News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Hadapan Hercules, Mantan Preman ini Ceritakan Masa Lalunya Begajulan di Depok hingga Lakukan Tak Terduga ke Sosok...

Kisah masa lalu Hercules Rosario Marshal menjadi preman memang seru. Tetapi, mantan preman ini juga punya kisah di jalanan Depok sampai melakukan ritual ini kepada sosok berharganya.
Rabu, 14 Mei 2025 - 15:04 WIB
Mat Drajat, mantan karakter Kang Komar di Preman Pensiun & Hercules Rosario Marshal
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Sule Productions & ANTARA

tvOnenews.com - Cerita masa lalu Hercules Rosario Marshal telah bergelut sebagai preman legendaris di pusat Jakarta tak ada habis-habisnya dibahas sampai saat ini.

Selama puluhan tahun menggeluti sebagai preman berbahaya di Tanah Abang, Hercules sudah merasakan fenomena berbahaya di dunia hitam hingga pada akhirnya mualaf pada 1990.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Cerita Hercules memeluk agama Islam sangat eksotis hingga selalu disorot khalayak. Namun, kisah hijrah mantan preman ini juga tidak kalah seru dari Ketua Umum GRIB Jaya itu.

Mantan preman itu adalah sosok Mat Drajat yang menceritakan kisah masa kelamnya, hingga memantapkan hijrah langsung di hadapan Hercules dan Gus Miftah.

Mengenal Sosok Mat Drajat

Mat Drajat, mantan preman di Depok dan karakter Kang Komar di Preman Pensiun
Mat Drajat, mantan preman di Depok dan karakter Kang Komar di Preman Pensiun
Sumber :
  • Instagram/@matt_drajatreal

 

Siapa yang tidak mengenali Mat Drajat? Dia adalah mantan pemeran karakter "Kang Komar" di sinetron "Preman Pensiun" yang selalu bergelagat lucu namun beraksi sebagai preman sampai season 3.

Tampilan jaket dan celana jeans dikenakan terlihat compang-camping, hingga rambut gondrong menjadi khas Mat Drajat berperan sebagai Kang Komar di Preman Pensiun.

Walau preman, Kang Komar kerap menggoda wanita di wilayah Pasar dan menjadi suami takut istri. Tak ayal, jargonnya menjadi khas dirinya kerap kali melontarkan kalimat "bebep".

Di balik gaya kelakarnya di Preman Pensiun, Mat Drajat ternyata pernah berstatus sebagai preman Depok di masa lalunya. Hal ini bermula saat masih duduk di bangku sekolah.

Perjalanan Mat Drajat Jadi Preman Jalanan di Depok

Kisah Mat Drajat menjadi preman jalanan di Depok sangat nyata. Ia menceritakan hal tersebut saat hadir di program Okay Bos.

Pria kelahiran 15 Juni 1969 itu mengatakan, dirinya sudah terjebak di lingkungan yang kerap kali mengonsumsi minuman keras (miras).

"Ini jangan dicontoh. (Sejak SD saya) sudah kenal minuman. Waktu itu ketika punya uang banyak jadi malas sekolah. Lebih mending nongkrong," kata Mat Drajat dilansir dari kanal YouTube Trans7 Official, Rabu (14/5/2025)

Status preman membuat Mat Drajat harus menjadi buronan, hingga kabur ke Sukabumi dan Bandung akibat kelakuannya yang begitu keras.

Seiring berjalannya waktu, Mat Drajat menemukan tambatan hati hingga meminang sang istri, Juliana Amalia Sulthon. Hal ini tidak lepas dari keputusannya saat kabur ke Bandung.

Mat Drajat akhirnya memutuskan ke Depok. Namun, takdirnya masih begitu pahit akibat kesulitan menafkahi anak istri menjadi cikal bakal kembali melanjutkan masa lalunya di Depok.

Alih-alih perannya menjadi preman, sebenarnya Mat Drajat tergolong beruntung berasal dari keluarga berkecukupan karena sang ayah merupakan anggota TNI.

Kehidupan di jalanan membuat ia kerap kali tempramental kepada kedua orang tua, bahkan sering melawan akibat pengaruh dari lingkungannya.

Sudah bertahun-tahun menjadi preman, Mat Drajat mendapat momen tak terduga akibat almarhumah sang ibu memberikan nasehat yang membuat ia sadar tentang kehidupan tidak kekal.

Cerita Mat Drajat Lakukan Hal Terduga kepada Sosok Ibu

Di hadapan Hercules dan Gus Miftah, Mat Drajat menceritakan salah satu aksinya yang viral saat dirinya minum air basuhan kaki mendiang sang ibu setelah menjadi artis.

"Saat itu mungkin mulai terasa karena usia kali ya. Saya di entertainment 14 tahun sebelum Preman Pensiun," kata Mat Drajat saat ditanya Gus Miftah dilansir dari channel YouTube Ngobrol Bareng Gus Miftah, Rabu.

Keputusan minum air cucian kaki ibunya itu, karena tidak lepas dari kepiawaiannya selama di dunia entertainment selalu mengalami kegagalan.

"Saya berlebihan pada orang tua dan melampaui batas. Pada malam itu, saya nanya ke abang-abangan dan disuruh cium kakinya (sosok ibu). Saya kalau cerita karena ibu saya sudah meninggal, pasti saya akan menangis, kenapa? Saya belum bisa memberikan terbaik tapi ibu sudah tiada," terangnya.

Mantan karakter Kang Komar itu akhirnya mencium kaki ibu, bahkan sampai minum air bekas kotoran kaki mendiang ibunya sebelum berangkat syuting pertama kali di Preman Pensiun.

"Saya sebelum ke Bandung minta maaf 'Bu tolong berikan jalan saya minta maaf kepadamu agar Allah juga bisa memberikan maaf kepada saya'. Akhirnya saya cuci kakinya, saya lihat putih-putih saya gosokin. Selepas itu, airnya saya minum. Memang saya meminum air kotoran dari kaki ibu, tapi saya minum kotoran ucapan saya di masa lalu yang kurang diperkenankan," jelasnya.

Air bekas cucian tersebut digunakan oleh Mat Drajat ketika mandi dan wudhu sebelum mengerjakan shalat dalam persiapan menuju Bandung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya peringatkan kepada semua, ketika orang tua masih ada, muliakan yang terbaik di depanmu. Karena ketika sudah tidak ada, punya rezeki sebanyak apapun enggak bakal sampai kepada orang tua, hanya doa yang sampai," pungkas Mat Drajat.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bikin Netizen Prihatin, Bayi 4-6 Bulan Hanya Berbobot 2 Kg Viral di TikTok, Ternyata Segini Standar Berat Idealnya

Bikin Netizen Prihatin, Bayi 4-6 Bulan Hanya Berbobot 2 Kg Viral di TikTok, Ternyata Segini Standar Berat Idealnya

Netizen TikTok menyoroti video viral seorang ibu dengan delapan orang anak yang memprihatinkan. Di sisi lain, bayi bungsunya juga hanya berbobot 2 kilogram.
TNI Kerahkan Dua Helikopter Bell Evakuasi Warga dari Pedalaman Ugimba Papua Tengah

TNI Kerahkan Dua Helikopter Bell Evakuasi Warga dari Pedalaman Ugimba Papua Tengah

Koops TNI Habema mengevakuasi seorang warga lokal dari wilayah Ugimba, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, pada Minggu (9/8/2026), dengan mengerahkan 2 unit helikopter.
Kenyataan 'Mimpi di Siang Bolong' Milanisti USNI Kala AC Milan Bertanding di SUGBK

Kenyataan 'Mimpi di Siang Bolong' Milanisti USNI Kala AC Milan Bertanding di SUGBK

Sabtu (8/8/2026) menjadi hari yang dinanti para pecinta klub sepakbola asal Italia yakni AC Milan khususnya bagi mereka di Indonesia.
Persib Konfirmasi Masuk Daftar FIFA Registration Ban, Robert Rene Alberts yang Bikin Maung Bandung Hiasi Daftar Hitam

Persib Konfirmasi Masuk Daftar FIFA Registration Ban, Robert Rene Alberts yang Bikin Maung Bandung Hiasi Daftar Hitam

PT Persib Bandung Bermartabat mengkonfirmasi bahwa kasus FIFA Registration Ban tidak berhubungan dengan periode terdekat. 
Jelang Muktamar NU, Gus Miftah Kirim Pesan Keras untuk Pemburu Jabatan

Jelang Muktamar NU, Gus Miftah Kirim Pesan Keras untuk Pemburu Jabatan

Dalam tulisan berjudul Istana Menghormati Marwah Ulama, Gus Miftah menyebut keputusan PBNU menggelar muktamar di Tambakberas merupakan langkah kembali ke akar sejarah NU.
Viral Ibu 8 Anak Ogah KB padahal Kondisi Ekonomi Buruk, Netizen: Si Bungsu Beratnya Cuma 2 Kilo!

Viral Ibu 8 Anak Ogah KB padahal Kondisi Ekonomi Buruk, Netizen: Si Bungsu Beratnya Cuma 2 Kilo!

Netizen soroti soal video seorang ibu dengan delapan anak di TikTok. Tak hanya itu, mereka juga menyoroti kondisi bayi bungsu yang beratnya hanya dua kilogram.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Siapa Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka-Raki Jatim 2026? Simak profil, pendidikan, perjalanan, serta fakta soal isu dirinya anak pejabat.
Jakarta dan Bandung Jadi Panggung FIFA ASEAN Cup 2026, Pemerintah Provinsi Pastikan Kesiapan Stadion Gelora Bung Karno dan Si Jalak Harupat 

Jakarta dan Bandung Jadi Panggung FIFA ASEAN Cup 2026, Pemerintah Provinsi Pastikan Kesiapan Stadion Gelora Bung Karno dan Si Jalak Harupat 

Edisi pertama gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 ini akan digelar pada jeda internasional FIFA Matchday, September-Oktober 2026 mendatang.  
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT