News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mudik Dibolehkan, Perajin Wingko Semarang Sambut Gembira dan Tambah Produksi

Keputusan pemerintah memperbolehkan mudik tahun ini, membuat pelaku usaha kuliner di Kota Semarang sumringah. Produksi oleh-oleh seperti wingko akan meningkat.
Kamis, 31 Maret 2022 - 11:30 WIB
Makanan Khas Semarang, Wingko.
Sumber :
  • Tim tvOne - Teguh Joko Sutrisno

Semarang, Jawa Tengah - Keputusan pemerintah untuk memperbolehkan mudik tahun ini membuat pelaku usaha kuliner di Kota Semarang sumringah. Pasalnya, Kota Semarang termasuk salah satu daerah yang setiap tahun dibanjiri pemudik.

Produksi oleh-oleh pun akan laris manis kali ini, setelah dua musim lebaran sebelumnya mudik dilarang atau paling tidak diperketat dengan beragam aturan yang menyulitkan pelaku perjalanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perajin makanan khas Semarang, wingko termasuk yang akan merasakan dampak adanya mudik lebaran tahun ini. Sebab, wingko termasuk oleh-oleh yang paling laris di Semarang.

Salah satu perajin wingko, Junaedi mengatakan, larangan mudik pada dua musim lebaran lalu cukup berdampak pada usaha yang digelutinya sejak puluhan tahun lalu. Larangan mudik dan ditutupnya sejumlah tempat wisata praktis membuat produksinya turun drastis.

"Dua tahun sudah ibaratnya kita puasa, akibat Covid-19. Omset menurun akibat banyaknya pembatasan. Alhamdulillah kita tidak mengurangi karyawan, tapi tetap terpaksa kita kurangi jam kerja, jadi setengah bulan yang shift ini masuk, setengah bulan lainnya shift yang lainnya masuk, dan mereka menerima," jelas Junaedi, saat dihubungi tvOnenews, Kamis (31/3/2022). 

Momen mudik yang dibolehkan tahun ini, lanjutnya, memberi harapan bagi pelaku usaha oleh-oleh, termasuk perbaikan gaji karyawan yang sudah tertunda.

"Mudah-mudahan kita bisa menaikkan gaji karyawan dengan adanya perbaikan situasi saat ini," harapnya.

Terkait produksi, kata Junaedi, dengan diizinkannya warga masyarakat untuk mudik, ia semakin optimis, usaha wingko maupun makanan lainnya sebagai oleh-oleh khas Kota Semarang akan membaik pada libur lebaran mendatang. Ia pun kini berancang-ancang untuk menambah produksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat ini, kita mempersiapkan sesuai kemampuan kita. Tetap optimis, tetapi juga berhitung mengingat bahan baku semua juga harganya pada naik. Kalau produksi pasti akan kita tambah, tetapi mungkin belum bisa seperti dulu sebelum pandemi. Tidak mungkin langsung naik dua-tiga kali lipat, yang penting ada perbaikan," ungkapnya.

Optimisme kebangkitan usaha Usaha Mikro Kelas Menengah (UMKM), lanjut Junaedi, sebenarnya mulai dirasakan sejak menjelang hingga libur tahun baru kemarin. Hal itu, seiring membaiknya situasi dan kebijakan pelonggaran. Dengan adanya kebijakan boleh mudik, ia berharap perbaikan itu berlanjut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan  ESDM

Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan ESDM

Penyuplai para sindikat penyelundupan ekspor emas ke luar negeri diduga perusahaan penambangan emas tanpa izin (PETI)
Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Rumah pribadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni jadi lokasi penggeledahan
Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Beberapa waktu lalu media sosial dihebohkan, dengan video promosi alkohol dengan hafalan al-quran menyita perhatian publik dan berbagai pihak hingga viral
Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Kekeringan yang terjadi di Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan, semakin parah. Guna mengatasi hal itu, truk tangki air pemadam kebakaran dan kendaraan militer dari seluruh penjuru negeri dikerahkan.
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Pulau Etorofu, Kamis, memicu reaksi keras dari Tokyo. Pasalnya, pulau itu juga diklaim Jepang terkait dengan posisi pulau-pulau tersebut yang berada di lepas pantai Pulau Hokkaido, Jepang.

Trending

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT