News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ingin Berhijrah, Ratusan Orang di Kudus Sambut Ramadhan dengan Hapus Tato

Ratusan warga di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah dari berbagai latar belakang serta beragam usia, berhijrah dengan cara menghapus tato di yang ada di tubuhnya.
Selasa, 29 Maret 2022 - 14:32 WIB
Warga berhijrah dengan menghapus tato memanfaatkan momen menyambut Ramadhan.
Sumber :
  • Tim tvOne - Galih Manunggal

Kudus, Jawa Tengah - Ratusan warga di Kudus, Jawa Tengah dari berbagai latar belakang serta beragam usia, berhijrah dengan cara menghapus tato di yang ada di tubuhnya. Sebagian besar dari mereka beralasan ingin berhijrah menjadi pribadi lebih baik memanfaatkan momen menyambut bulan Ramadhan.

Program hapus tato yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Jurang, Kecamatan Gebog itu dilaksanakan di aula balai desa setempat dengan menggandeng pengampu Ponpes An Najach dari Magelang, Jawa Tengah (28/3/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Program tersebut menarik minat warga Kudus dari berbagai latar belakang serta bermacam usia terutama mereka yang ingin berhijrah namun kesulitan untuk menghapus tato yang ada bagian tubuhnya.

Kepala Desa Jurang mengatakan, program hapus tato ini dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan. Selain itu dengan program hapus tato tersebut bertujuan memberikan kemudahan warganya serta masyarakat lainnya yang kesulitan untuk menghapus tato.

“Momen ramadan tahun ini kita manfaatkan untuk menghapus tato. Ramadan harus bersih, seperti saya ini karena dulu salah pergaulan jadi ikutan bertato, tapi sekarang malu lah sama warga lainnya dan ini momen yang tepat untuk bertaubat.” Ujar Kepala Desa.

Pasalnya banyak pemilik tato ingin menghapus tatonya namun terkendala biaya. Sementara program tersebut tidak dipatok biaya, hanya para peserta bisa memberikan uang sukarela.

Ratusan peserta ingin mendaftar dalam program tersebut. Namun karena keterbatasan tenaga, panitia dari Ponpes An Najach hanya memberikan kesempatan seratus peserta pendaftar yang dilayani.


Sementara salah seorang warga, Fendy Rianto mengatakan, ingin hijrah sudah sejak lama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“saya bertato sudah sejak 2014, dan sekarang ingin menghapusnya. Yang ingin hijrah menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Fendy.
 
Untuk proses menghapus tato tersebut,  panitia dari Ponpes An Najach menggunakan ramuan yang terdiri dari enam bahan kimia, yang dapat dibeli di apotek. Sedangkan caranya yakni bagian tato yang akan di hapus, ditempeli isolasi agar obat tidak melebar.

Ahmad Jumanun selaku koordinator program hapus tato tersebut menjelaskan, hapus tato ini berbeda dengan laser, cukup sekali oles tinta tato akan terangkat. Pihaknya juga memastikan jika perawatannya sesuai petunjuk, maka tidak menimbulkan keloid.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3 Tim yang Sukses Bikin Plot Twist Mengejutkan di Piala Dunia 2026 Sejauh Ini, Tanjung Verde Paling Gak Disangka-sangka!

3 Tim yang Sukses Bikin Plot Twist Mengejutkan di Piala Dunia 2026 Sejauh Ini, Tanjung Verde Paling Gak Disangka-sangka!

Ranking FIFA tidak lagi menjadi jaminan, karena tiga tim di Piala Dunia 2026 berikut berhasil mencuri panggung utama dan membuktikan bahwa keajaiban itu nyata.
Resmi Dibuka, Bromo Sky Bridge Tawarkan Sensasi Melayang di Atas Panorama Gunung Bromo

Resmi Dibuka, Bromo Sky Bridge Tawarkan Sensasi Melayang di Atas Panorama Gunung Bromo

Bagi wisatawan yang berlibur ke kawasan Bromo, kini tersedia destinasi baru yang menawarkan pengalaman memacu adrenalin.
10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

Berikut sepuluh weton yang diramal akan bermandikan keberuntungan cinta pada 28 Juni 2026.
Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Seorang pria tega menyiram bensin ke bagian tubuh sang pacar viral di media sosial. Aksi dugaan penganiayaan ini membuat korban terbakar hidup-hidup di Kalteng.
Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Dominasi yang sempat dipamerkan di awal kompetisi Piala Dunia 2026 mulai runtuh. Akibatnya, hanya segelintir tim-tim tangguh yang mampu bertahan di fase gugur.
Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Kekalahan Norwegia dari Prancis pada laga Grup I Piala Dunia 2026 memicu kritik terhadap sang pelatih. Erling Haaland akhirnya buka suara soal keputusan itu.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT