News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Agus Sedih Banget Kini Tak Bisa Menikmati Uang Donasi Rp1,3 Miliar karena Dialihkan: Mereka Bunuh Aku Perlahan...

Agus Salim merasa kecewa karena dana donasi Rp1,3 miliar untuk pengobatannya dialihkan ke korban bencana di NTT. Kini, ia kesulitan melanjutkan pengobatan.
Minggu, 12 Januari 2025 - 23:37 WIB
Polemik Agus Salim dan Pratiwi Noviyanthi
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Agus Salim kini merasa sangat kecewa dan sedih atas keputusan pengelola donasi yang mengalihkan dana sebesar Rp1,3 miliar untuk korban bencana alam di Lewotobi, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Keputusan ini dianggap Agus sebagai bentuk ketidakadilan yang membuatnya merasa diabaikan.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dana yang awalnya dikumpulkan untuk membantu pengobatan Agus kini digunakan untuk korban letusan Gunung Lewotobi Laki-laki.

Pengalihan dana tersebut dilakukan oleh Denny Sumargo bersama Garry Julian, ketua Yayasan Rumah Peduli Kemanusiaan yang menggantikan Pratiwi Noviyanthi (Novi).

Keputusan ini, menurut Agus, sangat melukai hatinya karena ia merasa kondisi fisik dan mentalnya justru semakin terpuruk akibat perlakuan tersebut.  

Agus Salim mengungkapkan perasaannya melalui wawancara di kanal YouTube Intens Investigasi.

Ia merasa keputusan tersebut sangat tidak manusiawi, apalagi melihat kondisinya yang masih membutuhkan bantuan untuk pengobatan.  

"Agus ngerasa kecewa banget. Di saat mental aku sudah naik, udah mulai stabil, tapi fisik Agus masih sakit, masih banyak muka luka. Tapi atas perlakuan mereka itu cukup menyakitkan," ujar Agus dengan suara bergetar.  

Ia mempertanyakan di mana hati nurani para pihak yang terlibat, termasuk Denny Sumargo dan Pratiwi Noviyanthi, yang dianggap seharusnya memahami situasinya lebih baik.

Agus bahkan menyebut mereka seperti membunuhnya secara perlahan karena mengabaikan kebutuhannya.  

"Emang kenapa mereka harus melakukan hal seperti itu? Mereka kan sebagai public figure, orang yang cerdas, orang yang ngerti hukum. Kemana hati nurani mereka? Memang nggak ngelihat kondisi aku? Seperti apa aku?" keluhnya.  

Agus mengaku bahwa keputusan tersebut membuatnya terpuruk secara mental.

Ia sering menangis setiap malam karena merasa tidak mendapatkan perhatian yang seharusnya dari pihak yayasan maupun Denny Sumargo.  

"Setiap malam, nangis, sedih, tapi aku rasakan sendiri rasa sakit ini," ucapnya sambil terisak. "Namanya mereka itu membunuh aku secara perlahan-lahan."  

Agus juga merasa uang yang seharusnya digunakan untuk pengobatan malah tidak pernah ia nikmati.

Ia menyayangkan bahwa kebutuhan medisnya yang mendesak justru diabaikan.  

"Adapun uang yang buat Agus berobat, Agus enggak bisa nikmati sampai sekarang. Lihatlah masa-masa pengobatan Agus yang harusnya benar-benar diperhatikan kemarin. Tapi apa hasil yang aku dapatkan sekarang?" ungkapnya.  

Keputusan untuk mengalihkan dana tersebut membuat Agus merasa pihak yayasan dan Denny Sumargo tidak memiliki empati terhadap kondisinya.

Ia berharap bantuan yang diberikan masyarakat dapat digunakan sesuai tujuan awal, yaitu untuk membantunya pulih dari kondisi yang menyakitkan.  

Bagi Agus, keputusan ini tidak hanya soal uang, tetapi juga soal kepercayaan dan rasa kemanusiaan.

Ia merasa dikhianati oleh pihak yang seharusnya mendukungnya.  

Agus juga memberikan kritik kepada pihak yayasan yang dinilainya kurang transparan dan tidak peka terhadap kebutuhannya.

Ia meminta agar mereka lebih memikirkan dampak keputusan tersebut terhadap orang-orang yang membutuhkan.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan mengalihkan dana ini memang menuai pro dan kontra di tengah masyarakat.

Banyak yang mendukung korban bencana alam, tetapi ada pula yang menilai bahwa dana tersebut seharusnya digunakan sesuai tujuan awal, yaitu untuk membantu Agus Salim. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kembali Jadi Muhammad Fatah, Lucinta Luna Bicara Jujur Nasib Alat Vital yang Sudah Dioperasi seperti Perempuan

Kembali Jadi Muhammad Fatah, Lucinta Luna Bicara Jujur Nasib Alat Vital yang Sudah Dioperasi seperti Perempuan

Selebgram Lucinta Luna bicara nasib alat vital atau kelamin yang sudah diubah menjadi perempuan. Ia pasrah fisiknya tidak bisa kembali sebagai Muhammad Fatah.
Prabowo Ungkap Borok Praktik Korupsi di Dalam Birokrasi: Ada Pihak yang Bantu Curi Uang Negara

Prabowo Ungkap Borok Praktik Korupsi di Dalam Birokrasi: Ada Pihak yang Bantu Curi Uang Negara

Presiden RI, Prabowo Subianto secara terbuka mengakui masih adanya praktik pengkhianatan di dalam tubuh birokrasi pemerintah.
Pernyataan Saiful Mujani Disorot, Laporan ke Bareskrim Jadi Pengingat Pentingnya Ruang Diskursus yang Sehat

Pernyataan Saiful Mujani Disorot, Laporan ke Bareskrim Jadi Pengingat Pentingnya Ruang Diskursus yang Sehat

Pernyataan Saiful Mujani soal pemerintahan Prabowo dilaporkan ke Bareskrim Polri. Polemik ini memicu diskursus soal batas kebebasan berpendapat di ruang publik.
Negara Terima Pengembalian Aset Senilai Rp11,42 Triliun dari Mafia Hutan

Negara Terima Pengembalian Aset Senilai Rp11,42 Triliun dari Mafia Hutan

Presiden RI, Prabowo Subianto menyaksikan langsung momentum besar pengembalian aset negara dari praktik ilegal sektor sumber daya alam.
Kasus Korupsi Pasar Panorama, Mantan Anggota Dewan Dituntut 7,5 Tahun dan Mantan Kadis 5 Tahun Penjara

Kasus Korupsi Pasar Panorama, Mantan Anggota Dewan Dituntut 7,5 Tahun dan Mantan Kadis 5 Tahun Penjara

Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengelolaan Pasar Panorama Bengkulu kembali digelar di Pengadilan Tipikor pada Jumat Siang (10/4/ 2026). Agenda persidang
Klasemen Final Four Proliga 2026, Putra: Raih Tiga poin Perdananya, Surabaya Samator Panaskan Persaingan ke Grand Final

Klasemen Final Four Proliga 2026, Putra: Raih Tiga poin Perdananya, Surabaya Samator Panaskan Persaingan ke Grand Final

Klasemen Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April, setelah pertandingan terakhir di sektor putra pada putaran pertama.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, bertekad bawa sentuhan baru ke dalam tim yang ia tangani. Ia mengaku ingin terapkan pengalaman dan ilmu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT