GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Resmi Didepak Suwon FC, Sang Ibu Bagikan Kisah Perjuangan Pratama Arhan: Semua Usaha Kami Selama Ini...

Pratama Arhan resmi dicoret Suwon FC di akhir musim 2024. Sebelumnya, sang ibu pernah ungkap kisah masa lalu Arhan yang tak mampu beli sepatu dan harus pakai
Rabu, 1 Januari 2025 - 22:00 WIB
Resmi Didepak Suwon FC, Sang Ibu Bagikan Kisah Perjuangan Pratama Arhan Semua Usaha Kami Selama Ini...
Sumber :
  • Suwon FC / tvOne

tvOnenews.com - Pratama Arhan, bintang muda Timnas Indonesia resmi dicoret klub asal Korea Selatan, Suwon FC di akhir musim 2024.

Keputusan tersebut menjadi pukulan berat bagi karier internasionalnya setelah sebelumnya ia menunjukkan performa menjanjikan di K League 1 Korea Selatan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, perjuangan suami Azizah Salsha dalam dunia sepak bola tak terlepas dari kisah inspiratif ibunya, Surati, yang telah mendukungnya dengan pengorbanan luar biasa sejak kecil.

Surati, seorang pedagang sayur keliling dari Blora, Jawa Tengah, bercerita bagaimana ia berjuang demi mewujudkan mimpi anaknya menjadi pemain sepak bola profesional. 

“Anakku sampai berdarah-darah dalam berjuang, tapi saya selalu yakin dia akan mencapai impiannya,” ujar Surati dilansir dari tvOne. 

Kendati hidup dalam keterbatasan, Surati tak pernah menyerah. Ia bahkan rela berutang untuk membiayai turnamen yang diikuti Arhan semasa kecil. 

Biaya sebesar Rp 500 ribu per turnamen menjadi beban berat bagi keluarga sederhana ini. 

Salah satu momen yang paling dikenang Surati adalah ketika ia membelikan sepasang sepatu sepak bola murah seharga Rp 25 ribu. 

Sepatu itu langsung rusak saat pertama kali dipakai, namun semangat Arhan tetap tak padam.

“Saya tahu sepatu itu rusak, tapi Arhan tetap memakainya dan terus bermain. Itu bukti bahwa dia tak pernah menyerah,” kenang Surati. 

4 Fakta Menarik Pratama Arhan Dilepas Suwon FC, Nomor 4 Masih Misteri
4 Fakta Menarik Pratama Arhan Dilepas Suwon FC, Nomor 4 Masih Misteri
Sumber :
  • Suwon FC

 

Perjuangan Arhan mulai membuahkan hasil ketika ia dipanggil Shin Tae-yong untuk memperkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2020. 

Penampilannya mencuri perhatian publik, terutama saat ia mencetak gol spektakuler melawan Malaysia di babak penyisihan grup. 

Gol tersebut tidak hanya membawa Indonesia menang 4-1, tetapi juga membuat Arhan dinobatkan sebagai Man of the Match. 

“Waktu itu, saya hanya bisa menangis melihat anak saya mencetak gol. Semua usaha kami selama ini akhirnya terbayar,” kata Surati penuh haru.

Kesuksesan Arhan di Piala AFF 2020 membuka jalan bagi karier internasionalnya. Pada 2022, ia bergabung dengan Tokyo Verdy di J2 League Jepang. 

Meski harus beradaptasi dengan budaya dan gaya bermain yang berbeda, Arhan berhasil menunjukkan potensinya. 

Pada pertengahan 2024, ia bergabung dengan Suwon FC di Korea Selatan, menandai langkah baru dalam perjalanan kariernya. 

Namun, situasi berubah drastis di akhir musim ketika Arhan dilepas oleh Suwon FC. Meskipun begitu, kisah hidupnya tetap menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Surati dengan bangga mengenang perjalanan panjang Arhan. “Anak saya selalu mengatakan bahwa mimpi harus diperjuangkan, dan saya bangga bisa mendukungnya sejak kecil,” ujarnya. 

Perjuangan Surati menunjukkan bahwa di balik kesuksesan seorang atlet, ada pengorbanan besar dari keluarga.

Dukungan tanpa syarat yang diberikan Surati telah membentuk Arhan menjadi sosok yang tangguh, baik secara mental maupun fisik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas bagaimana nasib karier Pratama Arhan usai tak bersama Suwon FC? Akankah Arhan kembali ke Indonesia atau kariernya justru cemerlang di luar negeri?

(udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dibuka Secara Resmi oleh Pramono Anung 'Tak Menjadi' Pedagang Festival Bandeng di Jakarta Bebas dari Aksi Pungli Ormas

Dibuka Secara Resmi oleh Pramono Anung 'Tak Menjadi' Pedagang Festival Bandeng di Jakarta Bebas dari Aksi Pungli Ormas

Festival Bandeng kembali berlangsung di Pasar Rawa Belong, Jakarta Barat sebagai momen peringatan perayaan Imlek pada tiap tahunnya.
Mulai Puasa Bareng dengan Indonesia, Malaysia Tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026

Mulai Puasa Bareng dengan Indonesia, Malaysia Tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026

Bersamaan dengan Indonesia, Malaysia telah menetapkan bahwa 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026 dalam pengumuman yang keluar Selasa (17/2/2026).
Hilal Tak Tampak, Kemenag Sumsel Perkirakan Awal Ramadan 1447 H pada 19 Februari

Hilal Tak Tampak, Kemenag Sumsel Perkirakan Awal Ramadan 1447 H pada 19 Februari

Hasil pemantauan rukyatul hilal awal Ramadan 1447 Hijriah di Palembang dilaporkan tidak terlihat karena posisi bulan masih berada di bawah ufuk. Hal ini disampa
Tunjukkan Toleransi, Keluarga Muslim Rela Datang dari Purwokerto Saksikan Ibadah Imlek di Pecinan Glodok

Tunjukkan Toleransi, Keluarga Muslim Rela Datang dari Purwokerto Saksikan Ibadah Imlek di Pecinan Glodok

Satu keluarga muslim rela datang jauh dari Purwokerto, untuk menyaksikan langsung semarak Tahun Baru Imlek 2026 di kawasan Petak Sembilan, Pecinan Glodok,
Tahun Baru Imlek, Pemprov DKI Dorong Warga Jaga Toleransi dan Kerukunan

Tahun Baru Imlek, Pemprov DKI Dorong Warga Jaga Toleransi dan Kerukunan

Dalam rangka Tahun Baru Imlek 2026, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendorong masyarakat tetap menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama.
Bandung BJB Tandamata Resmi Berpisah dengan Anastasia Guerra Jelang Final Four Proliga 2026

Bandung BJB Tandamata Resmi Berpisah dengan Anastasia Guerra Jelang Final Four Proliga 2026

Tim voli putri Bandung BJB Tandamata resmi berpisah dengan pemain asingnya yakni Anastasia Guerra jelang babak final four Proliga 2026.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT