News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebelum Meninggal Dunia, Kim Sae-ron Sempat Minta Bantuan Kim Soo-hyun: Tolong Selamatkan Aku

Sebelum meninggal, Kim Sae-ron sempat memohon Kim Soo-hyun agar tak menggugatnya terkait utang. Keluarga menuding mereka pacaran sejak Sae-ron berusia 15 tahun.
Rabu, 12 Maret 2025 - 13:46 WIB
Kim Soo-hyun, Kim Sae-ron
Sumber :
  • Kolase Instagram

tvOnenews.com - Kabar meninggalnya Kim Sae-ron pada 16 Februari 2025 mengejutkan industri hiburan Korea.

Namun, kontroversi seputar kehidupannya terus bergulir, terutama setelah terungkapnya pesan pribadi yang diduga dikirimnya kepada aktor Kim Soo-hyun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pesan tersebut, Kim Sae-ron memohon agar Kim Soo-hyun memberinya waktu untuk menyelesaikan utang yang berkaitan dengan kasus mengemudi dalam keadaan mabuk yang menjeratnya sejak 2022.  

Dalam pesan tertanggal 19 Maret 2024 itu, Kim Sae-ron dengan nada putus asa meminta Kim Soo-hyun untuk tidak menggugatnya dan memberikan waktu lebih lama untuk melunasi utangnya. 

"Oppa, ini Sae-ron. Aku mendapatkan surat hari ini bahwa perusahaanmu menggugatku. Kamu bilang akan memberiku banyak waktu, jadi aku bekerja keras, bersiap untuk kembali," tulisnya. 

Ia kemudian menjelaskan bahwa dirinya tidak menolak untuk membayar, tetapi jumlah yang diminta sangat besar sehingga ia tidak mampu membayarnya dalam waktu singkat. 

"Aku akan membayarmu dengan persentase dari setiap pekerjaan. Aku tidak mengatakan bahwa aku tidak akan membayarmu, tetapi jika kamu tiba-tiba meminta 700 juta won sekarang, aku benar-benar tidak bisa berbuat apa-apa."

Permohonannya semakin emosional ketika ia secara langsung meminta bantuan kepada Kim Soo-hyun agar memberinya keringanan. 

"Bukannya aku tidak akan melakukannya, tetapi aku tidak bisa. Apakah kamu benar-benar harus membawanya ke pengadilan? Tolong selamatkan aku... Aku mohon padamu. Beri aku waktu," lanjutnya. 

Kondisi Kim Sae-ron begitu terhimpit tekanan finansial dan emosional akibat kasusnya.

Ia berusaha untuk kembali bangkit, tetapi tuntutan hukum dari agensi Kim Soo-hyun membuatnya semakin terpuruk. 

Sebelumnya, keluarga Kim Sae-ron, khususnya sang tante, membuat pernyataan mengejutkan bahwa mendiang aktris itu pernah menjalin hubungan asmara dengan Kim Soo-hyun sejak berusia 15 tahun.

Kim Sae-ron

Pernyataan ini diungkap secara anonim melalui Garo Sero Institute. Menurut klaim, Kim Soo-hyun dan Kim Sae-ron mulai berkencan pada 2015.

Saat itu, Kim Soo-hyun berusia 27 tahun, sementara Kim Sae-ron masih berusia 15 tahun.

Hubungan mereka dikabarkan berlangsung selama enam tahun hingga akhirnya berakhir pada 2021. 

Kim Sae-ron memulai kariernya sebagai aktris cilik yang sukses dan pernah berada di bawah naungan YG Entertainment.

Namun, pada 2019, ia memilih tidak memperpanjang kontraknya dan bergabung dengan Gold Medalist, agensi yang didirikan oleh Kim Soo-hyun. 

Keputusan ini semakin menguatkan spekulasi bahwa hubungan keduanya lebih dari sekadar profesional.

Tante Kim Sae-ron mengklaim bahwa kepindahan sang aktris ke Gold Medalist terjadi karena faktor kedekatannya dengan Kim Soo-hyun. 

Sayangnya, hubungan mereka dikabarkan mulai renggang setelah Kim Sae-ron terjerat kasus mengemudi dalam keadaan mabuk pada Mei 2022.

Meski demikian, Kim Soo-hyun dan Gold Medalist tetap menawarkan bantuan finansial kepada Sae-ron, meski awalnya ia menolaknya.

Meskipun Kim Soo-hyun dan Gold Medalist sempat membantu Kim Sae-ron dalam menghadapi kasusnya, situasi berubah pada 2024.

Mendadak, Kim Sae-ron menerima surat tuntutan yang mewajibkan dirinya membayar utang kepada agensi tersebut. 

Hal ini menjadi pukulan telak bagi Kim Sae-ron, terutama karena ia sedang berjuang untuk kembali ke industri hiburan dan melunasi kewajibannya sedikit demi sedikit. 

Menurut keluarga mendiang, Kim Soo-hyun mulai menjaga jarak dari Kim Sae-ron setelah kasus mabuknya mencuat.

Komunikasi di antara mereka semakin jarang, dan pada akhirnya, Kim Sae-ron merasa ditinggalkan hingga ditemukan meninggal dunia pada 16 Februari 2025. 

Kepergian Kim Sae-ron mengundang banyak spekulasi mengenai penyebabnya.

Publik berspekulasi bahwa tekanan dari kasus hukum, tuntutan keuangan, dan dugaan hubungan masa lalunya dengan Kim Soo-hyun berkontribusi pada kondisi mentalnya yang memburuk.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak yang percaya bahwa Kim Sae-ron mengalami depresi berat sebelum meninggal. Hal ini semakin diperkuat dengan isi pesan putus asa. 

Di sisi lain, hingga kini Kim Soo-hyun belum memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan dari keluarga Kim Sae-ron maupun isi pesan yang diduga dikirimkan mendiang kepadanya. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Prancis Vs Swedia

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Prancis Vs Swedia

Timnas Prancis menatap babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri. Di sisi lain, Timnas Swedia melangkah ke babak knockout melalui tiket lolos salah satu tim peringkat 3 terbaik.
Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan bahwa tarif ojek online tidak akan naik setelah diterapkannya pemangkasan komisi maksimal 8 persen per 1 Juli 2026.
Anak Patrick Kluivert Jadi Korban Pelecehan Rasial Usai Gagal Bawa Belanda Tembus Babak 16 Besar Piala Dunia

Anak Patrick Kluivert Jadi Korban Pelecehan Rasial Usai Gagal Bawa Belanda Tembus Babak 16 Besar Piala Dunia

Belanda secara mengejutkan kalah dari Maroko setelah kalah adu penalti pada Selasa (30/6/2026). Dalam laga tersebut, Justin Kluivert, Quinten Timber dan Crysencio Summerville menjadi korban pelecehan rasial karena gagal mencetak gol dalam babak adu penalti. 
Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Melaju mulus di babak penyisihan grup, Belanda justru tersingkir setelah kalah dari Maroko di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri menetapkan tiga mantan petinggi PT Pertamina Patra Niaga (PNN) dan satu PT Asmin Koalindo Tuhup sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi jual beli bahan bakar minyak (BBM) di salah satu perusahaan periode tahun 2009-2012.
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 mencatatkan skor akhir 2-1 atas kemenangan Norwegia dari Pantai Gading tercipta di Stadion Dallas, Arington, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB.

Trending

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.
HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

Polri mengungkap alasan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, digelar di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, pada Rabu (1/7/2026). Diketahui pada tahun 2025 lalu, dilaksanakan di Monas, Jakarta Pusat.
Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan putusan terhadap Nadiem Makarim terkait perkara Chromebook pada sidang yang digelar Selasa (30/6). 
Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Melaju mulus di babak penyisihan grup, Belanda justru tersingkir setelah kalah dari Maroko di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis terhadap mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 mencatatkan skor akhir 2-1 atas kemenangan Norwegia dari Pantai Gading tercipta di Stadion Dallas, Arington, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB.
Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan bahwa tarif ojek online tidak akan naik setelah diterapkannya pemangkasan komisi maksimal 8 persen per 1 Juli 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT