News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gus Miftah Lama-lama Kesal karena Tak Diakui sebagai Cucu Kiai Ageng Muhammad Besari dan Beri Sindiran: Modal Aja Gak Mau...

Dalam sebuah pengajian akbar, Gus Miftah yang tampak kesal, karena tidak diakui sebagai cucu Kiai Ageng Muhammad Besari, kemudian memberi sindiran menohok.
Jumat, 20 Desember 2024 - 23:40 WIB
Sindiran pedas Gus Miftah setelah tak diakui keturunan ke-9 Kiai Ageng Muhammad Besari
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Gus Miftah telah menjadi trendsetter selama beberapa minggu ini, imbas videonya sedang memaki seorang penjual es teh viral di media sosial.

Bukan kali pertama sikap Gus Miftah menuai kritik dan menjadi kotroversi di kalangan publik maupun netizen media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, eks Utusan Khusus Presiden itu sudah beberapa kali menuai kontroversi karena sikap tercelanya sebagai orang yang dilabeli sebagai pendakwah.

Salah satu contohnya adalah ketika ia menggoyang-goyangkan kepala istrinya dengan keras di hadapan umum. Parahnya lagi, hijab yang dikenakan sang istri juga sampai berantakan.

 

Selain itu, kata-kata yang keluar dari mulutnya juga dinilai tak pantas, apalagi untuk seorang pemuka agama.

Bagaimana tidak, dalam beberapa video yang tersebar di media sosial, Gus Miftah kerap melontarkan kalimat tak pantas yang terdengar merendahkan dan mengejek orang lain di depan umum.

Dua korban yang menjadi bahan olok-olokan Gus Miftah adalah penjual es teh, Sunhaji, serta seniman senior Yati Pesek.

 

Tak sampai di situ saja, belakangan publik juga mulai tak mempercayai omongan Gus Miftah terkait dirinya yang mengaku sebagai keturunan dari Kiai Ageng Muhammad Besari.

Kiai Ageng Muhammad Besari merupakan seorang ulama besar dari Ponorogo yang lahir pada tahun 1729. Putra dari Kiai Anom Besari itu merupakan sosok bangsawan yang memilih hidup seperti orang awam.

Kiai Ageng Muhammad Besari juga menjadi pendiri Pondok Pesantren Tegalsari, salah satu pesantren tertua di Nusantara, atau dikenal juga dengan nama Pesantren Gebang Tinatar.
 

Pernyataan Miftah Maulana sebagai cucu dari sang kiai, membuat keturunan kedelapan Kiai Ageng Muhammad Besari memberikan klarifikasi. Menurutnya, tidak ada nama Gus Miftah atau Miftah Maulana dalam data silsilah keluarga mereka.

Pernyataan tersebut lalu membuat publik meragukan, jika pendakwah  kontroversial itu masih menjadi bagian dari keturunan Kiai Ageng Muhammad Besari. Sebab, orangtuanya juga hanya seorang petani dan pedagang sayur.

 

Gus Miftah tampaknya lama-lama kesal, karena tak diakui sebagai keturunan sang kiai. Ia pun menumpahkan kekesalannya itu dalam sebuah pengajian akbar di Tegalsari pada Jumat (13/12/2024) lalu.

Di tengah pengajian tersebut, eks Utusan Khusus Presiden itu sempat membahas soal asal-usul keluarga sang kiai.

 

Setelah selesai membahasnya, Gus Miftah mengutarakan kekesalannya pada orang-orang yang mengaku sebagai keturunan Kiai Ageng Muhammad Besari.

Menurutnya, orang-orang tersebut hanya mengaku-ngaku saja, tapi jika ada acara keluarga tidak mau mengeluarkan modal.

"Aku itu sebel orang pada ngaku-ngaku cucunya Mbah Muhammad Besari, tapi kalau ada acara, modal aja enggak mau," ujar Gus Miftah, dikutip dari YouTube KELUARGA DIDIK, Kamis (19/12/2024).

 

Gus Miftah mengaku sebal dengan orang-orang yang mengaku-ngaku cucu Kiai Ageng Muhammad Besari
Gus Miftah mengaku sebal dengan orang-orang yang mengaku-ngaku cucu Kiai Ageng Muhammad Besari
Sumber :
  • YouTube/KELUARGA DIDIK

 

 

Terlihat kesal, Gus Miftah juga mengomel kalau dirinya tak masalah apabila tidak diakui sebagai cucu Kiai Ageng Muhammad Besari. Namun, dirinya tetap selalu mau membantu, bila ada acara atau persoalan.

"Saya enggak perlu diakui cucu enggak apa-apa, tapi kalau ada acara aku bantuin," ujarnya.

 

Lalu, Gus Miftah juga menyindir balik orang-orang yang mengaku-ngaku sebagai keturunan sang kiai, tapi enggan mengeluarkan modal dan malah mencari keuntungan dari makam Muhammad Besari.

"Sekarang semuanya rebutan merasa cucunya mbah Muhammad Besari, tapi enggak mau merawat makamnya mbah Muhammad Besari malah cari untung," ujarnya.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut pria tersebut, orang-orang tadi menggunakan cara dengan mengajukan proposal dan meminta bantuan untuk makam sang kiai. Namun, hasilnya justru tidak digunakan untuk merawat makam.

"Bikin proposal kesana-sini tapi hasilnya nggak buat makam. Yang modelnya kayak gitu, jan**k banget," imbuh Gus Miftah dengan nada tinggi karena mengomel. (ism)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.
Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri, Pertamina Patra Niaga Inisiasi CSR  Berbasis Potensi Lokal di 3 Daerah

Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri, Pertamina Patra Niaga Inisiasi CSR  Berbasis Potensi Lokal di 3 Daerah

Pertamina Patra Niaga mendesain program CSR berbasis potensi lokal di 3 daerah untuk mendorong perempuan lebih mandiri, produktif, dan berperan aktif di lingkungan.
Apa Itu PolyPhil? Mengenal Skin Booster Berbasis DNA Trout dan Apa Manfaatnya untuk Kulit?

Apa Itu PolyPhil? Mengenal Skin Booster Berbasis DNA Trout dan Apa Manfaatnya untuk Kulit?

PolyPhil, perawatan berbasis polynucleotide dari DNA trout. Kenali cara kerja, potensi manfaat, bukti penelitian, dan keterbatasannya. Sebagai salah satu bahan

Trending

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.
Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT