News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bak Bumi dan Langit? Ini Perbandingan Latar Pendidikan Ustaz Adi Hidayat dan Gus Miftah yang Viral Akibat Merendahkan Penjual Es Teh

Ternyata ini perbandingan latar pendidikan Ustaz Adi Hidayat dan Gus Miftah yang viral akibat merendahkan penjual es teh. Miftah Maulana tidak lulus saat menem-
Selasa, 10 Desember 2024 - 20:52 WIB
Bak Bumi dan Langit Ini Perbandingan Latar Pendidikan Ustaz Adi Hidayat dan Gus Miftah yang Viral Akibat Merendahkan Penjual Es Teh
Sumber :
  • Sri Cahyadi Putri / YouTube Adi Hidayat

tvOnenews.com - Belakangan nama Gus Miftah, salah satu pendakwah kondang asal Jawa Tengah sedang ramai menjadi perbincangan di sosial media akibat video ceramahnya viral.

Bukan tanpa sebab, pasalnya Gus Miftah menjadi viral akibat merendahkan seorang penjual es teh yang kala itu sedang menjajakan dagangannya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak lama setelah itu, Gus Miftah memutuskan untuk mundur dari jabatannya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan, yang hanya ia emban selama 46 hari.  

Kini, publik bertanya-tanya mengenai siapa pengganti Gus Miftah dalam posisi strategis tersebut. 

Salah satu nama yang muncul dan ramai dalam diskusi adalah Ustaz Adi Hidayat, seorang pendakwah yang  dikenal karena ceramah-ceramahnya yang santun.

Perbandingan antara latar belakang Gus Miftah dan Adi Hidayat, termasuk pendidikan mereka, menjadi perhatian masyarakat.  

Lantas bagaimana perbandingan pendidikan Gus Miftah dan Ustaz Adi Hidayat? Simak penjelasannya berikut ini.

1. Latar Belakang Pendidikan Gus Miftah 

Gus Miftah, atau Miftah Maulana Habiburrahman, lahir di Lampung pada 5 Agustus 1981. 

Ia merupakan pendiri Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta. Pendidikan formalnya dimulai di Pondok Pesantren Bustanul I’lum, tempat ia menamatkan tingkat MTS dan MAN.

Pada 1999, Gus Miftah melanjutkan kuliah di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, di program studi Pendidikan Islam. Namun, ia tidak menyelesaikan studinya di universitas tersebut.  

Tahun 2023, Gus Miftah berhasil meraih gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.) dari Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Semarang. 

Skripsinya berjudul “Pendidikan Islam Berwawasan Kebangsaan Berbasis Metode Al Mizah Al Miftahiyyah”. Ia juga telah diterima untuk melanjutkan studi Magister Pendidikan Agama Islam di Unissula.  

2. Latar Belakang Pendidikan Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat (UAH) lahir di Pandeglang, Banten, dan mengawali pendidikan dasarnya di SDN Karaton 3 Pandeglang. 

Selain pendidikan formal, UAH juga belajar agama di Madrasah Salafiyah Sanusiyah. Pendidikan menengahnya ditempuh di Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Garut.  

Pada 2003, UAH mendapat kesempatan melanjutkan studi melalui program PMDK di Fakultas Dirasat Islamiyyah UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, yang bekerja sama dengan Universitas Al-Azhar Kairo. 

Namun, ia memilih melanjutkan studi ke Libya di Kulliyyah Dakwah Islamiyyah, Tripoli, dan meraih gelar S1 pada 2009.  

UAH kemudian melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 di Islamic Call College, Tripoli, Libya. 

Pada 2019, ia menerima gelar doktor kehormatan dari Universitas Astrolabe, Istanbul, Turki, atas kontribusinya di bidang dakwah, pengetahuan, dan budaya. 

Pada Mei 2023, UAH kembali dianugerahi gelar doktor kehormatan dari Universitas Muhammadiyah Jakarta atas kiprahnya dalam manajemen pendidikan Islam (SK Rektor UMJ No. 218 Tahun 2023).  

Ustaz Adi Hidayat
Ustaz Adi Hidayat
Sumber :
  • UMJ

 

Kendati demikian, Gus Miftah memiliki latar belakang pendidikan yang kuat di bidang pendidikan Islam serta pengalaman mendirikan dan mengelola pondok pesantren. 

Di sisi lain, Ustaz Adi Hidayat dikenal sebagai ulama dengan wawasan luas, baik dalam kajian Islam klasik maupun modern, berkat pendidikannya di institusi internasional.  

Jika dibandingkan, kedua tokoh ini memiliki keunikan masing-masing yang relevan untuk posisi Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama. 

Gus Miftah dikenal dengan pendekatan dakwah yang inklusif, sementara UAH terkenal dengan metodologi dakwah berbasis kajian mendalam dan argumentasi akademik.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga saat ini, belum ada kepastian siapa yang akan menggantikan Gus Miftah. Namun, keduanya tetap menjadi inspirasi bagi umat Islam di Indonesia dengan pendekatan dan latar belakang pendidikan mereka yang unik dan berkontribusi besar dalam dakwah Islam. (udn)

Sumber:
1. Situs resmi Unissula: Profil dan riwayat pendidikan Gus Miftah.  
2. Kanal YouTube Hanna Jannah: Profil Ustaz Adi Hidayat dan gelar kehormatan yang diterimanya. 
3. SK Rektor UMJ No. 218 Tahun 2023 tentang gelar doktor kehormatan Ustaz Adi Hidayat.  

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Banjir Rezeki Dadakan, 5 Weton Ini Diprediksi Ketiban Pulung Besar pada 9 April 2026, Apakah Anda Salah Satunya?

Banjir Rezeki Dadakan, 5 Weton Ini Diprediksi Ketiban Pulung Besar pada 9 April 2026, Apakah Anda Salah Satunya?

Tanggal 9 April 2026 diprediksi akan menjadi titik balik finansial dan keberuntungan bagi beberapa weton terpilih. Siapa sajakah mereka? Berikut prediksinya.
Tinju Dunia: Tyson Fury Ungkap Rencana Lawan Tiga Petinju Papan Atas Disepanjang 2026, Arslanbek Makhmudov yang Pertama

Tinju Dunia: Tyson Fury Ungkap Rencana Lawan Tiga Petinju Papan Atas Disepanjang 2026, Arslanbek Makhmudov yang Pertama

Tyson Fury mengungkapkan rencana akan melawan tiga petinju papan atas di sepanjang 2026. Mantan juara kelas berat itu akan memulainya dengan duel tinju melawan Arslanbek Makhmudov.
Investor Strategis SUN, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Komitmen Jaga Dana Pekerja dan Perluas Perlindungan

Investor Strategis SUN, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Komitmen Jaga Dana Pekerja dan Perluas Perlindungan

BPJS Ketenagakerjaan menegaskan perannya sebagai salah satu investor strategis terbesar dalam instrumen Surat Utang Negara (SUN).
Yeum Hye-seon Siap Hengkang dari Red Sparks, Sahabat Megawati Hangestri Jadi Rebutan di Bursa Transfer Liga Voli Korea 2026-2027

Yeum Hye-seon Siap Hengkang dari Red Sparks, Sahabat Megawati Hangestri Jadi Rebutan di Bursa Transfer Liga Voli Korea 2026-2027

Yeum Hye-seon selaku kapten Red Sparks dan sahabat Megawati Hangesstri secara terang-terangan siap bergabung ke tim manapun bahkan jika harus meninggalkan tim lamanya di Liga Voli Korea 2026-2027.
Polres Metro Jakarta Barat Kebakaran, 13 Mobil Damkar Dikerahkan

Polres Metro Jakarta Barat Kebakaran, 13 Mobil Damkar Dikerahkan

Berdasarkan video yang diterima tvOnenews.com, api berkobar di sebuah ruangan lantai dua dan keluar dari jendela.
Kasihan ada Angkot Sepi Penumpang, Dedi Mulyadi Malah dibuat Kagum sama Cerita si Sopir Abah Ruspan

Kasihan ada Angkot Sepi Penumpang, Dedi Mulyadi Malah dibuat Kagum sama Cerita si Sopir Abah Ruspan

Kang Dedi Mulyadi tak menduga setelah mendegar kisah hidup Sopir Angkot Abah Suparman. Sekalipun lansia tapi masih aktif dan mandiri

Trending

Hasil Liga Champions: Bayern Bungkam Real Madrid di Bernabeu, Neuer Jadi Tembok Tak Tertembus

Hasil Liga Champions: Bayern Bungkam Real Madrid di Bernabeu, Neuer Jadi Tembok Tak Tertembus

Bayern Munich sukses mencuri kemenangan penting saat bertandang ke markas Real Madrid dalam leg pertama perempat final Liga Champions UEFA.
Megawati Hangestri Berubah Pikiran Usai Bertemu Kapten Red Sparks? Diam-diam Ingin Kembali ke Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berubah Pikiran Usai Bertemu Kapten Red Sparks? Diam-diam Ingin Kembali ke Liga Voli Korea

Nampaknya Megawati Hangestri buka peluang kembali ke Liga Voli Korea usai bertemu kapten Red Sparks. Tiga keinginan jadi penentu keputusan penting ini.
Berita Liga Champions: Terima Kasih Arsenal, Manchester United hingga Liverpool Ketiban Durian Runtuh di Liga Inggris

Berita Liga Champions: Terima Kasih Arsenal, Manchester United hingga Liverpool Ketiban Durian Runtuh di Liga Inggris

Berkat Arsenal, tim-tim Liga Inggris lainnya, seperti Manchester United dan Liverpool, mendapatkan keuntungan. Hal ini berkat kemenangan The Gunners dengan skor 1-0 atas Sporting Lisbon.
Sedang Berbaris Rapi, Siswa SMKN 2 Subang Justru Disentil Dedi Mulyadi Soal Cara Menghormati Gubernur Jawa Barat

Sedang Berbaris Rapi, Siswa SMKN 2 Subang Justru Disentil Dedi Mulyadi Soal Cara Menghormati Gubernur Jawa Barat

​​​​​​​Dedi Mulyadi menyentil siswa SMKN 2 Subang soal kebersihan meski sudah berbaris rapi. Ia tekankan cara menghormati bukan seremoni, tapi lingkungan bersih
Tamparan Keras untuk Timnas Indonesia, Media Vietnam Heboh Pamer Ranking Liga, Super League Tertinggal Jauh

Tamparan Keras untuk Timnas Indonesia, Media Vietnam Heboh Pamer Ranking Liga, Super League Tertinggal Jauh

Timnas Indonesia kembali menjadi bahan perbincangan di Asia Tenggara, kali ini soal dampak dari perkembangan kompetisi domestik yang dinilai tertinggal jauh.
Warga Jabar Harus Tahu! Dedi Mulyadi Sampaikan Pesan Penting Usai Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor Melonjak

Warga Jabar Harus Tahu! Dedi Mulyadi Sampaikan Pesan Penting Usai Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor Melonjak

​​​​​​​Dedi Mulyadi sampaikan pesan penting untuk warga Jabar usai pembayaran pajak kendaraan bermotor melonjak. Warga diminta balik nama kendaraan demi kemudahan.
Polres Metro Jakarta Barat Kebakaran, 13 Mobil Damkar Dikerahkan

Polres Metro Jakarta Barat Kebakaran, 13 Mobil Damkar Dikerahkan

Berdasarkan video yang diterima tvOnenews.com, api berkobar di sebuah ruangan lantai dua dan keluar dari jendela.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT