News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Weton yang Diprediksi akan Ditimpa Kesialan Bertubi-tubi pada Tanggal 7 Mei 2025, Waspada terhadap Kecelakaan dan...

Berikut adalah tiga weton yang diprediksi akan menghadapi kesialan bertubi-tubi pada tanggal 7 Mei 2025. Mungkin wetonmu termasuk salah satunya.
Selasa, 6 Mei 2025 - 14:30 WIB
Ilustrasi pohon tumbang
Sumber :
  • Unsplash/Mick Haupt

tvOnenews.com - Dalam kepercayaan masyarakat Jawa, weton atau kombinasi hari dan pasaran kelahiran dipercaya membawa pengaruh besar terhadap nasib seseorang.

Berdasarkan perhitungan primbon Jawa, tanggal 7 Mei 2025 dianggap sebagai hari yang memiliki energi negatif tertentu bagi beberapa weton.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka yang termasuk dalam weton ini disarankan untuk lebih berhati-hati, menunda keputusan besar, dan meningkatkan kewaspadaan.

Berikut adalah tiga weton yang diprediksi akan menghadapi kesialan bertubi-tubi pada tanggal 7 Mei 2025.

 

1. Weton Selasa Wage

Orang yang lahir pada Selasa Wage dikenal memiliki karakter kuat, tapi terkadang keras kepala.

Pada tanggal 7 Mei 2025, pertemuan energi dari hari Selasa dan pasaran Wage menciptakan ketidakseimbangan spiritual yang bisa berdampak buruk.

Kemungkinan konflik, kehilangan, atau kerugian materi bisa terjadi jika tidak berhati-hati. Disarankan untuk menahan diri dari keputusan penting dan memperbanyak doa atau ritual tolak bala.

Ilustrasi sedih
Ilustrasi sedih
Sumber :
  • Pexels/Yan Krukau

 

2. Weton Kamis Kliwon

Kamis Kliwon adalah weton yang memiliki sisi mistis cukup tinggi. Biasanya, pemilik weton ini memiliki intuisi tajam, tapi pada 7 Mei 2025, kekuatan spiritual mereka justru bisa terganggu.

Mereka rentan terkena gangguan gaib atau energi negatif yang memicu masalah kesehatan, kecelakaan kecil, atau pertengkaran dalam rumah tangga.

Hari itu bukan waktu yang baik untuk bepergian jauh atau memulai proyek penting.

Ilustrasi terpeleset
Ilustrasi terpeleset
Sumber :
  • Pexels/Alexas Fotos

 

3. Weton Minggu Pon

Weton Minggu Pon biasanya dikenal ceria dan penuh semangat. Namun, di hari tersebut, aura cerah mereka tertutupi oleh pengaruh negatif yang datang dari kombinasi hari Minggu dan pasaran Pon.

Potensi kesialan datang dari lingkungan sosial, seperti dikhianati teman, kesalahpahaman, atau kehilangan kepercayaan orang terdekat. Jangan mudah percaya pada janji manis dan sebaiknya hindari konfrontasi.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meskipun ramalan ini bersumber dari tradisi dan spiritual Jawa, penting untuk tidak menjadikannya sebagai satu-satunya pegangan hidup.

Sikap waspada, introspeksi, dan tindakan hati-hati bisa membantu menghindari dampak negatif. Lakukan kegiatan spiritual seperti sedekah atau doa rutin untuk menetralisir energi buruk. (ism)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kloter 1 Debarkasi Medan Dijadwalkan Tiba Selasa Dini Hari

Kloter 1 Debarkasi Medan Dijadwalkan Tiba Selasa Dini Hari

360 haji dari Kelompok Terbang (Kloter) 1 Debarkasi Medan dijadwalkan tiba di Tanah Air Selasa (2/6) dini hari nanti.
Momentum Hari Lahir Pancasila, Perguruan Tinggi Ini Komitmen Penguatan Ideologi di Lingkungan Kampus

Momentum Hari Lahir Pancasila, Perguruan Tinggi Ini Komitmen Penguatan Ideologi di Lingkungan Kampus

Momentum peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni pada setiap tahunnya menjadi refleksi bagi setiap individu maupun kelompok.
Lima Pengendara Tertimpa Pohon Tumbang di Jatinangor

Lima Pengendara Tertimpa Pohon Tumbang di Jatinangor

Lima pengendara sepeda motor tertimpa pohon tumbang di jalan nasional depan Universitas Padjadjaran (Unpad), Kecamatan Jatinangor.
Kebakaran Hebat Landa Kawasan Padat Penduduk di Kemayoran, Damkar Jakarta Terjunkan 100 Personel

Kebakaran Hebat Landa Kawasan Padat Penduduk di Kemayoran, Damkar Jakarta Terjunkan 100 Personel

Kebakaran hebat melanda kawasan pada penduduk di Jalan Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Jakarta Pusat pada Senin (1/6/2026) malam.
Kebakaran Lahan di Nagan Raya Aceh Meluas Hingga 17 Hektare

Kebakaran Lahan di Nagan Raya Aceh Meluas Hingga 17 Hektare

Tim gabungan hingga saat ini terus berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kecamatan Darul Makmur dan Tripa Makmur.
BGN Tutup 27 SPPG di Kabupaten Sampang

BGN Tutup 27 SPPG di Kabupaten Sampang

27 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di wilayah di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, karena tidak mengantongi Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL).

Trending

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Tokoh masyarakat adat Papua, Yasinta Moiwend, tengah menjadi sorotan publik setelah munculnya tudingan menggunakan private jet untuk terbang ke Jakarta....
Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib memilukan seorang asisten rumah tangga (ART) berinsial RR (26) di Bogor. Pasalnya, nyawanya meyalang karena sebuah charger dan nyawanya disikat rekannya
AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

Ajudan mantan Presiden Jokowi, AKBP Syarif Muhammad Fitriansya beberkan penyebab utama Jokowi tidak hadiri upacara Hari Lahir Pancasila yang digelar hari ini
Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palembang, Sumatera Selatan, melakukan pembinaan terhadap anak-anak korban penyalahgunaan lem di kawasan Jembatan Ampera yang viral di media sosial sejak akhir pekan Mei 2026.
Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Semangat itu hadir di Desa Gongsol, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, melalui kegiatan TANDU OSOJI yang diinisiasi HMJ IKO FISIP UMSU bersama Tangan Edukasi Indonesia. Desa yang terbagi ke dalam empat dusun ini memiliki kehidupan yang khas. Di siang hari, suasana desa dipenuhi riuh anak-anak karena sebagian besar orang tua bekerja di ladang sebagai petani.
Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi menyampaikan pesan penting agar warganya bisa lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial.
Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Sebut Diplomasi Presiden Tak Bisa Diganti Zoom atau Telepon

Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Sebut Diplomasi Presiden Tak Bisa Diganti Zoom atau Telepon

Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menilai kritik masukan Dino Patti Djalal agar presiden melakukan diplomasi melalui telepon maupun Zoom meeting dengan negara lain tidak tepat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT