News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Memangnya Boleh Ganti Angin Ban Mobil Pakai Campuran Angin Biasa dan Nitrogen? Hati-hati Salah Langkah Bisa Jadi Mobil Anda…

Bolehkah mencampur angin nitrogen dan angin biasa pada ban mobil? Secara teknis, mencampur keduanya tidak menyebabkan ledakan atau kerusakan, namun bisa bikin
Rabu, 26 Februari 2025 - 15:44 WIB
Ilustrasi mengisi angin ban mobil
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Saat mengganti ban mobil dengan yang baru, pemilik kendaraan sering dihadapkan pada pertanyaan: lebih baik mengisi ban dengan angin biasa atau nitrogen? 

Keduanya memiliki kelebihan masing-masing, namun para ahli lebih merekomendasikan penggunaan nitrogen untuk performa ban yang lebih optimal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keunggulan Nitrogen Dibandingkan Angin Biasa

Menurut Surya Dharma, Sales & Marketing Manager PT Elang Perdana Tyres, produsen ban Accelera, nitrogen lebih stabil terhadap perubahan suhu dibandingkan angin biasa. 

Hal ini dikarenakan molekul nitrogen lebih besar dan lebih padat, sehingga tekanan dalam ban tetap lebih konsisten meskipun mengalami perubahan suhu akibat gesekan dengan aspal.

“Ketika ban bergulir dalam kecepatan tinggi, tekanan angin tidak akan bertambah secara signifikan jika menggunakan nitrogen,” jelas Surya melansir dari GridOto.

Dengan stabilitas ini, risiko tekanan ban naik secara drastis yang dapat memengaruhi handling kendaraan menjadi lebih kecil.

Selain itu, nitrogen juga lebih tahan terhadap kebocoran dibandingkan angin biasa. Penggunaan angin biasa pada suhu rendah dapat menyebabkan tekanan angin berkurang lebih cepat, sehingga ban tampak lebih kempis. 

Sementara itu, nitrogen mempertahankan tekanannya lebih lama karena molekulnya lebih sulit keluar melalui pori-pori karet ban.

Berapa Rekomendasi Penggantian dan Tekanan Angin yang Ideal?

ilustrasi mengisi angin ban mobil menggunakan nitrogen
ilustrasi mengisi angin ban mobil menggunakan nitrogen
Sumber :
  • Istockphoto

 

Berdasarkan rekomendasi dari Auto2000 dan GridOto, disarankan untuk rutin memeriksa tekanan angin ban setidaknya dua minggu sekali agar performa ban tetap optimal. 

Untuk kendaraan penumpang, tekanan angin ideal berkisar antara 28-35 psi, tergantung jenis dan beban kendaraan. 

Jika menggunakan nitrogen, pengecekan bisa dilakukan dalam rentang waktu yang lebih lama karena tekanan angin lebih stabil.

Selain itu, beberapa bengkel resmi seperti Auto2000 dan dealer-dealer resmi merek mobil tertentu juga menyediakan layanan pengisian nitrogen dengan standar yang lebih terjamin dibandingkan pengisian di tempat biasa. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengisian nitrogen di bengkel resmi memastikan kualitas nitrogen lebih murni, tanpa campuran udara biasa yang dapat mengurangi efektivitasnya.

Risiko Mencampur Angin Biasa dengan Nitrogen

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sukses Juara Liga 2, Garudayaksa FC Ingin Ulangi Prestasi di I.League Cup 2026-2027

Sukses Juara Liga 2, Garudayaksa FC Ingin Ulangi Prestasi di I.League Cup 2026-2027

Garudayaksa FC tak sekadar ingin meramaikan I.League Cup 2026/27. Klub tersebut memasang target tinggi dengan membidik gelar juara.
Viral! Kronologi Dua WNI Tewas Terseret Ombak saat Memancing di Jepang, Sempat Diselamatkan Peselancar

Viral! Kronologi Dua WNI Tewas Terseret Ombak saat Memancing di Jepang, Sempat Diselamatkan Peselancar

Berikut fakta-fakta soal kisah 4 WNI yang terseret ombak saat memancing di Jepang. Dua di antaranya dinyatakan meninggal dunia usai dilakukan pencarian.
Menteri Rosan Laporkan Progres Proyek Kampung Haji Indonesia di Mekkah ke Presiden Prabowo: Siap Groundbreaking Desember 2026

Menteri Rosan Laporkan Progres Proyek Kampung Haji Indonesia di Mekkah ke Presiden Prabowo: Siap Groundbreaking Desember 2026

Proyek strategis pembangunan Kampung Haji Indonesia di Mekkah, Arab Saudi, dipastikan memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) pada Desember 2026
Viral Nota Pembelian Mie Gacoan Ikut Ditaruh di Atas Piring Berisi Mi, Netizen: This is Disgusting

Viral Nota Pembelian Mie Gacoan Ikut Ditaruh di Atas Piring Berisi Mi, Netizen: This is Disgusting

Pemilih akun @allwinshihombing mengunggah postingan tentang kekecewaannya terhadap outlet Mie Gacoan yang ikut menaruh nota pembelian di atas piring berisi mi.
Menunggu Kejelasan MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini, Pedro Acosta Pilih Berlibur ke Indonesia usai Grand Prix Malaysia

Menunggu Kejelasan MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini, Pedro Acosta Pilih Berlibur ke Indonesia usai Grand Prix Malaysia

Pedro Acosta memilih menghabiskan waktu di Indonesia setelah menyelesaikan MotoGP Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang.
Perkuat Ketahanan Energi, Pemerintah Bersiap Implementasikan Bahan Bakar E20 Hingga E50

Perkuat Ketahanan Energi, Pemerintah Bersiap Implementasikan Bahan Bakar E20 Hingga E50

Pemerintah Indonesia tengah mematangkan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional melalui pengembangan bahan bakar berbasis etanol dengan campuran hingga 50 persen (E50).

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT