verstappen Kembali Buka Suara: Saya Tidak Peduli!

Pemilik empat gelar juara dunia, Max Verstappen, sempat membuat paddock F1 2026 gaduh setelah dirinya mengomentari mobil yang akan digunakan pada musim ini.
Masih Penasaran Main di Asia, Sergio Castel Targetkan Juara Super League

Masih Penasaran Main di Asia, Sergio Castel Targetkan Juara Super League

Kemenangan Persib 1-0 dari Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu (18/2/2026) tak cukup untuk membalas agregat di laga tandang leg pertama 3-0.
Bulan Ramadan, Anggota DPD RI Ingatkan Tempat Hiburan Malam Taat Aturan

Bulan Ramadan, Anggota DPD RI Ingatkan Tempat Hiburan Malam Taat Aturan

Anggota DPD RI, Fahira Idris mengingatkan agar semua tempat hiburan malam (THM) di Jakarta untuk taat aturan terkait operasional di momen Ramadan.
Serahkan Draft ke Baleg, Menteri HAM Pigai Targetkan RUU Masyarakat Adat Rampung Tahun Ini

Serahkan Draft ke Baleg, Menteri HAM Pigai Targetkan RUU Masyarakat Adat Rampung Tahun Ini

Menteri Pigai akhirnya telah menyerahkan draft RUU Masyarakat Adat ke Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dan menargetkan aturan ini bisa dirampungkan tahun ini.

Trending

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut uang hasil lelang lukisan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan disumbangkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT