News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Omongan Pria Indigo Berdarah Batak-Jawa Bakal Terbukti? Katanya Skuad Patrick Kluivert Kurang Satu Hal ini Buat Lolos Piala Dunia

Pria indigo Tigor Otadan ramal Timnas Indonesia era Patrick Kluivert masih punya satu kekurangan ini untuk bisa lolos ke Piala Dunia meski taktik lebih bagus.
Senin, 2 Juni 2025 - 19:41 WIB
Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert
Sumber :
  • REUTERS/Hollie Adams

tvOnenews.com - Harapan besar terus mengiringi langkah Timnas Indonesia di bawah kepemimpinan pelatih anyar asal Belanda, Patrick Kluivert.

Skuad Garuda kini tengah bersiap menghadapi dua laga penting di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertandingan pertama akan berlangsung pada 5 Juni 2025 mendatang menghadapi China di Stadion Gelora Bung Karno, sebelum akhirnya bertandang ke markas Jepang lima hari kemudian.

Menariknya, di tengah antusiasme publik, muncul sebuah prediksi dari seorang pria indigo bernama Tigor Otadan.

Lewat kanal YouTube pribadinya, Tigor, yang dikenal sebagai pria berdarah Batak-Jawa, mengungkapkan pandangannya terhadap peluang Timnas Indonesia di bawah Patrick Kluivert.

Pandangan ini tidak semata-mata berdasarkan analisis teknis, namun juga menggabungkan unsur simbolisme, spiritualitas, serta energi tahun 2025 menurut kalender Tionghoa.

Tigor menjelaskan bahwa tahun 2025 merupakan tahun ular kayu.

Dalam perspektifnya, ular adalah simbol kekuatan, kecerdikan, daya tarik, dan kemampuan beradaptasi.

Sedangkan elemen kayu melambangkan pertumbuhan dan kestabilan.

Kombinasi keduanya diyakini memberikan dorongan energi positif, termasuk bagi dunia sepak bola Indonesia yang sedang menata ulang fondasinya.

"2025 ini tahun ular kayu di mana secara simbol ular memiliki kekuatan, memiliki chemistry, memiliki daya tarik, dan sebagainya. Kayu memberikan pertumbuhan," kata Tigor dalam video unggahannya.

Patrick Kluivert Bersama Timnas Indonesia

Ia mengaitkan simbolisme tersebut dengan masuknya Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala.

Menurutnya, pergantian pelatih dari Shin Tae-yong ke Kluivert merupakan momen transisi yang penting dan membawa energi baru ke dalam skuad Merah Putih.

Tigor bahkan menyebut bahwa sistem permainan yang diterapkan Kluivert jauh lebih terstruktur dan memiliki arah yang jelas.

"Dengan timnas ini diganti pelatih baru, yang saya lihat di sini sistemnya lebih bagus, upayanya lebih bagus," ujarnya.

Tak tanggung-tanggung, Tigor mengibaratkan Kluivert seperti seorang panglima perang yang cermat mempersiapkan segala sesuatunya sebelum bertempur.

Strategi permainan, pemilihan pemain, hingga cara membaca lawan disebutnya sudah mengalami peningkatan signifikan di era baru ini.

"Ibarat orang mau berperang, itu senjatanya sudah disiapkan secara betul-betul," lanjut Tigor.

Namun demikian, prediksi Tigor tak serta-merta menjanjikan kemenangan bagi Timnas Indonesia.

Ia menyoroti satu hal penting yang dinilainya masih kurang dimiliki oleh skuad Garuda, yakni keberuntungan atau hoki.

Menurutnya, keberuntungan adalah elemen metafisik yang sering kali berperan dalam pertandingan penting, terlebih di ajang sebesar kualifikasi Piala Dunia.

“Jadi secara prinsip sudah bagus, digantinya pelatih ini juga bagus karena lebih bagus dari yang sebelumnya saya lihat seperti itu. Cuma yang saya lihat di dalam pertandingan hokinya agak kurang,” ungkapnya.

Tigor bahkan memberikan gambaran skenario realistis yang bisa terjadi saat Timnas bertanding melawan negara-negara kuat seperti Jepang atau Arab Saudi.

Ia menyebut kemungkinan hasil pertandingan yang ketat, seperti skor 2-2 atau kalah tipis 2-3, sebagai indikasi kurangnya keberuntungan meski permainan bagus.

"Adapun pertandingan itu hasilnya draw, misal 2-2 atau 2-3, selisihnya sedikit sekali," ujarnya.

Meski begitu, Tigor tetap menaruh optimisme pada arah baru Timnas Indonesia.

Ia menyebut bahwa perubahan yang dibawa oleh Kluivert merupakan langkah ke arah positif.

Fondasi yang lebih kuat, pendekatan yang disiplin, serta kualitas pelatih yang berpengalaman, diyakini akan mendorong performa tim semakin membaik, asalkan dibarengi kerja keras dan kekompakan antarpemain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menekankan pentingnya menjaga energi positif secara kolektif, baik dari sisi manajerial, tim pelatih, maupun dukungan suporter.

Tigor menyebut, jika semua elemen menyatu dan bersinergi, maka peluang Timnas Indonesia untuk melangkah lebih jauh akan tetap terbuka, meski harus menghadapi tantangan keberuntungan yang tak selalu berpihak. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usut Tuntas Dugaan Kasus Penggelapan Dana, Ribuan Korban Beri Apresiasi Langkah Bareskrim Polri

Usut Tuntas Dugaan Kasus Penggelapan Dana, Ribuan Korban Beri Apresiasi Langkah Bareskrim Polri

Dittipideksus Bareskrim Polri membongkar dugaan kasus penggelapan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) PT Dana Syariah Indonesia (PT DSI).
Hasil Semifinal AVC Men's Cup 2026: Bungkam Tuan Rumah, Timnas Voli Indonesia Tantang Korea Selatan di Partai Final!

Hasil Semifinal AVC Men's Cup 2026: Bungkam Tuan Rumah, Timnas Voli Indonesia Tantang Korea Selatan di Partai Final!

Hasil semifinal AVC Men's Cup 2026, Sabtu 27 Juni yang mempertemukan tuan rumah, India, menghadapi Timnas Voli Indonesia yang berlangsung di Ahmedabad, India.
4 Torehan Bersejarah Ousmane Dembele usai Prancis Permalukan Norwegia di Piala Dunia 2026

4 Torehan Bersejarah Ousmane Dembele usai Prancis Permalukan Norwegia di Piala Dunia 2026

Nama Ousmane Dembele jadi sorotan utama setelah membawa Prancis berpesta gol atas Norwegia pada laga terakhir Grup I Piala Dunia 2026. Ini 4 torehan rekornya.
Saat Warkop Meraup Omset dari Piala Dunia 2026

Saat Warkop Meraup Omset dari Piala Dunia 2026

Oleh: Temmy Satya Permana, Deputi Usaha Kecil, Kementerian UMKM
Ramalan Finansial Weton Tanggal 28 Juni 2026: Keberuntungan Bisnis Menanti Minggu Legi, Selasa Wage Waspada Pengeluaran Mendadak

Ramalan Finansial Weton Tanggal 28 Juni 2026: Keberuntungan Bisnis Menanti Minggu Legi, Selasa Wage Waspada Pengeluaran Mendadak

Berikut ramalan lima weton yang diprediksi akan mendulang hoki besar, serta lima weton yang harus waspada terhadap potensi kerugian keuangan pada 28 Juni 2026.
3 Tim yang Sukses Bikin Plot Twist Mengejutkan di Piala Dunia 2026 Sejauh Ini, Tanjung Verde Paling Gak Disangka-sangka!

3 Tim yang Sukses Bikin Plot Twist Mengejutkan di Piala Dunia 2026 Sejauh Ini, Tanjung Verde Paling Gak Disangka-sangka!

Ranking FIFA tidak lagi menjadi jaminan, karena tiga tim di Piala Dunia 2026 berikut berhasil mencuri panggung utama dan membuktikan bahwa keajaiban itu nyata.

Trending

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT