Diskusi Ekonomi Middle Income Trap, Pemerintah Diminta Bersikap Fleksibel dan Adaptif
Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah diminta bersikap fleksibel dan adaptif untuk mendorong Indonesia keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah.
Dalam diskusi ekonomi tersebut, pPuntuk naik ke kategori negara berpendapatan tinggi.
Pertumbuhan ekonomi dinilai belum cukup kuat untuk mendorong peningkatan produktivitas secara signifikan.
Selain itu, transformasi industri dan peningkatan kualitas sumber daya manusia dinilai menjadi faktor kunci agar Indonesia tidak terjebak dalam Middle income trap. Tanpa reformasi yang konsisten, pertumbuhan ekonomi berisiko stagnan dalam jangka panjang.
Pemerintah juga didorong untuk mempercepat hilirisasi industri serta meningkatkan daya saing manufaktur. Langkah tersebut dinilai penting untuk menciptakan nilai tambah dan memperluas lapangan kerja berkualitas.
Di sisi lain, fleksibilitas kebijakan fiskal dan moneter juga dianggap diperlukan untuk menghadapi dinamika global.
Ketidakpastian ekonomi dunia, termasuk tensi geopolitik dan perlambatan ekonomi global, dinilai dapat mempengaruhi pertumbuhan domestik.
Para ekonom berharap pemerintah dapat memperkuat koordinasi kebijakan serta mendorong investasi produktif.
Dengan strategi yang adaptif, Indonesia dinilai memiliki peluang untuk keluar dari jebakan middle income trap dan menuju negara maju.