News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Satu Per Satu Ramalan Hard Gumay Mulai Terbukti? Katanya Nasib Timnas Indonesia di Piala Dunia Justru Akan...

Perjalanan Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2026 semakin menarik untuk disorot, salah satunya ramalan dari Hard Gumay. Katanya nasib Skuad Garuda akan...
Jumat, 16 Mei 2025 - 17:20 WIB
Kolase foto Patrick Kluivert dan Pemain Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / tvOnenews - Taufik Hidayat

tvOnenews.com - Perjalanan Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2026 semakin menarik untuk disorot.

Tak hanya karena performa skuad Garuda yang terus meningkat, tetapi juga karena sejumlah ramalan paranormal Tanah Air perlahan mulai terbukti satu per satu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu yang kembali menjadi bahan perbincangan adalah prediksi dari Hard Gumay.

Di tengah perjuangan Timnas dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, ucapan Hard Gumay yang disampaikan pada Desember 2021 kini kembali ramai dibicarakan.

Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • Instagram

 

Dalam tayangan YouTube FAM Channel empat tahun lalu, ia menyebut akan terjadi pergantian pelatih di tubuh Timnas Indonesia, dan Shin Tae-yong diprediksi bakal kembali ke Korea Selatan.

Menariknya, ramalan itu saat ini jadi kenyataan.

"Pertama, jelas gue melihat di sini akan ada pergantian pelatih. Jadi, intinya adalah sosok Shin Tae-yong tidak akan bertahan lama bersama Timnas Indonesia. Jadi, dia kembali ke asalnya, ya Korea Selatan," ucap Hard Gumay saat itu.

Kini, Shin Tae-yong benar-benar telah lengser, dan Patrick Kluivert ditunjuk sebagai pelatih anyar Timnas Indonesia.

Shint Tae-yong dan Patrick Kluivert
Shint Tae-yong dan Patrick Kluivert
Sumber :
  • Antara/RRI

 

Legenda Timnas Belanda itu langsung memimpin dua laga penting: kekalahan 1-5 dari Australia dan kemenangan 1-0 atas Bahrain, hasil yang menjadi awal baru era kepelatihan Kluivert.

Menariknya, ramalan kedua dari Hard Gumay juga mulai terbukti. Ia menyebut Timnas Indonesia akan mengalami progres signifikan dalam 2–5 tahun ke depan.

Hal itu kini mulai terlihat. Sejumlah pemain naturalisasi seperti Jay Idzes, Mees Hilgers, hingga Ole Romeny memperkuat fondasi Timnas. Para pemain muda juga mulai tampil percaya diri di level internasional.

Pemain keturunan Belanda-Indonesia, Ole Romeny, Thom Haye dan Jay Idzes.
Pemain keturunan Belanda-Indonesia, Ole Romeny, Thom Haye dan Jay Idzes.
Sumber :
  • Istimewa/AFC

 

"Timnas Indonesia semakin ke depan semakin maju. Dua tahun, tiga tahun, lima tahun progresnya semakin baik. Progresnya semakin bagus, semakin berkembang," ujar Hard Gumay.

"Pemain-pemainnya, orang-orangnya, semuanya mempunyai progres yang sangat baik," tambahnya.

Prediksi ini kini semakin tampak wujudnya. Timnas tak hanya berbenah dari segi pemain, tapi juga dari sisi kepelatihan, manajemen, dan sistem yang lebih profesional.

Bahkan, saat ini Indonesia masih sangat berpeluang lolos ke babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Saat ini, Timnas menempati posisi keempat Grup C dan menyisakan dua laga krusial melawan China dan Jepang pada bulan Juni mendatang.

Bila mampu mencuri poin, maka langkah menuju putaran keempat akan terbuka lebar.

Di tengah tantangan itu, aura positif yang sempat diramalkan Hard Gumay pun makin terasa.

Ramalan Hard Gumay tentang nasib Timnas Indonesia 2-5 tahun ke depan.
Ramalan Hard Gumay tentang nasib Timnas Indonesia 2-5 tahun ke depan.
Sumber :
  • YouTube/FAM Channel

 

Ia memang tidak secara eksplisit menyebut bahwa Indonesia akan lolos ke Piala Dunia, tapi arah prediksinya mengindikasikan sebuah prestasi besar yang belum pernah diraih skuad Garuda sebelumnya.

Dengan dua pertandingan tersisa, semua mata tertuju pada Patrick Kluivert dan anak asuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka memikul beban besar sekaligus harapan besar dari seluruh rakyat Indonesia. Jika mampu melewati dua laga dengan hasil positif, maka mimpi puluhan tahun bisa jadi kenyataan.

Apakah Timnas Indonesia benar-benar sedang menuju tahun keemasan? Kita tunggu bulan Juni, saat semua teka-teki itu akan terjawab. (tsy/asl)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pasal 50 A UU P2SK Diuji ke MK, Pemohon: Berpotensi Samarkan Hasil Tindak Pidana

Pasal 50 A UU P2SK Diuji ke MK, Pemohon: Berpotensi Samarkan Hasil Tindak Pidana

Pemuda Bulan Bintang mengajukan permohonan pengujian materiil Pasal 50A ayat (5) dan ayat (6) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Polemik mengenai ijazah SMA/sederajat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi perhatian setelah muncul sayembara berhadiah Rp100 juta yang digagas Denny Indrayana.
AI Bawa Risiko Ancaman Siber Semakin Nyata, Masyarakat Diminta Perkuat Literasi Digital

AI Bawa Risiko Ancaman Siber Semakin Nyata, Masyarakat Diminta Perkuat Literasi Digital

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) tidak hanya mendorong inovasi dan produktivitas, tetapi juga menghadirkan tantangan baru dalam keamanan siber.
Sidang Bupati Pati Sudewo Memanas, Camat Blak-blakan soal Ancaman Copot hingga Nominal Mahar Jabatan Perangkat Desa

Sidang Bupati Pati Sudewo Memanas, Camat Blak-blakan soal Ancaman Copot hingga Nominal Mahar Jabatan Perangkat Desa

Sidang Bupati Pati nonaktif Sudewo mengungkap dugaan ancaman terhadap camat yang menolak pengisian perangkat desa. Saksi juga menyebut adanya syarat uang hingga ratusan juta.
Kurangi Ketergantungan APBN, ATI Dorong Peran Swasta Ikut Pembiayaan Pembangunan Jalan Tol

Kurangi Ketergantungan APBN, ATI Dorong Peran Swasta Ikut Pembiayaan Pembangunan Jalan Tol

Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) mendorong peran besar sektor swasta dalam upaya mengurangi ketergantungan pembangunan jalan tol terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

BAKTI Komdigi mulai menyiapkan strategi keluar (exit strategy) dari sejumlah wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang telah memiliki tingkat kematangan konektivitas tertentu.

Trending

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Fakta baru ditemukan dalam kasus mutilasi Depok. Fakta barunya, yakni pelaku mengidap HIV. Selama ini dia rutin kontrol dan membeli obat.
Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden kebakaran melanda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin saat berlayar dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, pada Rabu (12/8/2026).
Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Polemik mengenai ijazah SMA/sederajat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi perhatian setelah muncul sayembara berhadiah Rp100 juta yang digagas Denny Indrayana.
Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
AI Bawa Risiko Ancaman Siber Semakin Nyata, Masyarakat Diminta Perkuat Literasi Digital

AI Bawa Risiko Ancaman Siber Semakin Nyata, Masyarakat Diminta Perkuat Literasi Digital

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) tidak hanya mendorong inovasi dan produktivitas, tetapi juga menghadirkan tantangan baru dalam keamanan siber.
Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

BAKTI Komdigi mulai menyiapkan strategi keluar (exit strategy) dari sejumlah wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang telah memiliki tingkat kematangan konektivitas tertentu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT