News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Megawati Hangestri dan KOVO Memanas? Megatron Akhirnya Blak-blakan Bilang kalau Dia…

Megawati Hangestri diduga curhat soal usahanya yang tak dihargai setelah gagal masuk Best 7 Liga Voli Korea. Netizen sebut KOVO hanya manfaatkan popularitas.
Selasa, 15 April 2025 - 15:09 WIB
Megawati Hangestri saat masih berseragam Red Sparks
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Hubungan antara Megawati Hangestri Pertiwi dengan federasi voli Korea Selatan KOVO (Korea Volleyball Federation), tengah menjadi sorotan publik.

Ini bermula dari hasil mengejutkan di penghujung Liga Voli Korea Selatan 2024-2025 dan respons Megawati di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Megawati yang dikenal dengan julukan Megatron secara mengejutkan tidak masuk dalam daftar Best 7 meski tampil konsisten dan cemerlang sepanjang musim.

Tim yang diperkuat Megawati, Daejeon JungKwanJang Red Sparks harus puas sebagai runner-up usai kalah tipis dari Incheon Heungkuk Life Pink Spiders dalam laga final dramatis yang berlangsung lima pertandingan.

Skor agregat 2-3 menjadi penentu kegagalan Red Sparks untuk mengangkat trofi juara musim ini.

Meski begitu, performa Megawati tetap menuai pujian dari para pengamat dan pecinta bola voli, baik dari Indonesia maupun internasional.

Megawati Hangestri di TikTok

Megawati mencatatkan 1.020 poin selama musim kompetisi.

Sebuah capaian luar biasa untuk seorang pemain asing yang tampil di liga kompetitif seperti Korea Selatan.

Ia bahkan menjadi pemain asing pertama dari Asia Tenggara yang mampu membawa tim Korea lolos ke final dua musim berturut-turut.

Namun pencapaian itu seolah tak cukup untuk mendapat apresiasi dari pihak penyelenggara.

Tidak hanya gagal meraih trofi bersama timnya, Megawati juga tak mendapat satu pun penghargaan individu dari KOVO.

Hal ini memicu reaksi keras dari para fans dan netizen di media sosial, yang menilai KOVO bersikap tidak adil terhadap pemain luar Asia Timur.

Kekecewaan Megawati pun seolah tak bisa ditutupi lagi.

Lewat akun TikTok pribadinya, Megatron menuliskan sebuah kalimat yang menyiratkan kekecewaan mendalam.

“Udah effort tapi nggak dihargai, jadi jual mahal aja sekalipun datang ke rumah,” tulis Megawati.

Unggahan tersebut langsung viral dan mendapat ribuan komentar dari warganet.

Banyak yang menduga bahwa unggahan Megawati tersebut ditujukan kepada federasi KOVO yang dianggap tidak memberikan penghargaan layak kepada sang bintang lapangan.

Beberapa komentar netizen turut memperkuat narasi bahwa Megawati merasa tidak dihargai oleh sistem penilaian dan kebijakan federasi voli Korea.

“Keknya mereka emang gak banget ke Asia Tenggara, cuma pro ke asing doang. Padahal Mega udah seeffort itu. Keputusan yg betul, Meg, ga lanjut. KOVO cuma manfaatin ketenaranmu," komentar netizen.

Komentar lain juga menyebut bahwa Megawati hanya dijadikan alat promosi voli Korea.

"KOVO hanya mau jadikan Mega alat promosi voli Korea. Effort sebesar itu, gajinya sama kayak pemain asing biasa, bahkan gak dikasih fasilitas seperti pemain bintang," kata yang lain.

Sementara netizen lain menyoroti sikap federasi yang dianggap tidak profesional dalam menghargai kontribusi pemain luar Asia Timur.

“Wkwkwk bener kan feeling gw, KOVO ga bakal ngasih satu pun penghargaan karena Mega ga perpanjang. Gw kira cuma Konoha doang federasinya yg ancur," kata netizen.

Kabar bahwa Megawati menolak perpanjangan kontrak juga dikaitkan bahwa hubungan antara dirinya dan KOVO sedang tidak harmonis.

Meskipun Red Sparks secara terbuka menyatakan ingin mempertahankannya untuk musim berikutnya, keputusan Megawati untuk mundur dinilai sebagai bentuk protes terhadap ketidakadilan yang ia rasakan.

Kini Megawati Hangestri disebut-sebut tengah mempertimbangkan beberapa tawaran dari liga voli luar negeri lainnya. Spekulasi berkembang bahwa ia bisa saja hijrah ke ASEAN.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan segala pencapaiannya selama dua musim di Korea Selatan, Megawati tetap mendapat tempat spesial di hati para penggemarnya.

Banyak yang berharap sang Megatron bisa terus bersinar di liga manapun yang ia pilih selanjutnya. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Desak Polda Jabar Tindak Preman yang Aniaya Kakek 70 Tahun di Tasikmalaya, Berawal Korban Ambil Singkong

Dedi Mulyadi Desak Polda Jabar Tindak Preman yang Aniaya Kakek 70 Tahun di Tasikmalaya, Berawal Korban Ambil Singkong

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendesak Polda Jabar agar segera menindak tegas aksi premanisme. Korban penganiayaan tersebut Abdul Yani (70), seorang petani.
Jorge Martin Ternyata Punya Cara Sendiri untuk Taklukkan Motor Aprilia di MotoGP 2026: Saya Mengubah...

Jorge Martin Ternyata Punya Cara Sendiri untuk Taklukkan Motor Aprilia di MotoGP 2026: Saya Mengubah...

Setelah menjalani musim debut yang terganggu bersama Aprilia serta minimnya tes musim dingin, Jorge Martin justru muncul sebagai salah satu kejutan di MotoGP 2026.
Usai Jung Ho-young, Pink Spiders Resmi Rekrut Pemain Kuota Asia Baru di Liga Voli Korea 2026-2027

Usai Jung Ho-young, Pink Spiders Resmi Rekrut Pemain Kuota Asia Baru di Liga Voli Korea 2026-2027

Pink Spiders kembali memberikan kejutan di bursa transfer Liga Voli Korea 2026-2027. Setelah merekrut Jung Ho-young dari Red Sparks, kini mereka mendatangkan Jahstice Yauchi sebagai pemain kuota Asia baru.
CNBLUE Konser di Jakarta, Yonghwa: Kami Akan Kembali untuk Kalian, Kari Ramen dan Kerupuk

CNBLUE Konser di Jakarta, Yonghwa: Kami Akan Kembali untuk Kalian, Kari Ramen dan Kerupuk

CNBLUE sukses menggelar 2026 CNBLUE Live World Tour '3LOGY' in Jakarta pada Sabtu (18/4/2026).
Dedi Mulyadi Sarankan Hukuman Membersihkan Toilet pada Murid yang Mengolok-olok Guru di SMA Negeri 1 Purwakarta

Dedi Mulyadi Sarankan Hukuman Membersihkan Toilet pada Murid yang Mengolok-olok Guru di SMA Negeri 1 Purwakarta

Tengah viral sebuah video anak murid yang dianggap mengolok-olok gurunya. Dedi Mulyadi pun bereaksi
LPSK Siap Beri Perlindungan 20 Korban Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

LPSK Siap Beri Perlindungan 20 Korban Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Langkah ini dilakukan tanpa menunggu permohonan resmi, sebagaimana diatur dalam Pasal 29 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014.

Trending

Clash of Legends Jadi Momen Tak Terlupakan! Irfan Bachdim Bawa Pulang Kenangan Emas dari Rivaldo

Clash of Legends Jadi Momen Tak Terlupakan! Irfan Bachdim Bawa Pulang Kenangan Emas dari Rivaldo

Legenda Timnas Indonesia Irfan Bachdim mendapatkan momen tak terlupakan saat menghadapi Barcelona Legends dalam laga sportainment Clash of Legends di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (18/4/2026) malam WIB
Tangan Kanan John Herdman Puji Pemain Lokal Timnas Indonesia: Beckham Mudah Cetak Hattrick, Dony Punya Energi Bagus

Tangan Kanan John Herdman Puji Pemain Lokal Timnas Indonesia: Beckham Mudah Cetak Hattrick, Dony Punya Energi Bagus

Dalam wawancara eksklusif dengan media Malaysia, asisten andalan John Herdman di Timnas Indonesia menyebut empat nama pemain yang memiliki kualitas menonjol.
Imbas Polemik Paspor Pemain Timnas Indonesia, NAC Breda Banjir Kritik dari Sesama Klub Liga Belanda

Imbas Polemik Paspor Pemain Timnas Indonesia, NAC Breda Banjir Kritik dari Sesama Klub Liga Belanda

Polemik paspor pemain Timnas Indonesia menyeret NAC Breda ke pusaran kritik klub Eredivisie. Kasus ini bermula dari laga kontroversial berujung ancaman hukum.
Respons Menohok Dedi Mulyadi Saat Seorang Janda 'Kecantol' Gubernur Jabar Hingga Langsung Ajak Nikah di KUA Jonggol

Respons Menohok Dedi Mulyadi Saat Seorang Janda 'Kecantol' Gubernur Jabar Hingga Langsung Ajak Nikah di KUA Jonggol

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi atau yang akrab dikenal KDM mendadak diajak nikah seorang janda saat meninjau Kantor Urusan Agama (KUA) Jonggol, Kabupaten Bogor.
Sekalipun Malaysia Menang, Timnas Indonesia U-17 Tetap Lolos ke Semifinal Piala AFF U-17 jika Skenario Ini Terwujud

Sekalipun Malaysia Menang, Timnas Indonesia U-17 Tetap Lolos ke Semifinal Piala AFF U-17 jika Skenario Ini Terwujud

Timnas Indonesia U-17 masih memiliki harapan untuk lolos ke semifinal Piala AFF U-17 2026. Itu tidak berkaitan dengan Malaysia, yang berhasil mengalahkan mereka pada laga sebelumnya.
Dulunya Bermain di Indonesia dan Jadi Mualaf, Pemain Asing ini Sekarang di Italia

Dulunya Bermain di Indonesia dan Jadi Mualaf, Pemain Asing ini Sekarang di Italia

Masih ingatkah anda dengan pemain asing ini? Kisah mualafnya pernah viral loh. Pemain ini juga menikahi anak dari legenda timnas Indonesia
Dilaporkan Dugaan Penistaan Agama, Jusuf Kalla Akui Orang Islam Mau Demo

Dilaporkan Dugaan Penistaan Agama, Jusuf Kalla Akui Orang Islam Mau Demo

Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla atau dipolisikan buntut ceramahnya di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM) yang diduga berunsur penistaan agama.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT