GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Omongan Menohok Eks Intel Timor Timur ke Hercules, Berani Sebut Pentolan GRIB Jaya itu..

Seorang eks intelijen militer yang pernah bertugas di Timor Timur mengungkap sisi lain dari masa lalu Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules. Seperti apa?
Senin, 2 Juni 2025 - 15:12 WIB
Ketua umum GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com – Seorang eks intelijen militer yang pernah bertugas di Timor Timur mengungkap sisi lain dari masa lalu Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules

Sosok Hercules belakangan menjadi bahan pembicaraan setelah melontarkan pernyataan kontroversial yang menyindir mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso, dengan sebutan bau tanah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski begitu, Hercules telah menyampaikan permintaan maaf langsung kepada Sutiyoso. 

Hercules Ketua Umum GRIB Jaya
Hercules Ketua Umum GRIB Jaya
Sumber :
  • Kolase

 

Ia bahkan mendatangi kediaman Sutiyoso untuk mengungkapkan penyesalannya atas kegaduhan yang timbul akibat ucapannya.

Di tengah polemik itu, muncul kesaksian dari seorang purnawirawan TNI yang mengaku telah lama mengenal Hercules. 

Sosok tersebut adalah Letjen TNI (Purn) Yayat Sudrajat, yang dahulu menjabat sebagai Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Intelijen Tribuana 8 saat ditugaskan dalam operasi pengamanan referendum di Timor Timur, menjelang lepasnya provinsi tersebut dari Indonesia.

Letjen TNI (Purn) Yayat Sudrajat ungkap sosok Hercules yang sebenarnya
Letjen TNI (Purn) Yayat Sudrajat ungkap sosok Hercules yang sebenarnya
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

 

Dalam penugasannya, Yayat pertama kali berjumpa dengan Hercules yang saat itu belum dikenal publik. 

Kala itu, Hercules berperan sebagai Tenaga Bantuan Operasi (TBO) dalam Operasi Seroja yang digelar militer Indonesia. 

Berbanding terbalik dengan citranya kini yang dikenal keras, Hercule saat itu berada keadaan penuh ketakutan. 

Yayat mengisahkan bahwa Hercules bahkan sempat memohon perlindungan dan pengawalan dari tentara agar bisa pulang ke kampung halamannya di Timor Timur.

“Intinya bahwa dia mau ke kampung halamannya dia tidak berani karena memang di sana pada saat itu di mana-mana chaos,” jelas Yayat Sudrajat dilansir dari YouTube Hersubeno Point.

Kala itu, situasi Timor Timur memang tengah memanas. Hal itu lah yang membuat Hercules merasa tidak aman untuk kembali ke kampung halamannya seorang diri. 

Karena alasan itu, ia meminta bantuan pengawalan dan perlindungan dari pihak militer. 

Permintaan tersebut kemudian ditanggapi oleh Yayat, terutama karena Hercules menyebut-nyebut nama seorang perwira tinggi TNI sebagai rujukannya.

“Karena dia bawa nama Pak Zacky Anwar (senior TNI), ya saya siapkanlah (pengamanan) ya dan aman gitu,“ ucap Yayat Sudrajat.

“Dia takut pada saat jajak pendapat, saya ketemu dia, dia minta bantuan saya untuk 'Pak tolong saya mengawal saya' dengan membawa nama Pak Zacky Anwar,” lanjutnya.

Melihat perilaku Hercules belakangan ini yang terkesan menantang para purnawirawan, Letjen TNI (Purn) Yayat Sudrajat mengaku kecewa.

Menurutnya, Hercules seharusnya menunjukkan sikap hormat serta rasa terima kasih kepada TNI, yang dulu pernah memberi perlindungan dan bantuan kepadanya.

“Sebenarnya dada ini pengin meledak gitu loh dengan omongan-omongan dia itu ya enggak tahu diri ya,” ujar eks intel Timor Timur itu.

Yayat juga menyebut bahwa alasan Hercules berada di Indonesia bukan karena cinta Tanah Air, melainkan karena rasa takut untuk tetap tinggal di kampung halamannya.

“Mungkin dia enggak ngerti, enggak paham gitu apa sih etika budaya di Indonesia karena dia kan awalnya dari Timtim,“ kata Yayat Sudrajat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dan dia juga bukan karena cinta Indonesia dia lari dari sana takut dia,“ pungkasnya.

(hnf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

LPSK Kawal Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, Korban Mulai Ajukan Perlindungan

LPSK Kawal Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, Korban Mulai Ajukan Perlindungan

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) melakukan pengawalan terhadap kasus dugaan kekerasan seksual yang terjadi di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Praktik Bidan di Sleman Diduga Tampung Bayi di Luar Nikah, Pemilik Kontrakan Kira Masih Dititip Orang Tua Biologis

Praktik Bidan di Sleman Diduga Tampung Bayi di Luar Nikah, Pemilik Kontrakan Kira Masih Dititip Orang Tua Biologis

Sebuah tempat praktik bidan di wilayah Gamping, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta menjadi sorotan setelah diduga juga melayani tempat penampungan bayi. 
Gubernur Jabar, KDM: Kalau Pengen Berkeadilan, Pajak Kendaraan Bermotor Dihapus

Gubernur Jabar, KDM: Kalau Pengen Berkeadilan, Pajak Kendaraan Bermotor Dihapus

Gubernur Jabar, KDM menilai sistem pajak kendaraan bermotor saat ini memiliki ketimpangan. Sebab, kendaraan yang jarang digunakan tetap harus membayar pajak tahunan dalam
Atap Madrasah Tsanawiyah Sambungmacan Sragen Roboh, 8 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Atap Madrasah Tsanawiyah Sambungmacan Sragen Roboh, 8 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Atap Madrasah Tsanawiyah (MTs) 4 Muhammadiyah Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah roboh, pada Selasa (12/5/2026).
Seorang Pria di Kebumen Ditangkap Polisi Usai Menganiaya Istri dan Mertua Hingga Tewas

Seorang Pria di Kebumen Ditangkap Polisi Usai Menganiaya Istri dan Mertua Hingga Tewas

Seorang pria di Kebumen, Jawa Tengah, berinisial SP diamankan pihak kepolisian Satreskrim Polres Kebumen, usai menganiaya istrinya sendiri beserta mertuanya hingga tewas. 
Viral Dugaan Intimidasi Ojol dan Wisatawan Asal Cina di Probolinggo, Polisi Lakukan Penyelidikan

Viral Dugaan Intimidasi Ojol dan Wisatawan Asal Cina di Probolinggo, Polisi Lakukan Penyelidikan

Polisi saat ini masih mendalami identitas pria yang diduga melakukan intimidasi termasuk kemungkinan berasal dari ojek pangkalan atau transportasi umum tujuan Bromo.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate berhasil mencetak rekor mentereng usai merekrut Megawati Hangestri. Bahkan pencapaian ini membuat mereka nyaris melampui prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT