News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terkuak! Ini Sosok di Belakang Dedi Mulyadi, Pantas Tak Takut Hadapi Hercules Meski sampai Diancam, Tak Disangka...

Terkuak sosok di balik Dedi Mulyadi sampai Gubernur Jawa Barat itu tak takut meski diancam oleh Hercules, tak disangka...
Rabu, 14 Mei 2025 - 11:21 WIB
Kolase foto Ketum GRIB Jaya Hercules dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Sumber :
  • Tangkapan layar

tvOnenews.com – Ancaman keras dari Ketua Umum GRIB Jaya, Rosario de Marshall alias Hercules, rupanya tidak menggoyahkan sedikit pun langkah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam menghadapi premanisme berkedok organisasi masyarakat (ormas).

Hercules sempat menggertak bakal mengerahkan 50 ribu anggotanya untuk mendatangi Gedung Sate jika Dedi tetap bersikap keras terhadap ormas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun siapa sangka, di balik ketegasan Dedi yang tak goyah itu, ternyata ada sosok besar yang berdiri di belakangnya.

Siapakah dia?

Dedi Mulyadi Beri Respons Bijak Setelah Dikecam Hercules, Siap Lakukan Hal Mulia: Upaya Sadar...
Dedi Mulyadi Beri Respons Bijak Setelah Dikecam Hercules, Siap Lakukan Hal Mulia: Upaya Sadar...
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com

 

Sosok yang memberi kekuatan moral dan politik kepada Dedi Mulyadi adalah Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Dukungan itu disampaikan langsung oleh Dedi Mulyadi melalui akun Instagram resminya pada Senin (12/5/2025).

"Saya mau ucapkan terima kasih, rasa hormat yang tinggi buat Pak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto yang dengan tegas, memberantas premanisme dan preman yang seringkali berbaju orma," kata Dedi Mulyadi, dikutip dari unggahan di akun Instagram miliknnya, Senin (12/5/2025).

Dengan dukungan dari kepala negara, Dedi semakin percaya diri menjalankan misinya untuk membersihkan Jawa Barat dari aksi-aksi ormas preman yang kerap menekan dan mengintimidasi para investor serta pelaku usaha.

Bukan tanpa alasan Dedi bersikap keras.

Ia mengungkapkan banyak pengusaha di Jabar merasa terintimidasi oleh kelompok-kelompok yang mengatasnamakan ormas, memaksa kontribusi dalam bentuk uang, pekerjaan, hingga produksi.

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi.
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Cepi Kurnia

 

"Para pengusaha ini banyak yang hari ini terintimidasi, dia tidak mau bercerita ke luar tapi dalam setiap waktu dia harus memberikan konsensi baik uang, pekerjaan maupun produksi, ini yang terjadi dan mereka tidak mau bercerita ke luar," ujar Dedi.

Kondisi ini menjadi alarm serius. Terlebih, Jabar adalah wilayah yang selama ini menjadi salah satu magnet investasi nasional.

Maka, Dedi pun memilih bersikap tegas—meskipun harus berhadapan langsung dengan figur sekuat Hercules.

Di sisi lain, Hercules mengklaim memiliki sekitar 500 ribu anggota di Jawa Barat.

Ia menyebut ormas-ormas seperti GRIB Jaya turut berperan dalam mendukung kemenangan Dedi saat pilgub lalu.

"Anak buah saya hampir 500 ribu di Jawa Barat, dukung Dedi Mulyadi jadi gubernur karena kendaraannya Partai Gerindra karena presiden kita Pak Prabowo. Kami kerja (dukung) tidak ada yang membayar kami," kata Hercules seperti dikutip dari kanal YouTube Unlocked (30/4/2025).

Jasa Besar Hercules ke Prabowo Diungkit, Eks Tim Mawar Kopassus Ceritakan Sejarahnya
Jasa Besar Hercules ke Prabowo Diungkit, Eks Tim Mawar Kopassus Ceritakan Sejarahnya
Sumber :
  • istimewa

 

Ia juga mengklaim bahwa jika 50 ribu anggotanya turun ke Gedung Sate, polisi pun tidak akan mampu membubarkannya, karena dianggap sebagai aksi legal.

Namun Dedi tak terpancing. Ia menyikapi ancaman tersebut dengan tenang dan fokus pada tanggung jawabnya sebagai pemimpin daerah.

"Oh itu, biasalah. Kita ini pemerintah menjalankan tugas untuk menjaga investasi berjalan dengan baik," tegas Dedi dalam sebuah pernyataan.

"Rakyat bisa bekerja, rakyat bisa sejahtera. Tugas saya itu, saya tidak akan pernah mendengarkan ancaman dari siapapun, kalau itu mengganggu kinerja saya," ucapnya.

Meski keras terhadap aksi premanisme, Dedi menegaskan bahwa ia tetap terbuka terhadap kritik yang membangun.

"Saya akan mendengarkan kritik siapapun, kalau itu bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Jawa Barat," ujarnya.

Dukungan Presiden Prabowo bukan hanya simbolis. Dengan posisi tertinggi di negara ini, restu Prabowo menjadi peneguh legitimasi atas sikap tegas Dedi Mulyadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini mengirim sinyal kuat bahwa pemerintah pusat tidak akan mentolerir segala bentuk premanisme, apalagi yang merusak iklim investasi.

Keberanian Dedi bukan semata-mata karena keberanian pribadi, tapi karena ada kekuatan hukum dan negara yang berdiri di belakangnya. (tsy)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova dengan 35 Poin!

Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova dengan 35 Poin!

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas
Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.
Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Secara sederhana, bisnis hijau adalah model usaha yang berfokus pada pengurangan dampak lingkungan, penggunaan sumber daya secara efisien, serta penerapan

Trending

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT