BNN Musnahkan 1 Kg Sabu, Dua Tersangka Terancam Hukuman Seumur Hidup
Surabaya, tvOnenews.com - Bnnp Jawa Timur memusnahkan barang bukti sabu seberat 989,679 gram yang disita dari dua tersangka. Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan warga terkait dugaan peredaran narkotika di kawasan Tambaksari, Surabaya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim BNNP Jawa Timur melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka RH di sebuah rumah kos.
Dari lokasi penangkapan, petugas menemukan sabu yang disembunyikan di kamar mandi dalam kemasan plastik berlabel teh.
Pengembangan kasus kemudian mengarah pada tersangka MT yang berperan sebagai kurir. Ia ditangkap setelah mengambil paket sabu di titik transaksi kawasan Simo, Surabaya.
Dari hasil pemeriksaan, kedua tersangka diketahui dikendalikan oleh seorang bandar berinisial J yang saat ini masih dalam pengejaran.
Selain sabu, petugas juga menyita sejumlah barang bukti lain berupa ponsel, uang tunai, kartu ATM, serta sepeda motor.
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati atau penjara seumur hidup.
Sementara itu di Kabupaten Tuban, kelangkaan gas LPG 3 kilogram semakin memprihatinkan. Warga terpaksa berkeliling hingga ke luar desa untuk mendapatkan tabung gas bersubsidi.
Antrean panjang terlihat di sejumlah pangkalan, di antaranya di Jalan Brawijaya, Kelurahan Kebonsari, serta Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Kutorejo, Kabupaten Tuban. Puluhan warga rela menunggu berjam-jam sambil membawa tabung gas kosong.
Meski belum ada kepastian kedatangan stok, warga tetap bertahan karena gas LPG menjadi kebutuhan utama untuk memasak. Dalam hitungan jam, ratusan tabung gas langsung habis terjual saat stok tersedia.
Kondisi tersebut membuat aktivitas rumah tangga warga terganggu. Masyarakat berharap pemerintah segera mengatasi krisis LPG 3 kilogram agar mereka tidak lagi kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Pihak Pertamina menyatakan telah menyiapkan langkah antisipasi untuk meredam kelangkaan. Salah satunya dengan menambah sekitar 779 ribu tabung LPG di seluruh kota dan kabupaten di Jawa Timur.