News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Lagi Ingin Diakui Senasab, Gus Miftah Kini Lempar Sindiran Pedas ke Keluarga Kiai Ageng Muhammad Besari: Mereka Modelnya Kayak...

Tak lagi haus pengakuan, Gus Miftah secara terang-terangan menyatakan kekecewaannya terhadap mereka yang sibuk mengaku sebagai cucu Kiai Ageng Muhammad Besari.
Minggu, 29 Desember 2024 - 22:15 WIB
Tak Terima Gus Miftah Klaim Nasab Kiai Ageng Muhammad Besari, Keluarga Besar Sampai Bilang Nama Leluhur Kami...
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews

tvOnenews.com - Nama Gus Miftah masih menjadi perbincangan hangat publik setelah pernyataan tajamnya yang ditujukan untuk keturunan Kiai Ageng Muhammad Besari.

Penceramah kondang itu menyampaikan sindiran keras kepada pihak-pihak yang mengklaim sebagai keturunan Kiai Ageng Muhammad Besari, tetapi tidak menunjukkan penghormatan kepada sang leluhur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam salah satu pengajian akbarnya, Gus Miftah secara terang-terangan menyatakan kekecewaannya terhadap mereka yang sibuk mengaku sebagai cucu Kiai Ageng Muhammad Besari.

Kontroversi Gus Miftah yang mengaku senasab dengan Kiai Ageng Muhammad Besari.
Kontroversi Gus Miftah yang mengaku senasab dengan Kiai Ageng Muhammad Besari.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

 

Ia menyoroti sikap mereka yang enggan berkontribusi dalam acara keagamaan maupun menjaga peninggalan sejarah leluhur.

"Aku itu sebel orang pada ngaku-ngaku cucunya Mbah Muhammad Besari, tapi kalau ada acara, modal aja enggak mau," ujar Gus Miftah pada salah satu tayangan YouTube Keluarga Didik, dilansir tvOnenews.com pada Minggu (29/12/2024).

Usai dibantah tegas oleh keturunana ke-8 Mbah Besari, Gus Miftah nampaknya sadari diri dan menegaskan bahwa pengakuan sebagai keturunan ulama besar tersebut bukan suatu hal yang penting.

Ia mengaku tetap akan membantu acara atau kegiatan keagamaan, meskipun tidak diakui sebagai bagian dari garis keturunan Kiai Ageng Muhammad Besari.

"Saya enggak perlu diakui cucu enggak apa-apa, tapi kalau ada acara aku bantui," ucap Gus Miftah tegas. 

Kekecewaan Gus Miftah memuncak ketika ia membahas kondisi makam Mbah Muhammad Besari yang dianggapnya kurang terawat.

Ia menilai bahwa mereka yang sibuk mengklaim keturunan seharusnya juga memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga makam sang ulama besar.

"Semuanya rebutan merasa cucunya mbah Muhammad Besari, tapi enggak mau merawat makamnya Mbah Muhammad Besari," ucap Gus Miftah dengan nada kesal.

Bahkan, ia menyindir bahwa ada pihak yang mengajukan proposal bantuan ke berbagai tempat, tetapi hasilnya tidak digunakan untuk kebutuhan makam.

"Bikin proposal ke sana-sini tapi hasilnya nggak buat makam. Yang modelnya kayak gitu, jan**k banget," tambahnya penuh kekesalan.

Pernyataan Gus Miftah ini memicu perdebatan sengit di media sosial, khususnya di platform X (dulu Twitter).

Sebagian warganet menilai bahwa tutur bahasa Gus Miftah tidak mencerminkan dirinya sebagai seorang ulama.

"Kalau kelakuannya masih seperti jan**k, tidak usah memaksakan diri mengaku sebagai keturunan kiai," tulis seorang warganet mengkritik.

Namun, tidak sedikit pula yang mendukung Gus Miftah.

Mereka berpendapat bahwa pernyataannya merupakan bentuk kekecewaan yang wajar terhadap sikap abai terhadap peninggalan leluhur.

Topik ini semakin memanaskan perbincangan tentang nama besar Kiai Ageng Muhammad Besari, salah satu tokoh agama yang dihormati di Tanah Jawa.

Polemik tentang keturunan dan tanggung jawab moral mereka kini menjadi sorotan utama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski menuai kontroversi, pernyataan Gus Miftah mengingatkan pentingnya menjaga peninggalan sejarah dan menunjukkan rasa hormat kepada leluhur, tidak hanya dengan klaim, tetapi juga melalui tindakan nyata. (asl)

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Sahroni Diperas ‘Utusan KPK’ Gadungan: Minta Rp300 Juta, Berujung Ditangkap Tengah Malam

Kronologi Sahroni Diperas ‘Utusan KPK’ Gadungan: Minta Rp300 Juta, Berujung Ditangkap Tengah Malam

Peristiwa dugaan pemerasan dengan mencatut nama KPK bermula pada Senin, 6 April 2026 sekitar pukul 10.30 WIB, saat Ahmad Sahroni tengah memimpin rapat di Komisi III DPR RI. 
Warga Keluhkan Mekanisme Penyaluran Bansos di Barombong

Warga Keluhkan Mekanisme Penyaluran Bansos di Barombong

Warga keluhkan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) yang diduga masih amburadul di Barombong, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. 
John Herdman Tak Perlu Pusing Jay Idzes Absen Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Bung Ropan Sarankan Pemain Ini

John Herdman Tak Perlu Pusing Jay Idzes Absen Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Bung Ropan Sarankan Pemain Ini

Bung Ropan menyebut banyak stok pemain berkualitas yang bisa dipanggil John Herdman jika Jay Idzes tidak bisa ikut membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.
John Herdman Tak Perlu Pusing Jay Idzes Absen Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Bung Ropan Sarankan Pemain Ini

John Herdman Tak Perlu Pusing Jay Idzes Absen Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Bung Ropan Sarankan Pemain Ini

Bung Ropan menyebut banyak stok pemain berkualitas yang bisa dipanggil John Herdman jika Jay Idzes tidak bisa ikut membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.
Cak Imin Soroti WFH ASN untuk Kurangi BBM, Wanti-Wanti soal Produktivitas

Cak Imin Soroti WFH ASN untuk Kurangi BBM, Wanti-Wanti soal Produktivitas

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar merespons kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN). Menurutnya hal ini bisa memberi dampak positif.
Menang Telak, Saswco Mojang Tetap Catatkan Evaluasi di Liga Putri U-18

Menang Telak, Saswco Mojang Tetap Catatkan Evaluasi di Liga Putri U-18

Sascwo Mojang menang dengan skor 7-0 dari Putri Sukabumi di Cimahi, Sabtu (11/4/2026).

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Tim Geypens akui ingin jadi WN Belanda lagi usai passportgate. Pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini lahir di Belanda tapi tiba-tiba jadi ilegal di negeri sendiri.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Dedi Mulyadi minta maaf ke warga Jabar, Samsat diserbu warganet usai tak sesuai kebijakan, hingga Bung Ropan curigai PSSI incar striker keturunan ini.
Akui Thailand Favorit Juara Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mati-matian di Final

Akui Thailand Favorit Juara Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mati-matian di Final

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengakui keunggulan Thailand jelang final Piala AFF Futsal 2026. Ia bahkan sebut lawannya sebagai favorit kuat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT