News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebelum Meninggal Dunia, Mantan 'Musuh Bebuyutan' Hercules Sempat Bilang Begini soal Premanisme: Khususnya Tanah Abang. Ini perintah, Ini Ultimatum

Sebelum meninggal dunia, mantan 'musuh bebuyutan' Hercules ini sempat ngomong begini soal banyak premanisme di Tanah Abang. Ucu Kambing memberikan perintah
Selasa, 27 Mei 2025 - 17:30 WIB
Sebelum Meninggal Dunia, Mantan 'Musuh Bebuyutan' Hercules Sempat Bilang Begini soal Premanisme Khususnya Tanah Abang. Ini perintah, Ini Ultimatum
Sumber :
  • Kolase tvonenews

tvOnenews.com - Nama besar Hercules Rosario Marshal sebagai tokoh yang dulunya ditakuti di kawasan Tanah Abang tentu tak bisa dilepaskan dari sejarah panjang dunia premanisme ibu kota. 

Namun, satu sosok lain yang juga mencetak jejak dalam sejarah kelam wilayah tersebut adalah Ucu Kambing mantan rival sekaligus musuh bebuyutan Hercules.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perseteruan antara Hercules dan Ucu Kambing bukan perkara sepele. Keduanya adalah figur sentral dalam jaringan penguasa wilayah Tanah Abang pada dekade 1990-an hingga awal 2000-an. 

Hercules yang berasal dari latar belakang pejuang Timor Timur dan dikenal loyal pada salah satu faksi kekuasaan, bertarung secara teritorial dan pengaruh melawan Ucu Kambing, yang memiliki jaringan kuat dari kelompok Betawi dan ormas lokal. 

Konflik mereka tak jarang menimbulkan bentrokan fisik hingga pertumpahan darah.

Tanah Abang kala itu menjadi semacam ‘zona perang dingin’ antara kelompok-kelompok preman yang berebut pengaruh ekonomi, mulai dari pungutan liar, kontrol lapak pasar.

Bahkan hingga peredaran logistik di pusat tekstil terbesar se-Asia Tenggara itu. Dalam konteks ini, Hercules dan Ucu menjadi dua kutub kekuatan yang sama-sama digdaya.

Namun waktu mengubah banyak hal. Hercules kini dikenal sebagai pemimpin organisasi masyarakat Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) Jaya, dengan narasi reformasi diri dan loyalitas terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

Di sisi lain, Ucu Kambing juga menunjukkan perubahan di masa senjanya. 

Menjelang akhir hayatnya, Ucu mengeluarkan pernyataan mengejutkan dan menyentuh, seolah ingin menutup lembaran kelam masa lalunya.

Dalam salah satu video yang beredar luas di media sosial, Ucu Kambing tampak memberikan seruan perdamaian yang ditujukan kepada para ormas di Tanah Abang dan seantero Jakarta. 

Hercules Rosario Marshal & Ucu Kambing
Hercules Rosario Marshal & Ucu Kambing
Sumber :
  • Kolase YouTube GRIB Jaya & Trans

 

Dengan suara tegas namun penuh empati, ia berkata:

"Kepada rekan-rekan, saudara-saudara saya yang ada di Tanah Abang, khususnya di Jakarta. Saya minta dengan hormat. Ormas-ormas yang ada di Tanah Abang, yok kita bersatu, untuk menjalin, ke depan Jakarta bagaimana. Khususnya Tanah Abang. Ini perintah, ini ultimatum," ujar Ucu Kambing.

Semua ormas harus bersatu, di bawah satu pemimpin di mana bernaungnya. Ini Gua dateng kemarin bukan karena apa-apan, karena Allah," ujar Ucu Kambing sebelum wafat, dilansir dari YouTube d'Badar Channel.

Pernyataan itu menjadi viral karena mencerminkan penyesalan dan tekad perubahan dari seseorang yang dulunya menjadi simbol kerasnya premanisme Jakarta. 

Banyak yang menafsirkan bahwa Ucu ingin menyampaikan pesan damai, sekaligus meninggalkan warisan moral agar generasi muda tidak lagi mengulang sejarah kekerasan yang pernah ia jalani.

Menurut laporan dari berbagai sumber, termasuk wawancara dengan mantan anggota ormas dan pengamat sosial perkotaan.

Rivalitas Hercules dan Ucu sempat memecah konsentrasi penguasa pasar dan mendorong konflik antar kelompok, terutama saat perebutan kontrol atas jalur distribusi barang dan pengamanan wilayah. 

Namun, seiring dengan pembenahan kota oleh pemerintah dan tekanan dari aparat keamanan, keduanya perlahan mulai kehilangan pengaruh langsung di lapangan, meskipun masih dihormati oleh para loyalis mereka.

Di sisi lain, Hercules juga telah melalui proses transformasi pribadi yang cukup signifikan. 

Sebagaimana diungkap sang istri, Nia Dania, dalam wawancara dengan Satgasus Channel yang dikutip oleh tvOnenews.com, Hercules bahkan telah menjadi mualaf dan menunjukkan perubahan karakter.

“Kalau keputusannya itu sendiri tepatnya tahun berapa itu saya sudah lupa takutnya salah. Memang sudah sangat lama sih beliau memutuskan untuk menjadi mualaf,” kata Nia.

“Cuma pada saat itu, saya pikir kan ‘ah gitu hanya omongan biasa’ begitulah. Tapi, sampai besoknya lagi dia nanya ‘udah diurusin belum?’,” lanjutnya.

Hercules mengucapkan dua kalimat syahadat di sebuah masjid di Indramayu, dan sejak saat itu, menurut Nia, ia menjadi lebih tenang dan bijaksana dalam menjalani kehidupan. 

Perubahan ini turut tercermin dalam sikap Hercules sebagai Ketua Umum GRIB Jaya

Dalam berbagai unggahan di kanal YouTube GRIB Jaya TV, ia kerap menyuarakan pentingnya persatuan dan kepedulian terhadap rakyat kecil.

Sementara itu, kepergian Ucu Kambing membawa banyak refleksi di kalangan mantan pengikut dan masyarakat luas. 

anyak yang tak menyangka bahwa seorang tokoh keras sepertinya bisa meninggalkan pesan perdamaian yang begitu kuat.

"Ucu Kambing tahu bahwa premanisme bukan jalan keluar. Di akhir hidupnya, dia berusaha menebus masa lalunya," ujar seorang tokoh masyarakat Tanah Abang yang enggan disebut namanya.

Perseteruan dua sosok ini—yang dulunya dianggap momok masyarakat—kini berakhir dengan ironi yang dalam. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sang musuh bebuyutan meninggal dunia dalam kondisi menyerukan perdamaian, sementara Hercules terus melanjutkan hidupnya sebagai tokoh publik yang mencoba menebus masa lalu kelam.

Kini, generasi muda Tanah Abang dihadapkan pada pilihan: melanjutkan warisan konflik, atau mengambil pelajaran dari dua tokoh besar yang pernah saling bermusuhan, namun akhirnya memilih jalan damai. (udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Susul Fajar/Fikri, Tiwi/Fadia Amankan Tiket Semifinal Kejuaraan Asia 2026

Susul Fajar/Fikri, Tiwi/Fadia Amankan Tiket Semifinal Kejuaraan Asia 2026

Pasangan ganda putri Indonesia, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti melesat ke babak semifinal Kejuaraan Asia 2026.
Klasemen Final Four Proliga 2026, Putri: Raih Tiga Poin Pertama, Popsivo Paksa JEP jadi Juru Kunci di Putaran Pertama

Klasemen Final Four Proliga 2026, Putri: Raih Tiga Poin Pertama, Popsivo Paksa JEP jadi Juru Kunci di Putaran Pertama

Klasemen Final Four Proliga 2026 setelah laga terakhir sektor putri di putaran pertama yang mempertemukan Jakarta Electric PLN vs Popsivo Polwan.
Eks Rekan Setim Lionel Messi Puji Kualitas Sepak Bola Indonesia: Mereka Sudah Berkembang Sangat Pesat!

Eks Rekan Setim Lionel Messi Puji Kualitas Sepak Bola Indonesia: Mereka Sudah Berkembang Sangat Pesat!

Bek Persija Jakarta, Paulo Ricardo memberikan pujian khusus kepada sepak bola Indonesia. Eks rekan setim Lionel Messi itu bahkan menyebut jika kualitas sepak bola nasional telah mengalami perkembangan sangat pesat. 
Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Sadis di Bantul, Pemicu Utama Kemarahan Tersangka Terungkap

Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Sadis di Bantul, Pemicu Utama Kemarahan Tersangka Terungkap

Polres Bantul menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan tragis yang menimpa KYR (36), warga Dusun Kaliurang, Argomulyo, Sedayu. 
PTPN I Regional 5 Surabaya Gelontorkan Rp30,43 Miliar untuk UMKM dan Peternak

PTPN I Regional 5 Surabaya Gelontorkan Rp30,43 Miliar untuk UMKM dan Peternak

PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 5 terus memperkuat kontribusi sosial melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), non-TJSL, serta dukungan pemberian pinjaman lunak modal kerja bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kepada para pelaku usaha dan peternak.
DPR Soroti Risiko PMI di Wilayah Konflik: Penempatan Harus Bisa Ditunda

DPR Soroti Risiko PMI di Wilayah Konflik: Penempatan Harus Bisa Ditunda

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Putih Sari menyoroti keberadaan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di wilayah konflik. Ia minta pemerintah pastikan keselamatan mereka

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT