GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Uang Donasi Melayang, Agus Semakin Sedih, Katanya Perlu Donasi Lagi karena Sudah Tak Bisa Lagi Kerja: Kan Perlu Buat Makan Sehari-hari, Minimal Rp...  

Agus Salim kembali minta donasi setelah uang Rp1,5 miliar habis, katanya untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Ramai netizen geram dan lontarkan kritik pedas!
Jumat, 13 Desember 2024 - 11:18 WIB
Pratiwi Novianthi dan Agus Salim
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Masalah Agus Salim, korban penyiraman air keras, kembali menjadi sorotan setelah permintaan donasi tahap kedua disampaikan oleh tim kuasa hukumnya. 

Sebelumnya, donasi Rp1,5 miliar yang dihimpun oleh Yayasan Rumah Peduli Kemanusiaan telah menuai kontroversi karena sebagian uang tersebut digunakan untuk melunasi utang keluarganya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, dengan alasan Agus tidak lagi bisa bekerja, tim kuasa hukum meminta publik untuk memberikan sumbangan baru demi memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.  

Alasan Agus Salim berikan uang donasi untuk bayar utang Wawa
Alasan Agus Salim berikan uang donasi untuk bayar utang Wawa
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

 

Agus, yang sebelumnya menjelaskan dalam acara Dua Sisi tvOne bahwa ada kesalahpahaman soal penggunaan uang donasi, kini menghadapi kritik yang lebih tajam. 

Ia mengaku bahwa sejak awal menganggap donasi tersebut sebagai miliknya dan bebas digunakan untuk kebutuhan apa pun. 

“Dari awal itu salah paham. Dari awal itu untuk pengobatan dan kebutuhan hidup. Kan udah dibilang di YouTube-nya Teteh (Novi) itu. Jadi, kan Agus mikirnya waktu itu, mikirnya itu merasa uang Agus," jelasnya saat ditanya soal penggunaan dana tersebut.  

Namun, permintaan baru untuk donasi membuat netizen semakin geram. 

Mereka menilai, alih-alih meminta bantuan kembali, Agus dan keluarganya seharusnya mencari solusi lain untuk mencukupi kebutuhan hidup. 

Salah satu komentar pedas yang viral di media sosial berbunyi, “Mending gw beli makan utk kucing jalanan duit gw wak daripada donasikan ke Agus,” menegaskan bahwa publik mulai kehilangan simpati terhadap Agus dan timnya.  

Agus Salim
Agus Salim
Sumber :
  • Kolase YouTube

 

Tim kuasa hukum Agus menyebutkan bahwa kebutuhan hidup di wilayah Jakarta mencapai Rp5 juta per bulan. 

“Agus gak bisa lagi kerja. Donasinya dikasih Novi. Ada memang Alvin, tapi Alvin Lim kan meng-cover perobatannya, kan (Agus) perlu makan setiap hari," ujar salah satu anggota timnya melansir dari unggahan @ratu.nyinyir.officiall. 

Namun, pernyataan ini justru memperburuk situasi, karena banyak netizen merasa nominal tersebut terlalu tinggi, terutama di tengah kondisi ekonomi yang sulit. 

Seorang netizen bahkan berkomentar, “Enak kali kau ngomong 5 juta sebulan, kami aja kerja banting tulang cuma dapat 3 juta sebulan, suruh kerja istrinya, bukan malah nunggu uang dari tangan orang.”  

Tidak hanya itu, beberapa netizen mengkritik gaya hidup yang dianggap tidak sesuai dengan kondisi Agus saat ini. 

Ada pula yang menyarankan Agus untuk mencoba platform lain untuk mencari penghasilan.

Kuasa Hukum Agus Salim minta open donasi Rp5 juta
Kuasa Hukum Agus Salim minta open donasi Rp5 juta
Sumber :
  • Instagram/ratu.nyinyir.officiall

 

“Suruh live di toktik sambil joget aja, kalau badan masih bisa gerak ngapain open donasi tahap 2 lagi?” tulis seorang pengguna media sosial, menyiratkan bahwa Agus masih memiliki kemampuan untuk mencari uang tanpa harus meminta bantuan publik.  

Situasi ini semakin rumit karena publik merasa tidak ada transparansi dari pihak Agus terkait penggunaan dana sebelumnya. 

Banyak yang menilai bahwa donasi baru ini hanya akan memperburuk citra Agus di mata masyarakat. 

“Banyak disability di Indonesia yang berjuang di atas kaki sendiri, tidak mengharap donasi,” tulis netizen lain yang menyoroti pentingnya kemandirian meski dalam kondisi sulit.  

Dengan semakin banyaknya kritik yang berdatangan, permintaan donasi baru dari pihak Agus ini sepertinya akan sulit mendapatkan dukungan publik. 

Di sisi lain, kasus ini menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memberikan donasi dan memastikan bahwa bantuan yang diberikan digunakan sesuai tujuan. 

Agus Salim bersama bibinya Neneng Sumiyati alias Wawa
Agus Salim bersama bibinya Neneng Sumiyati alias Wawa
Sumber :
  • YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal MotoGP Italia 2026, Sabtu 30 Mei: Kesempatan Fabio Di Giannantonio Lanjutkan Tren Positif di Grand Prix Catalunya

Jadwal MotoGP Italia 2026, Sabtu 30 Mei: Kesempatan Fabio Di Giannantonio Lanjutkan Tren Positif di Grand Prix Catalunya

Jadwal MotoGP Italia 2026, Sabtu 30 Mei bisa menjadi kesempatan emas untuk Fabio Di Giannantonio untuk melanjutkan tren positifnya di Catalunya.
Jadwal MotoGP Italia 2026, Sabtu 30 Mei: Kesempatan Fabio Di Giannantonio Lanjutkan Tren Positif di Grand Prix Catalunya

Jadwal MotoGP Italia 2026, Sabtu 30 Mei: Kesempatan Fabio Di Giannantonio Lanjutkan Tren Positif di Grand Prix Catalunya

Jadwal MotoGP Italia 2026, Sabtu 30 Mei bisa menjadi kesempatan emas untuk Fabio Di Giannantonio untuk melanjutkan tren positifnya di Catalunya.
Kepemimpinan Ombudsman RI Periode 2021-2026 Disebut Paling Bermasalah

Kepemimpinan Ombudsman RI Periode 2021-2026 Disebut Paling Bermasalah

Ketua Majelis Etik Ombudsman RI, Jimly Asshiddiqie menyebut bahwa kepemimpinan Ombudsman RI periode 2021-2026 paling bermasalah.
Pujian Berkelas Eks Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong untuk Megawati Hangestri

Pujian Berkelas Eks Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong untuk Megawati Hangestri

Shin Tae-yong, eks pelatih Timnas Indonesia memberikan apresiasi setinggi langit kepada Megawati Hangestri yang dalam beberapa tahun terakhir populer di Korea.
Mitos atau Fakta? Masak Daging Pakai Sendok atau Garpu Logam dapat Lebih Empuk Meski Tanpa Presto

Mitos atau Fakta? Masak Daging Pakai Sendok atau Garpu Logam dapat Lebih Empuk Meski Tanpa Presto

Benarkah trik memasak daging dengan pakai sendok atau garpu logam bikin cepat empuk tanpa presto? Apakah tips ini mitos atau fakta? Simak ulasannya berikut.
Gempa M 4,5 Guncang Kota Kendari Jumat Malam

Gempa M 4,5 Guncang Kota Kendari Jumat Malam

BMKG mendeteksi gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,5 yang mengguncang daratan wilayah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat malam.

Trending

KPK Sebut Fadia Arafiq Intervensi Pegawai Outsourcing Untuk Memilihnya di Pilkada 2024

KPK Sebut Fadia Arafiq Intervensi Pegawai Outsourcing Untuk Memilihnya di Pilkada 2024

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap, Fadia Arafiq turut intervensi tenaga kerja outsourcing untuk memilihnya di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 lalu.
Diabaikan Belgia dan Belanda ke Piala Dunia 2026, Ini Alasan Pascal Struijk Masih Enggan Bela Timnas Indonesia

Diabaikan Belgia dan Belanda ke Piala Dunia 2026, Ini Alasan Pascal Struijk Masih Enggan Bela Timnas Indonesia

Begini alasan Pascal Struijk setelah masih enggan menjawab tawaran bela Timnas Indonesia meski sudah fix tak masuk skuad Belanda dan Belgia di Piala Dunia 2026.
Update Terbaru Kasus Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Diduga Mengalir ke Mobilisasi Suara untuk Pemilu

Update Terbaru Kasus Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Diduga Mengalir ke Mobilisasi Suara untuk Pemilu

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap fakta baru kasus dugaan korupsi terkait pengadaan jasa outsoucing di Kabupaten Pekalongan dengan tersangka Fadia Arafiq.
Geger! Wanita Muda Ditemukan Tewas di Hotel Jakarta Selatan

Geger! Wanita Muda Ditemukan Tewas di Hotel Jakarta Selatan

Seorang wanita berinisial L menggegerkan warga usai ditemukan tewas di sebuah hotel kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (29/5/2026).
Jelang Mudaslub 2026, BPD HIPMI Malut Buka Pendaftaran Calon Ketua Umum

Jelang Mudaslub 2026, BPD HIPMI Malut Buka Pendaftaran Calon Ketua Umum

Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Maluku Utara (Malut) resmi membuka pendaftaran bakal calon ketua umum pada 28-30 Mei 2026.
Antisiapasi Penyelewengan Program dan Penggunaan Dana Desa, ABPEDNAS dan Kejagung Kolaborasi Tingkatkan Pengawasan

Antisiapasi Penyelewengan Program dan Penggunaan Dana Desa, ABPEDNAS dan Kejagung Kolaborasi Tingkatkan Pengawasan

Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) berkolaborasi dengan Kejaksaan Agung (Kejagung) RI dalam meningkatkan pengawasan dana dan pembangunan desa.
Kacau, DPR RI Dapati Tenda Jemaah Haji Minim Fasilitas Kamar Mandi

Kacau, DPR RI Dapati Tenda Jemaah Haji Minim Fasilitas Kamar Mandi

Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI Rieke Diah Pitaloka menyoroti terkait fasilitas di area penginapan jemaah haji Indonesia di Mina, Arab Saudi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT