News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Terima Uang Donasi Agus Salim Malah Disalurkan ke Korban Bencana Alam, Farhat Abbas: Saya Lebih Mendukung...

Farhat Abbas angkat bicara soal kabar uang donasi Agus Salim yang akan dialihkan kepada korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT), begini katanya.
Minggu, 5 Januari 2025 - 11:16 WIB
kolase Farhat Abbas dan Agus Salim
Sumber :
  • kolase tim tvOnenews.com

tvOnenews.com - Farhat Abbas ikut angkat bicara soal keputusan Pratiwi Noviyanthi dan Yayasan menyalurkan uang donasi Agus Salim ke korban bencana alam.

Baru-baru ini, Pratiwi Noviyanthi atau Teh Novi dan pihak Yayasan Rumah Peduli Kemanusiaan (RPK) sepakat untuk memberikan uang donasi Agus Salim ke pihak lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka memutuskan akan mengalihkan sisa uang donasi Agus sebesar Rp1,3 miliar ke korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Terkait hal ini, kuasa hukum Agus Salim, Farhat Abbas angkat bicara.

Novi, Farhat Abbas, dan Agus Salim
Novi, Farhat Abbas, dan Agus Salim
Sumber :
  • kolase tim tvOnenews.com

 

Farhat Abbas mengatakan bahwa penyerahan uang donasi kliennya kepada korban bencana alam sangat tidak menghormati Menteri Sosial.

Pasalnya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf telah mengupayakan perdamaian antara Agus Salim dengan Teh Novi.

“Ini ujungnya enggak ada nih. Saya anggap enggak ada upaya menghormati atau menghormati Pak Menteri Sosial. Seenaknya sendiri mereka. Dalam hal ini saya mendukung Menteri Sosial, saya mendukung pemerintah. Saya enggak mengerti mengapa ini bisa terjadi,” kata Farhat Abbas, dilansir dari kanal YouTube Intens Investigasi, Minggu (5/1/2025).

Farhat Abbas menjelaskan bahwa pada awalnya masalah ini murni terkait soal sumbangan sukarela, sehingga seharusnya tak memiliki aturan resmi.

Sebab, penggalangan dana untuk Agus Salim dinisiasi oleh Pratiwi Noviyanthi dan Denny Sumargo, jadi lebig tepat jika disebut sebagai sumbangan atau sedekah.

"Saya gak ngerti ini bisa terjadi, awalnya perkara ini murni hanya sumbangan sukarela bukan donasi, kalau donasi harus ada resmi," ujarnya.

Polemik Agus Salim dan Pratiwi Noviyanthi
Polemik Agus Salim dan Pratiwi Noviyanthi
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

 

Pengacara itu juga menyoroti pengalihan dana tersebut, yakni soal rekening penerima dana.

Lebih lanjut, ia menjelaskan jika pengalihan dana tersebut masuk ke rekening pribadi Agus Salim, akan berpotensi menimbulkan masalah baru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya sudah berkomunikasi dengan pak Denny apa benar donasi akan diserahkan ke sana, dia katakan 'benar akan diserahkan ke sana'," jelasnya.

"Apakah sudah dipertimbangkan, kalau dana masuk dari yayasan silahkan kamu atur tapi kalau dana dari Agus itu akan menjadi persoalan baru," imbuhnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT