GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fakta Silsilah Keluarga Gus Miftah Masuk Babak Baru, Adik Kandung Tiba-tiba Bongkar Status Sosial Sang Ayah di Lampung: Mbah Besari Itu...

Adik Gus Miftah, Tajib, kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet setelah memberikan pernyataan yang berbeda terkait status ayahnya. Katanya...
Senin, 16 Desember 2024 - 17:35 WIB
Gus Miftah dan adik kandungnya, Tajib
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Adik Gus Miftah, Tajib, kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet setelah memberikan pernyataan yang berbeda terkait status ayahnya.

Tajib sebelumnya mengakui bahwa ayah mereka hanyalah seorang petani sawah dan ibu mereka adalah pedagang di pasar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, dalam cuplikan video terbaru yang dibagikan ulang oleh akun X @TukangBedah00 pada 14 Desember 2024, Tajib menyampaikan klarifikasi baru terkait silsilah keluarganya.

Adik kandung Gus Miftah bongkar keturunan keluarganya
Adik kandung Gus Miftah bongkar keturunan keluarganya
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

 

Dalam rekaman tersebut, Tajib menyebutkan bahwa ayah mereka sebenarnya adalah seorang kiai, meskipun tidak memiliki nama besar.

"Klarifikasi mengenai masalah keturunan. Kalau dikatakan bahwasannya Gus Miftah itu bukan dari keturunan kiai, itu memang benar tapi bukan keturunan kiai besar," kata Tajib dilansir dari unggahan cuplikan video dalam akun X @TukangBedah00 yang viral di platform tersebut.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa ayahnya pernah menempuh pendidikan di pesantren di Kediri pada tahun 60-an hingga 70-an.

Setelah menikah dan memiliki seorang anak, ayahnya hijrah ke Lampung untuk menjadi transmigran.

"Kalau Gus Miftah ini dikatakan bukan anak kiai, itu bisa juga saya katakan salah, karena bapak saya pernah mondok di Kediri pada masa itu, sekitar tahun 70-an atau 60-an," tambahnya.

Tajib juga menyoroti peran besar ayahnya sebagai tokoh agama di kampung mereka.

Meski tidak mendirikan pondok pesantren karena keterbatasan ekonomi, ayah mereka membangun langgar dan mushola yang hingga kini masih aktif digunakan.

"Nggak ada salahnya kan dan banyak juga kok, kiai-kiai di Lampung atau yang ada di Sumatera ini yang berpotensi petani, jadi profesinya sebagai petani. Apakah salah?" terang Tajib.

Tajib mengaku tidak terima jika ayah mereka dianggap bukan kiai hanya karena profesinya sebagai petani.

"Memang bapak saya gak punya pondok, tapi bapak saya di Lampung. Pada masa itu, mendirikan langgar, mushola, dan sampai saat ini dijadikan tokoh ulama tertua di wilayah kampung kami, satu kecamatan, punya binaan jamaah Yasin," jelasnya.

"Tapi kalau bapak saya dibilang bukan kiai, banyak jamaah yang nggak terima. Karena bapak saya mempunyai binaan," tambah Tajib dengan nada kesal.

Namun, pernyataan ini menuai sorotan warganet karena dianggap bertolak belakang dengan ucapannya sebelumnya.

Dalam pengakuan yang lebih dulu viral dan diunggah di YouTube tvOnenews, Tajib menyebut keluarga mereka berasal dari latar belakang sederhana.

"Sangat sederhana, istilahnya anaknya orang gak mampu, gak punya, mau makan aja susah. Bapak petani sawah, Mama dagang di pasar, jadi untuk menghidupi anak-anaknya 4 bersaudara itu dari berkebun dan di pasar itu," ungkap Tajib dilansir dari YouTube tvOnenews.

Perubahan narasi ini menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan warganet.

Ada yang mempertanyakan alasan di balik klarifikasi ini, sementara sebagian lain berusaha memahami kondisi ekonomi keluarga Gus Miftah di masa lalu.

Pernyataan terbaru Tajib juga menegaskan bahwa jarak antara kampung mereka dan kampung Mbah Besari, seorang tokoh agama terkemuka di Ponorogo sangatlah dekat.

"Kalau kampung bapak saya dengan kampung Mbah Besari ini memang begandeng, cuman berapa meter atau berapa satu kilo gitu saya rasa," beber Tajib. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Video klarifikasi Tajib kini telah viral di media sosial, memicu diskusi tentang bagaimana persepsi publik dapat berubah seiring waktu dengan pengungkapan fakta baru. (asl)

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Singapura Open 2026: Gulung Toma Junior Popov Dua Gim Langsung, Alwi Farhan Tantang Shi Yu Qi di Babak 16 Besar

Hasil Singapura Open 2026: Gulung Toma Junior Popov Dua Gim Langsung, Alwi Farhan Tantang Shi Yu Qi di Babak 16 Besar

Hasil Singapura Open 2026 26 Mei, yang menyajikan duel dari sektor tunggal putra antara wakil Indonesia, Alwi Farhan menghadapi Toma Junior Popov dari Prancis.
Jam Berapa Shalat Idul Adha 2026? Ini Waktu Pelaksanaan yang Dianjurkan untuk Umat Muslim

Jam Berapa Shalat Idul Adha 2026? Ini Waktu Pelaksanaan yang Dianjurkan untuk Umat Muslim

Jam pelaksanaan shalat Idul Adha dimulai sekitar 20 menit setelah matahari terbit. Simak penjelasan lengkap waktu shalat Idul Adha 2026.
Megawati Hangestri Bukan Pilihan Pertama, Orang Dalam Ungkap Hyundai Hillstate Ternyata Sempat Ragu Rekrut Megatron

Megawati Hangestri Bukan Pilihan Pertama, Orang Dalam Ungkap Hyundai Hillstate Ternyata Sempat Ragu Rekrut Megatron

Megawati Hangestri disebut bukan pilihan utama Hyundai Hillstate untuk V-League 2026-2027. Ternyata ini alasan di balik drama transfer Megatron.
Bolehkah Kurban untuk Orang yang Sudah Wafat?

Bolehkah Kurban untuk Orang yang Sudah Wafat?

Merujuk buku Fiqih Praktis Ibadah Kurban karya Abu Aniisah Syahrul Fatwa bin Lukman, hukum berkurban bagi orang yang sudah meninggal dunia tidak bisa disamaratakan.
IKM Laporkan Abu Janda ke Bareskrim Polri Terkait Dugaan Ujaran Kebencian ke Warga Minangkabau

IKM Laporkan Abu Janda ke Bareskrim Polri Terkait Dugaan Ujaran Kebencian ke Warga Minangkabau

IKM melayangkan laporan terhadap Permadi Arya alias Abu Janda ke Bareskrim Polri, pada Selasa (26/5), terkait dugaan ujaran kebencian bermuatan Suku, Agama,
Hasil Singapura Open 2026: Jadi Unggulan ke-5, Putri KW Malah Bertekuk Lutut pada Wakil India di Babak Pertama

Hasil Singapura Open 2026: Jadi Unggulan ke-5, Putri KW Malah Bertekuk Lutut pada Wakil India di Babak Pertama

Hasil Singapura Open 2026 dari sektor tunggal putri antara wakil Indonesia, Putri Kusuma Wardani menghadapi Pusarla V. Sindhu yang berakhir dengan kejutan.

Trending

Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal lengkap AVC Womens's Cup 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia siap unjuk gigi meski tak diperkuat oleh Megawati Hangestri.
Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Lee So-young bisa saja kembali reuni dengan Megawati Hangestri, karena outside hitter berusia 31 tahun itu kini resmi menjadi pemain bebas di Liga Voli Korea.
Viral, Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul, Sultan HB X Lontarkan Komentar Menohok

Viral, Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul, Sultan HB X Lontarkan Komentar Menohok

Viral di medsos soal narasi adanya pembubaran ibadah di salah satu gereja di Sewon Bantul oleh sekelompok orang. Sontak, hal itu membuat Sultan HB X berkomentar
Jordan Wilson Cadangan, Pelatih Hyundai Hillstate Ungkap Ingin Pasangkan Megawati Hangestri dengan Pevoli Asing Lain

Jordan Wilson Cadangan, Pelatih Hyundai Hillstate Ungkap Ingin Pasangkan Megawati Hangestri dengan Pevoli Asing Lain

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung mengatakan bahwa Jordan Wilson sebenarnya bukan target utama untuk dipasangkan dengan Megawati Hangestri selain Vanja Bukilic.
Viral! Pria WNA Diduga Tewas Usai Dipukul Botol oleh Selebgram di Blok M, Ini Kata Polisi

Viral! Pria WNA Diduga Tewas Usai Dipukul Botol oleh Selebgram di Blok M, Ini Kata Polisi

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan pria yang merupakan WNA diduga tewas usai dipukul botol oleh seorang selebgram di kawasan Blok M.
Hotman Paris Kritik Keras Pernyataan Pigai soal Begal Tak Boleh Ditembak: Mikir, Apa Cocok Jadi Menteri HAM?

Hotman Paris Kritik Keras Pernyataan Pigai soal Begal Tak Boleh Ditembak: Mikir, Apa Cocok Jadi Menteri HAM?

Pernyataan Menteri HAM Natalius Pigai terkait begal tidak boleh ditembak mati di tempat. Ternyata mencuri perhatian dan menuai kritik dari Hotman Paris di media
Penuhi Panggilan KPK Sebagai Saksi, Pengusaha Asal Pacitan Diperiksa 1,5 Jam

Penuhi Panggilan KPK Sebagai Saksi, Pengusaha Asal Pacitan Diperiksa 1,5 Jam

Pengusaha asal Pacitan, Citra Yulia Mergareta, menjalani pemeriksaan selama sekitar 1,5 jam di Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Surabaya, Senin.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT