News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Disebut Banyak Jasa untuk Negara, Hercules Pede Bilang Tak Pernah Berbuat Jahat: Bukti Tidak Ada…

Hercules buka suara soal tudingan kriminal yang selama ini melekat padanya. Disebut berjasa untuk negara, ia dengan percaya diri bilang tak pernah berbuat jahat
Kamis, 15 Mei 2025 - 18:33 WIB
Hercules
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Nama Hercules Rozario Marshall kembali menjadi sorotan publik setelah pernyataan mengejutkan dari mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Jenderal TNI (Purn) A.M. Hendropriyono.

Dalam pernyataannya, Hendropriyono menyebut bahwa Hercules adalah sosok yang memiliki jasa besar bagi bangsa Indonesia, terutama dalam sejarah konflik Timor Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan ini dilontarkan di tengah polemik antara Hercules dan sejumlah purnawirawan TNI yang sempat memanas beberapa waktu lalu.

Menurut Hendropriyono, peran Hercules tak bisa dianggap sepele.

tvonenews

Ia menyebut bahwa Hercules pernah menjadi Tenaga Bantuan Operasi (TBO) yang bertugas langsung di medan tempur bersama para anggota TNI saat konflik di Timor Timur.

“Di medan pertempuran, itu tercatat banyak juga jasa dia yang sampai kakinya buntung, dia kan orang berkaki buntung satu, tangannya juga satu, matanya juga satu,” kata Hendropriyono.

Di sisi lain, Hercules yang kini menjabat sebagai Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) Jaya, memberikan klarifikasi terkait banyaknya tuduhan dan label negatif yang melekat pada dirinya.

Hercules

Dalam sebuah wawancara bersama jurnalis senior Karni Ilyas, Hercules dengan percaya diri menyatakan bahwa dirinya tidak pernah melakukan tindak kejahatan seperti yang selama ini diberitakan.

“Saya orang paling prinsip, saya tidak bisa dibeli untuk mendzolimi orang. Kalau orang sudah kasih kepercayaan ke saya, mati pun saya tidak akan mengkhianati,” tegas Hercules dalam kanal YouTube Karni Ilyas Club.

Hercules juga menyebut bahwa ia kerap dijerat oleh hukum dengan tuduhan-tuduhan seperti pemerasan dan penyerobotan lahan.

Namun, menurutnya, semua itu adalah upaya untuk menjatuhkan dirinya secara sistematis.

Ia menyebut bahwa hingga proses persidangan pun, tidak pernah ditemukan bukti kuat yang menjeratnya dalam tindakan kriminal.

“Bukti itu tidak ada. Bahkan kelurahan pun saya panggil bawa surat, dan semuanya terdaftar secara sah,” jelasnya.

Ia menyayangkan sistem hukum yang menurutnya bisa dengan mudah dijadikan alat untuk mengkriminalisasi seseorang.

Hercules secara khusus juga menyinggung kasus pemerasan yang menyeret namanya, yang kala itu ditangani oleh Brigjen Hengki Haryadi saat menjabat sebagai Kapolres Metro Jakarta Barat.

Menurut Hercules, tuduhan tersebut tidak berdasar karena adanya perjanjian yang sah dengan notaris.

“Perjanjian pakai notaris, kerja sudah selesai, dan sesuai dengan kesepakatan, saya terima upah. Kalau itu dianggap uang kejahatan, harusnya notaris dulu yang dipanggil dan diperiksa,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Hercules juga menyinggung tentang citra dirinya sebagai mantan preman.

Ia mengaku bahwa sejak dulu dirinya selalu berpihak pada orang-orang kecil dan kaum dhuafa.

Ia membantah keras jika disebut baru insaf atau berubah jadi baik.

Menurutnya, sejak tahun 1990 ia sudah mulai membantu anak yatim piatu dan kaum miskin.

“Dari dulu Pak Karni, saya mualaf dan tinggal di Tanah Abang. Saya sudah bergelut nafkahin anak yatim piatu, dhuafa, dan uang saya dari hasil halal,” jelasnya.

Ia pun mengungkap bahwa hingga kini, rumahnya setiap malam Jumat selalu dipenuhi anak yatim yang ia santuni.

Bahkan, sang istri secara rutin membagikan makanan untuk lebih dari 300 orang yang tinggal di kolong jembatan, pengamen, dan kaum miskin lainnya setiap selesai Jumatan.

Jika ada yang menyebut dirinya telah insaf, Hercules menanggapinya dengan santai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya merasa tidak pernah berbuat kejahatan. Karena belum pernah saya diadili dan dituntut atas kejahatan. Kalau saya mau, saya punya ribuan anak buah, tapi saya tidak pernah suruh mereka lakukan hal jahat,” tegasnya.

“Kalau saya pencet HP, 500 orang bisa datang dalam 10 menit. Tapi saya nggak pernah pakai cara begitu, karena saya selalu jalan yang benar,” tutupnya dengan penuh keyakinan. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penderita Kanker di Indonesia Tembus 1,13 Juta Kasus, Menkes Budi Gunadi Sadikin: Pentingnya Skrining

Penderita Kanker di Indonesia Tembus 1,13 Juta Kasus, Menkes Budi Gunadi Sadikin: Pentingnya Skrining

Bogor Oncology Summit SWICC (BOSS) 2026, forum ilmiah nasional resmi digelar. Kegiatan ini menyoroti penguatan akses layanan kanker terpadu di wilayah Bogor Raya dan sekitarnya.
Baru Gabung UFC, Bilal Hasan Langsung Debut di Shanghai Akhir Agustus

Baru Gabung UFC, Bilal Hasan Langsung Debut di Shanghai Akhir Agustus

Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan berpeluang menjalani debut UFC dalam waktu dekat setelah baru saja mendapatkan kontrak dari organisasi MMA terbesar di dunia tersebut.
Rupiah Melemah ke Rp17.885 per Dolar AS Usai Laporan MSCI dan Penjualan Ritel yang Melambat pada Juni 2026

Rupiah Melemah ke Rp17.885 per Dolar AS Usai Laporan MSCI dan Penjualan Ritel yang Melambat pada Juni 2026

Rupiah melemah ke Rp17.885 per dolar AS usai laporan MSCI dan penjualan ritel yang melambat pada Juni 2026. 
Viral Video Keberadaan WNA Israel di Bali, Begini Respons Ditjen Imigrasi

Viral Video Keberadaan WNA Israel di Bali, Begini Respons Ditjen Imigrasi

Viral di media sosial, sejumlah unggahan menyoroti aktivitas WNA asal Israel yang berlibur. Ini penjelasan Direktur Visa dan Dokumen Perjalanan Ditjen Imigrasi Eko Budianto.
Digitalisasi Perlinsos 2026 Dilaksanakan, Banjarmasin Terpilih Jadi Daerah Percontohan

Digitalisasi Perlinsos 2026 Dilaksanakan, Banjarmasin Terpilih Jadi Daerah Percontohan

Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dipilih sebagai salah satu daerah percontohan nasional dalam pelaksanaan digitalisasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) Tahun 2026.
BGN Buka Kanal Khusus untuk Guru, Keluhan hingga Masukan soal MBG Bisa Dilaporkan Lewat E-mail

BGN Buka Kanal Khusus untuk Guru, Keluhan hingga Masukan soal MBG Bisa Dilaporkan Lewat E-mail

BGN membuka kanal khusus untuk guru. Guru dapat menyampaikan berbagai informasi terkait pelaksanaan MBG melalui e-mail saluran_gurupicMBG@bgn.go.id. 

Trending

Garda Revolusi Iran Nyatakan Siap Konflik Panjang dengan AS

Garda Revolusi Iran Nyatakan Siap Konflik Panjang dengan AS

Iran siap menghadapi konflik berkepanjangan dengan Amerika Serikat demi menjamin kondisi keamanan sepenuhnya.
Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Polemik mengenai ijazah SMA/sederajat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi perhatian setelah muncul sayembara berhadiah Rp100 juta yang digagas Denny Indrayana.
Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Sebelum Gadis Baju Putih, Pria Ini yang Duluan Kasih Challenge Sebotol Miras Gratis dengan Ayat Al-Qur'an

Sebelum Gadis Baju Putih, Pria Ini yang Duluan Kasih Challenge Sebotol Miras Gratis dengan Ayat Al-Qur'an

Gadis baju putih bukan yang pertama, pria bertopi ini ternyata yang memulai sayembara hafalan ayat Al-Qur'an dengan sebotol miras yang diawali surat Al-Ikhlas.
Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Polda Metro Jaya bersama tim gabungan dokter forensik selesai melakukan ekshumasi terhadap jenazah Sutrimo di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Rabu (12/8), guna mengungkap penyebab kematian almarhum.
Resmi! KNVB Tunjuk Eks Pelatih Barcelona Xavi Hernandez untuk Ambil Alih Timnas Belanda

Resmi! KNVB Tunjuk Eks Pelatih Barcelona Xavi Hernandez untuk Ambil Alih Timnas Belanda

Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) resmi menunjuk Xavi Hernandez sebagai pelatih baru Timnas Belanda. Sang mantan pelatih Barcelona mengambil alih tugas Ronald Koeman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT