GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ngakunya Sebagai Pembela Orang Miskin, GRIB Jaya Geram Markas Ormas Hercules di Lahan BMKG Rata dengan Tanah

Ormas milik Hercules, GRIB Jaya merasa geram dengan aksi pembongkaran paksa posko di lahan BMKG. Singgung tindakan aparat yang membongkar paksa posko GRIB Jaya.
Senin, 26 Mei 2025 - 08:58 WIB
Tanah BMKG diduduki ormas GRIB Jaya di Tangerang Selatan (Tangsel) & Hercules Rosario Marshal
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/Julio Trisaputra & Instagram GRIB Jaya

tvOnenews.com - Ormas milik Hercules, GRIB Jaya, kembali membuat heboh publik.

Kali ini ormas Hercules terseret kasus penguasaan lahan milik BMKG di Pondok Aren, Tangerang Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Posko GRIB Jaya yang sebelumnya berdiri di lahan tersebut kini telah rata dengan tanah.

Sengketa lahan antara GRIB Jaya dan BMKG ini tentu mendapat sorotan dari masyarakat.

Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian, GRIB Jaya diketahui sudah banyak melakukan kegiatan di atas lahan tersebut dalam kurun waktu 3 tahun terakhir.

Lahan tersebut disewakan untuk berbagai macam kegiatan.

Pihak GRIB Jaya pun tak tinggal diam melihat pembongkaran paksa posko mereka di lahan BMKG.

Wilson Colling sebagai Ketua Tim Hukum dan Advokasi GRIB Jaya menyampaikan pandangannya soal tindakan aparat yang terlibat dalam pembongkaran posko di lahan BMKG ini.

Melalui konferensi pers, Wilson Colling menyebut GRIB Jaya sebagai pembela orang miskin dalam kasus sengketa lahan BMKG tersebut.

"Kami ini membela orang miskin," tegas Wilson Colling sebagai perwakilan ormas Hercules, seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube TV GRIB.

Kemudian Wilson Colling juga menyebut-nyebut nama Presiden Prabowo yang menurutnya harus turun tangan untuk menyelesaikan kasus ini.

"Oleh karenanya saya berbicara di sini, kalau Presiden Prabowo mengatakan bahwa dia adalah presidennya rakyat orang miskin, saat ini harus dia tampil, ini momentum," ujar Wilson Colling.

Wilson Colling menyayangkan keterlibatan aparat dalam pembongkaran posko GRIB Jaya yang menurutnya tak boleh dilakukan.

"Presiden sudah mengatakan aparat penegakan hukum, TNI, Polri, seragam, sepatu, pangkatmu adalah uang rakyat, jangan kamu intimidasi rakyat," ujar Wilson Colling.

Oleh sebab itulah Wilson Colling menegaskan bahwa dalam kasus ini warga berada dalam posisi yang terzalimi.

"Ini warga terzalimi loh," tegas Wilson Colling. 

"Saya juga udah nonton videonya, bahwa mereka didatangi tentara, kenapa itu tidak ditindak, tentara kan untuk melindungi semua orang," lanjutnya.

Wilson Colling dengan tegas mempertanyakan kehadiran aparat yang terlibat dalam pembongkaran posko GRIB Jaya.

"Kenapa mereka hadir di situ dan meratakan seluruh bangunannya, sekarang saya dengar hari ini diratakan lagi, perintah eksekusinya mana?" ujar Wilson Colling.

Menurut Wilson Colling, semestinya negara tak melakukan aksi pembongkaran tersebut karena dinilai sebagai tindakan layaknya 'preman' karena tidak sesuai dengan aturan yang ada.

(far)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Dapatkan berita menarik lainnya dari tvOnenews.com di Google News, Klik di Sini


https://news.google.com/topics/CAAqJAgKIh5DQkFTRUFvS0wyMHZNRE51Ym01MlpoSUNhV1FvQUFQAQ?ceid=ID:id&oc=3

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemain Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Pacar

Pemain Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Pacar

Pemain Timnas Indonesia, Ricky Pratama dilaporkan atas dugaan penganiayaan terhadap kekasihnya. PSM langsung memanggil sang pemain dan memantau proses hukum.
Kopi Cak Bhabin Jadi Sarana Personel Polri Dekat dengan Warga

Kopi Cak Bhabin Jadi Sarana Personel Polri Dekat dengan Warga

Polda Jawa Timur (Jatim) melalui Bhabinkamtibmas terus melakukan pendekatan dengan masyarakat. Salah satunya adalah dengan program Kobin atau Kopi Cak Bhabin.
Puluhan Warga Binaan Beragama Konghucu dapat Remisi, Dirjenpas: Untuk Perbaiki Diri di Tengah Masyarakat

Puluhan Warga Binaan Beragama Konghucu dapat Remisi, Dirjenpas: Untuk Perbaiki Diri di Tengah Masyarakat

Ditjenpas sebut pemberian remisi khusus dan pengurangan masa pidana terhadap 44 warga binaan beragama konghucu di Hari Raya Imlek 2026 merupakan bagian dari..
Khusus di Hari Raya Imlek 2026, Keluarga dan Kerabat Tahanan KPK Dapat Bertemu Selama Dua Jam

Khusus di Hari Raya Imlek 2026, Keluarga dan Kerabat Tahanan KPK Dapat Bertemu Selama Dua Jam

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beri keleluasaan terhadap keluarga dan kerabat untuk menemui para tahanan di Hari Raya Imlek 2026.
Pelaku Pencurian Batik Rp1,3 Miliar di Inacraft JCC Terdesak Ekonomi, Polisi: Setelah Mencuri Dijual Lagi

Pelaku Pencurian Batik Rp1,3 Miliar di Inacraft JCC Terdesak Ekonomi, Polisi: Setelah Mencuri Dijual Lagi

Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan, pelaku nekat mancarkan aksinya di Inacraft JCC lantaran terdesak ekonomi.
Duduk Perkara Vicky Prasetyo Diduga Nipu Rp700 Juta, Ternyata untuk Modal Pilkada dan Ajak Suami Korban Jadi Cawabup Bandung Barat

Duduk Perkara Vicky Prasetyo Diduga Nipu Rp700 Juta, Ternyata untuk Modal Pilkada dan Ajak Suami Korban Jadi Cawabup Bandung Barat

Vicky Prasetyo dituding melakukan penipuan terhadap seorang perempuan bernama Nunun Lusida. Ia juga menjanjikan suami korban maju jadi cawabup Bandung Barat.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT