News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sambil Menahan Haru, Giovanna Milana Jujur Soal 'Aib' Red Sparks, Buntut dari Megawati Hangestri Hengkang dari Liga Voli Korea?

Sahabat lama Megawati Hangestri, Giovanna Milana berani jujur soal 'aib' Red Sparks. Melalui unggahan media sosial, Gia, sapaan akrab Giovanna, bilang kalau
Senin, 19 Mei 2025 - 00:52 WIB
Megawati Hangestri dan Giovanna Milana saat musim lalu bersama Red Sparks.
Sumber :
  • instagram/@gia_day

tvOnenews.com - Giovanna Milana, sahabat dekat Megawati Hangestri, kembali menggegerkan dunia voli setelah mengungkap sisi gelap dari mantan klubnya, Jung Kwan Jang Red Sparks, tempat ia dan Megawati bermain bersama di Liga Voli Korea musim 2023/2024. 

Melalui unggahan media sosial, Gia, sapaan akrab Giovanna, menyampaikan kritik keras atas perlakuan klub terhadap para pemain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Para pemain diperlakukan seperti aset, bukan sebagai manusia,” tulis Gia, menanggapi pertanyaan warganet terkait absennya ucapan perpisahan dari Red Sparks saat ia meninggalkan klub. 

Meski unggahan tersebut akhirnya dihapus, pernyataannya terlanjur memicu perdebatan hangat di kalangan penggemar voli.

Ungkapan jujur Gia datang di saat Red Sparks juga tengah disorot usai Megawati Hangestri tak dimasukkan dalam daftar Best 7 V-League musim 2024/2025. 

Padahal, Megawati tampil luar biasa sepanjang musim dua kali meraih MVP ronde, membawa tim menembus partai final, dan mencetak rekor 13 kemenangan beruntun.

Namun, penghargaan opposite terbaik justru diberikan kepada Gyselle Silva dari GS Caltex. Keputusan itu menuai kemarahan volimania Indonesia yang menilai Megawati diperlakukan tidak adil. 

“Kalau Mega orang Korea atau Thailand, tetap layak jadi Best Opposite. Ini dzolim!” tulis salah satu netizen. 

Yang lain berkomentar, “Mega rank satu di empat kategori serangan, tapi malah gak masuk Best 7. Votingnya pada mabok apa gimana?”

Beberapa penggemar bahkan menyerukan boikot terhadap V-League musim depan, karena menilai federasi voli Korea (KOVO) hanya memanfaatkan popularitas Megawati untuk kepentingan pemasaran semata.

Bukan memberi penghargaan yang layak atas kerja kerasnya selama dua musim bersama Red Sparks.

Setelah kontraknya berakhir, Megawati kembali ke Indonesia dan langsung mencuri perhatian di Final Four Proliga 2025. 

Ia memperkuat Gresik Petrokimia dan langsung mencetak debut mengesankan. Meski timnya belum lolos ke final, performa Mega tetap solid dan membuktikan bahwa ia masih menjadi opposite top di level nasional.

Megawati Hangestri dan Giovanna Milana
Megawati Hangestri dan Giovanna Milana
Sumber :
  • Instagram

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Sementara itu, Giovanna Milana kini membela Atlanta Volleyball Club di League One Volleyball (LOVB), liga profesional Amerika Serikat yang sedang naik daun. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pakar Keuangan: Cara Mengelola Uang Lebih Penting daripada Nominalnya

Pakar Keuangan: Cara Mengelola Uang Lebih Penting daripada Nominalnya

Sebuah eksperimen menunjukkan bahwa cara seseorang mengelola uang justru bisa menjadi faktor yang lebih menentukan dibanding besarnya nominal yang dimiliki.
Gelombang Aksi Unjuk Rasa, Mahasiswa Diimbau Tak Terprovokasi

Gelombang Aksi Unjuk Rasa, Mahasiswa Diimbau Tak Terprovokasi

Kondisi perpolitikan dan ekonomi sosial belakangan waktu sedang mengalami gejolak disertai rentetan gelombang aksi unjuk rasa masyarakat.
Konflik Ruben Onsu dan Jordi Onsu Kian Memanas, Ancaman Bongkar Aib Berujung Peringatan Jalur Hukum

Konflik Ruben Onsu dan Jordi Onsu Kian Memanas, Ancaman Bongkar Aib Berujung Peringatan Jalur Hukum

Konflik keduanya kembali menjadi sorotan setelah muncul pernyataan yang mengindikasikan adanya rahasia pribadi Ruben Onsu yang disebut-sebut diketahui Jordi Onsu.
Ruben Amorim Akui Kegagalan di Manchester United Jadi Bekal Pembelajaran Bersama AC Milan

Ruben Amorim Akui Kegagalan di Manchester United Jadi Bekal Pembelajaran Bersama AC Milan

AC Milan sendiri mengikat Ruben Amorim dengan kontrak berdurasi tiga tahun untuk menggantikan Massimiliano Allegri. 
WHO: Manusia Rata-rata Hidup hingga Usia 73, Mengapa Hanya 63 Tahun yang Benar-benar Sehat?

WHO: Manusia Rata-rata Hidup hingga Usia 73, Mengapa Hanya 63 Tahun yang Benar-benar Sehat?

Data WHO tahun 2019 menunjukkan rata-rata harapan hidup manusia mencapai sekitar 73 tahun. Meski demikian, rata-rata seseorang hanya menikmati sekitar 63 tahun dalam kondisi sehat.
Kualitas Pendidikan di Daerah Terpencil di Indonesia Terus Meningkat, Ini Buktinya

Kualitas Pendidikan di Daerah Terpencil di Indonesia Terus Meningkat, Ini Buktinya

Pemerataan kualitas pendidikan di daerah terpencil tidak hanya bergantung pada pembangunan gedung sekolah, tetapi juga peningkatan mutu pembelajaran dan kapasitas tenaga pendidik.

Trending

Sinopsis dan Review Film Moana Live Action, Visual Memukau tetapi Sulit Melampaui Animasinya

Sinopsis dan Review Film Moana Live Action, Visual Memukau tetapi Sulit Melampaui Animasinya

Meski masih mempertahankan cerita yang sama, Moana live action mencoba memberikan pengalaman baru melalui visual yang lebih realistis, lanskap Polinesia yang megah, serta penampilan para pemeran manusia. 
Kualitas Pendidikan di Daerah Terpencil di Indonesia Terus Meningkat, Ini Buktinya

Kualitas Pendidikan di Daerah Terpencil di Indonesia Terus Meningkat, Ini Buktinya

Pemerataan kualitas pendidikan di daerah terpencil tidak hanya bergantung pada pembangunan gedung sekolah, tetapi juga peningkatan mutu pembelajaran dan kapasitas tenaga pendidik.
Modus Komplotan Pencuri Pagar Besi Taman di Kampung Melayu Jakarta Timur Terkuak, Lima Kali Beraksi dan Dilakukan Sebelum Subuh

Modus Komplotan Pencuri Pagar Besi Taman di Kampung Melayu Jakarta Timur Terkuak, Lima Kali Beraksi dan Dilakukan Sebelum Subuh

Modus komplotan pencuri pagar besi di Kampung Melayu, Jakarta Timur, akhirnya terkuak. Kasus pencurian pagar besi ini terbongkar oleh warga sekitar.
WHO: Manusia Rata-rata Hidup hingga Usia 73, Mengapa Hanya 63 Tahun yang Benar-benar Sehat?

WHO: Manusia Rata-rata Hidup hingga Usia 73, Mengapa Hanya 63 Tahun yang Benar-benar Sehat?

Data WHO tahun 2019 menunjukkan rata-rata harapan hidup manusia mencapai sekitar 73 tahun. Meski demikian, rata-rata seseorang hanya menikmati sekitar 63 tahun dalam kondisi sehat.
Polri Tetapkan Tujuh Tersangka Penembakan Pilot dan Pembakaran Pesawat di Yahukimo, Status DPO

Polri Tetapkan Tujuh Tersangka Penembakan Pilot dan Pembakaran Pesawat di Yahukimo, Status DPO

Tujuh orang ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan pilot dan pembakaran pesawat PK-RCY milik PT Associated Mission Aviation (AMA) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Gelombang Aksi Unjuk Rasa, Mahasiswa Diimbau Tak Terprovokasi

Gelombang Aksi Unjuk Rasa, Mahasiswa Diimbau Tak Terprovokasi

Kondisi perpolitikan dan ekonomi sosial belakangan waktu sedang mengalami gejolak disertai rentetan gelombang aksi unjuk rasa masyarakat.
Ruben Amorim Akui Kegagalan di Manchester United Jadi Bekal Pembelajaran Bersama AC Milan

Ruben Amorim Akui Kegagalan di Manchester United Jadi Bekal Pembelajaran Bersama AC Milan

AC Milan sendiri mengikat Ruben Amorim dengan kontrak berdurasi tiga tahun untuk menggantikan Massimiliano Allegri. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT